• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

8 Organisasi Sepakat atasi Masalah Lingkungan

17/07/2019
in Berita
74
SHARES
573
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Dompet Dhuafa serta Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi menyelenggarakan Philanthropy Learning Forum ke-24 dengan tema terkait langkah serta aksi untuk upaya mengatasi masalah sampah di wilayah perkotaan. Kegiatan ini diadakan Rabu, 17 Juli 2019 bertempat di Accelerice Indonesia Lantai 2 Ariobimo Sentral, Annex Building, Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta. Tercatat ada 8 Organisasi yang bekerja sama, seperti The Nature Conservacy (TNC), Dompet Dhuafa, Greeneration Foundation, Badan Amil Zakat Nasional, Belantara Foundation, Yayasan Kehati, Yayasan Tzu Chi, dan Coca Cola Foundation Indonesia.

Bambang Suherman, Direktur Program Dompet Dhuafa Filantropi menyatakan bahwa Dompet Dhuafa berkomitmen dalam hal pengentasan masalah sampah sebagai upaya perbaikan lingkungan sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi sirkuler di masyarakat, terutama kaum dhuafa.

“Dompet Dhuafa melalui program Semesta Hijau mendukung upaya perbaikan di sektor lingkungan yang mampu mengangkat kemandirian dhuafa”, ujarnya.

Sementara itu, Yayasan Tzu Chi sedang mempromosikan zero waste lifestyle bagi masyarakat perkotaan dengan menerapkan prinsip hidup penuh berkah. Program pelestarian lingkungan mereka dimulai dari menggalakkan pemilahan sampah, daur ulang dan pemanfaatan limbah, dan menghargai energi.

Terkait program pelestarian lingkungan di perkotaan, salah satu program yang dimiliki Kehati adalah Bird Watching (BW) di Pantai Indah Kapuk (PIK), yang dikhususkan untuk rentang usia 16 – 35 tahun. Ada tiga alasan mengapa Kehati melakukan BW, yaitu BW bisa dilakukan dengan naked eye, Indonesia menjadi jalur perlintasan bagi migrasi burung, dan tujuan untuk menyediakan sumber informasi dan inspirasi pusat data ada di daerah perkotaan.

Menurut Syamsul Ardiansyah Manajer Lingkungan dan Keuangan Mikro Syariah Dompet Dhuafa, “Dompet Dhuafa mempunyai program lingkungan yang kami dorong, salah satunya sedekah pohon dengan dua produk yaitu hutan mangrove pesisir dan bambu. Ironinya wilayah pesisir menjadi daerah terlemah secara ekonomi, miris negara maritim dengan kaum nelayan yang cukup rentan terhadap ekosistem yang ada. Oleh karena itu, perbaikan sistem mangrove sangat penting bagi pemberdayaan nelayan secara umum.”

Bambu, lanjut Syamsul, berperan aktif dalam bermasyarakat, bambu banyak ditebang namun jarang yang menanam.

“Maka itu, kami pandang perlu mengambil inisiatif dalam konservasi bambu. Selain itu, kita punya program Air untuk Kehidupan. Dompet Dhuafa mendorong pemanfaatan kembali air di permukaan, dan pengurangan air dalam tanah dalam rangka untuk menjaga keberlangsungan sumber daya air,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, pembicara dari Filantropi menjelaskan bahwa kini Indonesia menjadi negara kedua penghasil sampah terbanyak di dunia, setelah Tiongkok.

Tahun 2019, Indonesia akan menghasilkan sampah sekitar 66 – 67 juta ton atau meningkat dari tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 64 juta ton. Sebagian besar sampah yang dihasilkan berasal dari sampah rumah tangga hingga kegiatan usaha. Diperkirakan hanya 40 hingga 60 persen sampah yang dapat terangkut ke tempat pembuangan akhir, sisanya terbuang sembarangan.

Masyarakat yang tinggal di perkotaan dan daerah penyangganya telah menghasilkan sampah lebih besar daripada daerah lainnya. Padahal, jumlah kota hanya 3 persen dari keseluruhan wilayah di Bumi. Meski demikian, 75 persen emisi karbondioksida dihasilkan oleh daerah perkotaan.

Selain itu, sebagai negara maritim, mayoritas kota besar di Indonesia terletak di pesisir. Oleh karenanya, sampah yang dihasilkan wilayah perkotaan juga turut mempengaruhi bagaimana kondisi laut Indonesia dan ekosistemnya masa sekarang ini. Kepadatan penduduk, belum baiknya sistem pengelolaan sampah, pola konsumsi dan perilaku masyarakat, serta sosialisasi yang belum optimal terkait lingkungan yang sehat serta bersih, menjadi kendala dalam mengatasi persampahan di perkotaan.

Organisasi lain seperti BAZNAS juga memiliki program mengatasi sampah di perkotaan salah satunya di Kota Bengkulu yang telah dipilih menjadi Kota SDGs pertama di Indonesia. Di sana, BAZNAS melakukan pemberdayaan masyarakat melalui program pengelolaan sampah menjadi biji plastik.[ind/Amanji]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Dorong Kolaborasi Lintas Sektor, Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi Dibentuk

Next Post

Damai Putra Group Berikan Ruang Kelas Baru untuk SMAN 10 Kota Bekasi

Next Post

Damai Putra Group Berikan Ruang Kelas Baru untuk SMAN 10 Kota Bekasi

Lazis Wahdah dan Wahdah Peduli Sisir Daerah Terdampak Gempa dengan Kapal Motor

Proyek Rumah Surga “Masjid Al-Falah” di Berlin

  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9578 shares
    Share 3831 Tweet 2395
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2536 shares
    Share 1014 Tweet 634
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    302 shares
    Share 121 Tweet 76
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1385 shares
    Share 554 Tweet 346
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • Muddassar Ahmed: Filantropis Muslim Asia, Bekerja untuk Mengatasi Kelaparan di London

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga