• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 7 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Bocah Pakistan Potong Tangannya Sendiri Setelah Dituduh Hina Nabi

20/01/2016
in Berita
73
SHARES
565
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

hinChanelMuslim.com – Aksi nekad atau bisa jadi heroik dilakukan oleh seorang bocah di Pakistan. Dia rela memotong tangannya sendiri setelah dituduh menghina nabi Muhammad.

Bocah berusia 15 tahun asal Punjab bernama Qaiser ini ketika diwawancara BBC Urdu, mengaku memotong tangannya sendiri dengan penuh kesadaran.

“Mengapa saya harus merasakan sakit atau menyesal momotong tangan yang saya pakai untuk menentang Nabi?” kata Qaiser saat ditemui di rumahnya.

Kisahnya berawal dari perayaan Maulid Nabi pada 11 Januari yang diselenggarakan di satu masjid di desanya.

Ulama yang mengisi acara bertanya kepada hadirin siapa yang mengaku sebagai pengikut Nabi Muhammad. Semua orang mengangkat tangan.

Ia kemudian melanjutkan pertanyaan, “Siapa di antara Anda semua yang tidak setuju dengan ajaran Nabi? Angkat tangan!”

Qaiser salah dengar dan ia mengacungkan tangannya.

Dengan disaksikan oleh sekitar 100 hadirin, ulama langsung menuduhnya telah menghina Islam.

Tuduhan massal ini mendorong Qaiser mencari pembuktian bahwa ia adalah pecinta Nabi. Ia merasa tidak akan bisa hidup dengan stigma sebagai penghina Islam.

Dan ia pun mengambil keputusan memotong tangan kanannya dengan mesin pemotong rumput milik sang paman.

Dengan darah masih menetes ia bawa bagian tangannya yang terpotong, ia taruh di atas nampan, dan ia tunjukkan kepada orang-orang yang ada di masjid.

“Mereka tidak mengeluarkan sepatah kata pun. Kemudian beberapa orang menghampiri dan membawa saya ke rumah sakit sebelum saya pingsan,” kata Qaiser.

Kini semua orang di desanya menganggap dirinya sebagai pahlawan, bahkan banyak yang menganggapnya sangat salih.

“Saya datang ke rumahnya untuk melihat langsung Qaiser. Kecintannya kepada Nabi Muhammad sungguh luar biasa,” kata warga desa bernama Farooq.

Tindakan Qaiser menghukum diri sendiri setelah dituduh menghina Islam adalah yang pertama di Pakistan.

Banyak yang mengatakan kalau pun ia tidak memotong tangannya sendiri, jika ia diajukan ke pengadilan, ia bisa menghadapi hukuman yang jauh lebih berat.

Di Pakistan menghina Islam bisa berujung dengan kematian, baik melalui saluran resmi di pengadilan maupun melalui penghakiman oleh massa.[af/bbc]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

9 Stasiun TV ini Habis Masa Izinnya, Saatnya Layangkan Surat ke KPI

Next Post

Unesco Sebut Banyak Siswa di Negara Miskin Kekurangan Buku Pelajaran

Next Post

Unesco Sebut Banyak Siswa di Negara Miskin Kekurangan Buku Pelajaran

Metode Baru Bayi Tabung Ditawarkan Sebuah Klinik di Inggris

Proll Tape Kukus, Resep Kue Praktis Tanpa Ribet

Proll Tape Kukus, Resep Kue Praktis Tanpa Ribet

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8594 shares
    Share 3438 Tweet 2149
  • Rekomendasi Sekolah Internasional di Jakarta Timur, Jakarta Islamic School Hadirkan Pendidikan Global Berbasis Nilai Islami

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3864 shares
    Share 1546 Tweet 966
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11411 shares
    Share 4564 Tweet 2853
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Tidak Ada yang Mustahil bagi Allah, Semua Bisa Terjadi!

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4395 shares
    Share 1758 Tweet 1099
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2293 shares
    Share 917 Tweet 573
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarganya yang Masih Hidup (Bag. 1)

    430 shares
    Share 172 Tweet 108
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    2063 shares
    Share 825 Tweet 516
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga