• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 20 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Cerpen

Tiga Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen (1)

05/01/2022
in Cerpen
Tiga Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen (1)
86
SHARES
663
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Dalam menulis cerpen, setidaknya ada tiga sudut pandang yang bisa kita pilih untuk digunakan. Sudut pandang atau kita juga mengenalnya sebagai Point of View (POV) adalah kita bercerita dengan pandangan siapa dalam cerita itu.

Baca Juga: Self Editing dalam Menulis Cerpen

Tiga Sudut Pandang dalam Menulis Cerpen

POV 1

Sudut pandang ini adalah ketika kita memilih bercerita melalui sudut pandang salah satu tokoh yang ada dalam cerita kita.

Nantinya, tokoh yang kita pilih itu akan berperan sebagai “Aku”. Jadi, kita bercerita dari sudut pandang si tokoh aku tersebut.

Intinya, kalau main game, ibaratnya kita memilih salah satu karakter game, sehingga seolah-olah kita melihat segala sesuatunya dari sudut pandang si karakter game itu.

Kita tidak bisa melihat dari sudut pandang karakter game lain. Selain itu, kita hanya bisa menceritakan hal-hal yang ditangkap oleh pancaindra si tokoh aku ini.

Contoh: Aku melihatmu membaca.

Di sini, si tokoh tidak bisa membacs pikiran atau perasaan tokoh lain. Alasannya adalah karena memang hal-hal tersebut tidak bisa ditangkap dengan pancaindra.

Contoh yang kurang tepat: Rio berpikir bahwa aku tidak secantik yang dibayangkan.

Ini tidak bisa dipakai karena tidak mungkin si tokoh aku tahu apa yang dipikirkan si Rio) kecuali emang kita mau buat cerita fantasi yang menjelaskan si tokoh punya kemampuan membaca pikiran orang misalnya.

Kemudian, sudut pandang POV 1 ini bisa dibagi lagi jadi dua.

Sudut pandang orang pertama pelaku utama.

Sederhananya, tokoh Aku yang kita pilih itu adalah tokoh yang memang berperan jadi tokoh utama. Jadi, ceritanya memang bercerita tentang si tokoh aku.

Sudut pandang orang pertama pelaku sampingan.

Sementara itu, sudut pandang ini tokoh yang kita pilih sebagai tokoh aku bukanlah seorang tokoh utama.

Ini bisa siapa aja, entah antagonis, tritagonis, atau siapa pun. Intinya, cerita itu bukan menceritakan tentang si tokoh aku, melainkan cerita orang lain. Bisa saja kita milih POV 1 dari anak seorang presiden.

Jadi, sebenarnya tokoh utamanya adalah si presiden itu sendiri. Namun, ketika kita memutuskan memakai POV 1 dan memilih salah satu tokoh yang mau dijadiin tokoh aku itu, maka kita bisa berpikirnya bahwa si tokoh aku itu sudah pasti tokoh utama atau tokoh yang punya peran penting di cerita.

Akan tetapi, banyak juga yang memakai sudut pandang sampingan ini. Jadi, si tokoh aku ini tugasnya memang menceritakan kisah orang lain. [Cms]

(Bersambung pada bagian kedua)

Tags: POVSudut pandang dalam menulis cerpen
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengenal Masjid Tertua di Hong Kong

Next Post

Resensi Buku Muslim 4.0, Buku yang Bikin Kita Melek terhadap Fenomena Terkini

Next Post
Resensi Buku Muslim 4.0, Buku yang Bikin Kita Melek terhadap Fenomena Terkini

Resensi Buku Muslim 4.0, Buku yang Bikin Kita Melek terhadap Fenomena Terkini

Revolusi Industri 4.0 Mengubah Siapa Diri Kita

Revolusi Industri 4.0 Mengubah Siapa Diri Kita

Cara Membuat Filipino Choco Bread Super Nyoklat

Cara Membuat Filipino Choco Bread Super Nyoklat

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9367 shares
    Share 3747 Tweet 2342
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11777 shares
    Share 4711 Tweet 2944
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Kisah Julia Prastini, Dulu Benci Islam Sekarang Mualaf Hafidz Qur’an

    223 shares
    Share 89 Tweet 56
  • Kreasi Talas Lezat untuk Menu Rumahan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hijrahfest 2024 Hadirkan Puluhan Influencer, Begini Kata Ikram Afro

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2373 shares
    Share 949 Tweet 593
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4816 shares
    Share 1926 Tweet 1204
  • Ular dan Penampakan Jin

    533 shares
    Share 213 Tweet 133
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2416 shares
    Share 966 Tweet 604
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga