• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

BGN Segera Susun Bank Menu

25/05/2026
in Berita
BGN Segera Susun Bank Menu

Foto: BGN

71
SHARES
543
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BADAN Gizi Nasional (BGN) akan segera menyusun Bank Menu yang bakal diterapkan di dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

“Jadi menu itu sudah kita tentukan, satu bulan itu, ini… Seluruh Indonesia nanti mengambil saja dari situ…,” kata Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang dalam acara Sosialisasi Keamanan Pangan untuk Pengawas Gizi dan Jurutama Masak SPPG se-Provinsi DKI Jakarta, di Jakarta, Sabtu, 23 Mei 2026.

Rencana itu disambut baik oleh para Pengawas Gizi dan Jurutama Masak SPPG yang hadir dengan teriakan dan tepuk tangan meriah.

Nanik tahu bahwa selama ini setiap hari para Pengawas Gizi pusing saat Menyusun menu yang sesuai dengan bujet Rp 10 ribu untuk satu porsi MBG.

“Saya tahu, kalian pusing setiap hari, 10 ribu dijembreng ke sana di jembreng sini. Belum lagi menghadapi mitra yang nakal. Ya, kan…?” kata Nanik yang disambut tepuk tangan dan teriakan setuju para peserta sosialisasi.

Baca juga: Nyawa Dapur SPPG di Tangan Pengawas Gizi dan Jurutama Masak

BGN Segera Susun Bank Menu

Dengan lugas, Nanik kemudian menjabarkan praktik-praktik kenakalan Mitra SPPG yang sering kali tidak memenuhi permintaan bahan baku sesuai dengan rencana menu yang disusun Pengawas Gizi hari itu.

“Mintanya ini, kamu dikasihnya yang itu, minta yang itu, dikasihnya yang lain…,” kata Nanik yang disambut tepuk tangan dan teriakan setuju para peserta.

Mantan Jurnalis Senior itu lalu membesarkan hati para Pengawas Gizi.

“Tenang. Sekarang apa-apa sudah ada suspend, tanpa insentif. Nah, kalau dia nggak nurut sama kalian, dan bikin menu suka-suka dia, kita suspend nanti tapi tanpa insentif. Karena ini adalah termasuk melakukan, dalam tanda kutip, korupsi. Kita tidak ampuni kalau yang seperti ini. Karena mereka sudah memperoleh uang insentif, jadi uang belanja tidak boleh diganggu-ganggu,” ujarnya.

Ketua Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian dan Lembaga untuk Pelaksanaan Program MBG itu kemudian mengingatkan lagi bahwa di dalam petunjuk teknis disebutkan tentang supplier bahan baku pangan untuk satu SPPG minimal 15 supplier. Sebab, jika kurang dari 15 supplier, apalagi hanya satu dua dan disetir oleh Mitra akan di-suspend.

“Saya kemarin menemukan di Jakarta Timur masih ada yang hanya punya 3-4 supplier. Itu di-suspend. Minimal harus ada 15 supplier,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Pengawas Gizi harus ada pada saat-saat titik kritis. Pertama, saat dropping bahan baku harus ada Pengawas Gizi dan Pengawas Keuangan.

“Karena, pada saat dropping bahan baku harusnya sudah diperiksa, sudah dilihat apakah bahan itu bagus atau tidak. Kalau tidak, langsung ditolak. Kalau perlu kita nggak usah masak kalau dia tidak bisa mengganti. Jangan dipaksakan!” kata Nanik.

Pengawas Gizi harus ada pada saat dropping bahan baku pangan karena kunci keamanan pangan mulai dari titik itu.

“Kalau Anda melihat ayam yang datang sudah mulai kebiru-biruan, dan di dalam hati saja Anda sudah ragu, langsung drop saja… Ayam juga sering datang dalam bentuk bongkahan, minta aslap bongkar, lihat, bisa jadi di dalamnya sudah busuk,” kata Nanik.

Sementara, dari sidak yang dilakukannya selama ini, Nanik sering menemukan barang hanya diterima relawan, lalu digeletakkan sembarangan.

Nanik pun mendorong agar SPPG-SPPG melengkapi alat yang tersedia di setiap SPPG. Soal kelengkapan peralatan ini sedang disusun dalam juknis peralatan SPPG yang baru secara khusus.

“Di gudang basah, selain harus ber-AC, juga harus ada freezer, chiller, dan showcase. Semua harus diketahui fungsi dan tujuan penggunaannya oleh pengelola dapur. Satu lagi perlu chiller yang kecil untuk menyimpan sample menu, yang disimpan di kantor SPPG,” kata Nanik.

Setiap dapur juga wajib memiliki mesin pemotong sayuran dan blender besar sehingga proses persiapan memasak bisa lebih cepat. Untuk ruang persiapan harus memakai meja, sedangkan untuk memanggang harus dengan oven besar dan tidak boleh hanya dengan torch.

Sementara untuk mengupas telur, setiap SPPG juga harus memiliki mesin pengupas telur, dan tidak boleh memakai tangan kosong lagi. Setiap SPPG juga harus menyediakan cooling room sebelum ruang pemorsian,

Mesin vakum pun diperlukan untuk membungkus menu agar lebih terjaga higientasnya. Sementara untuk memasak, ke depan akan diwajibkan memakai deep frying dan tidak boleh memakai wajan lagi. Sementara itu, semua mobil juga harus ber-AC, sehingga kondisi ompreng MBG ketika didistribusikan makanan tetap dalam rantai dingin, sehingga mengurangi potensi insiden keamanan pangan.[ind]

Tags: BGN Segera Susun Bank Menu
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Muktamar VI PP LIDMI Tetapkan Muhammad Ikram Ketua Umum Periode 2026-2028, Ajak Kader Perkuat Loyalitas dan Pengabdian

Next Post

Gandeng WIZ, Hisana Salurkan Bantuan Sembako dan Tunai untuk Keluarga Pra Sejahtera di Makassar

Next Post
Gandeng WIZ, Hisana Salurkan Bantuan Sembako dan Tunai untuk Keluarga Pra Sejahtera di Makassar

Gandeng WIZ, Hisana Salurkan Bantuan Sembako dan Tunai untuk Keluarga Pra Sejahtera di Makassar

Urutan Memakai Sunscreen dan Makeup

Urutan Memakai Sunscreen dan Makeup

Fatima Haifa Suryakusuma Raih National Round HIPPO Olympiad 2026 dengan Skor Tertinggi

Fatima Haifa Suryakusuma Raih National Round HIPPO Olympiad 2026 dengan Skor Tertinggi

  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    215 shares
    Share 86 Tweet 54
  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9284 shares
    Share 3714 Tweet 2321
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4206 shares
    Share 1682 Tweet 1052
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4787 shares
    Share 1915 Tweet 1197
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11746 shares
    Share 4698 Tweet 2937
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2468 shares
    Share 987 Tweet 617
  • Kemendiktisaintek Gandeng BAZNAS Perluas Akses Beasiswa dan Pemberdayaan Masyarakat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga