• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 29 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Curahan Hati, Untuk Siapa Pada Siapa

09/03/2021
in Berita
Ketaatan Uwais Al-Qarni kepada Ibunya

Foto: Pixabay

71
SHARES
549
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

jgnbukaiabChanelmuslim.com – Ketika kesal, ketika sedih, ketika marah atau ketika masalah mendera, siapakah yang kita ajak curhat? Siapa yang paling sering membuat kita kesal, marah, sedih?

Bagi yang sudah menikah sebagian besar kekesalan, kesedihan dan kegembiraan pun tentu datang dari pasangan, dari anak-anak. Bagi yang belum menikah mungkin perasan dan gejolak hati bisa disebabkan karena teman, orang tua atau pekerjaan.

Sekarang ini, dimana hampir seluruh lapisan masyarakat memiliki handphone yang bisa terhubung dengan facebook, bbm, twitter dan media sosial lainnya. Dan, tidak jarang juga ketika kita melihat timeline di facebook, beberapa teman mengungkap berbagai perasaan dan gejolak hati tentang pasangan dan keluarganya. Kemudian kita beralih ke bbm dan twitter ternyata banyak juga status-status yang membuat hati ikut bertanya, “ada apakah gerangan?”

Jika hanya mengungkap kegembiraan atau kesedihan dengan sebatas kata “Alhamdulillah… Astagfirullah…” atau “Kuatkan ya Rabb…” mungkin ini  untuk sekedar melepas kegundahan dan menguatkan hati. Namun, jika kemudian yang ditulis lebih dari sekedar kata-kata diatas bahkan cenderung mengungkap kekurangan pasangan atau keluarga, patutkah?

Bukankah pasangan kita adalah bagaikan pakaian bagi kita, fungsinya pakaian adalah untuk menutup aurat dan melindungi diri dari kotoran, panas, hujan dan debu. Jika pasangan kita adalah pakaian bagi kita, maka kita wajib menutup auratnya dalam arti aibnya kekurangannya, melindungi dari yang mengotori dan menyakitinya…

Ketika kesal, sedih, marah dan masalah mendera, terutama dikarenakan pasangan kita, duduklah bersama dan mulailah berbicara. Jangan berbicara dengan media sosial yang akhirnya malah mengumbar aib pasangan dan justru mengumbar aib kita.

Wallahu’alam

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tidur Hanya Beralaskan Tikar

Next Post

Review Online Muslim Fashion Store

Next Post

Review Online Muslim Fashion Store

DPR Usulkan Dibentuk Komnas Penyandang Disabilitas

Kiat Menjalani Keseharian agar Sukses Dunia Akhirat

Baikkah Terlalu Banyak PR untuk Anak?

  • Kisah Orangtua Menyuruh Anaknya untuk Membakar Mayatnya Jika Ia Mati

    Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11515 shares
    Share 4606 Tweet 2879
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    602 shares
    Share 241 Tweet 151
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8752 shares
    Share 3501 Tweet 2188
  • 670 Kader Aisyiyah Ikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah Jateng, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3939 shares
    Share 1576 Tweet 985
  • Rakorwil dan PKPS 2 Salimah Jawa Barat Zona 5 Resmi Dibuka di Cianjur

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Muharam Ceria Salimah Kudus Hadirkan Senyum Bahagia bagi 180 Anak Yatim dan Dhuafa

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Direktur Perguruan Diponegoro Imam Parikesit: Anak Yatim Tanggung Jawab Kita Semua

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    678 shares
    Share 271 Tweet 170
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga