RAMADAN merupakan bulan yang penuh ampunan. Namun ada sejumlah hambatan sehingga ampunan itu tidak bisa diterima.
Di antara nama Allah Azza wa Jalla adalah al-Ghafรปr (Yang Maha Pengampun), dan di antara sifat-sifat-Nya adalah maghfirah (memberi ampunan).
Sesungguhnya para hamba sangat membutuhkan ampunan Allah Azza wa Jalla dari dosa-dosa mereka, dan mereka rentan terjerumus dalam kubangan dosa. Rasulullah Shallallahu โalaihi wa sallam bersabda:
ูููู ููู ู ุชูุฐูููุจูููุง ููุฐูููุจู ุงููููููู ุจูููู ู ููููุฌูุงุกู ุจูููููู ู ููุฐูููุจููููู ููููุณูุชูุบูููุฑููููู ุงูููููู ููููุบูููุฑู ููููู ู
Seandainya kalian tidak berbuat dosa, niscaya Allah akan melenyapkan kalian, dan Dia pasti akan mendatangkan suatu kaum yang berbuat dosa, lalu mereka akan memohon ampun kepada Allah, lalu Dia akan mengampuni mereka. [HR. Muslim, no. 2749]
Baca Juga:ย 5 Cara Membedakan Dosa Besar dan Dosa Kecil
Tiap Manusia Pasti Melakukan Dosa, Maka Allah Datangkan Bulan Penuh Ampunan
Dosa telah ditakdirkan pada manusia dan pasti terjadi. Allah Azza wa Jalla telah mensyariatkan faktor-faktor penyebab dosanya, agar hatinya selalu bergantung kepada Rabbnya, selalu menganggap dirinya sarat dengan kekurangan, senantiasa berintrospeksi diri, jauh dari sifat โujub (mengagumi diri sendiri), ghurรปr (terperdaya dengan amalan pribadi) dan kesombongan.
Dosa-dosa banyak diampuni di bulan Ramadan, karena bulan itu merupakan bulan rahmat, ampunan, pembebasan dari neraka, dan bulan untuk melakukan kebaikan. Bulan Ramadan juga merupakan bulan kesabaran yang pahalanya adalah surga. Allah Azza wa Jalla berfirman:
ุฅููููู ูุง ูููููููู ุงูุตููุงุจูุฑูููู ุฃูุฌูุฑูููู ุจูุบูููุฑู ุญูุณูุงุจู
Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala tanpa batas. [az-Zumar/39:10]
Puasa adalah perisai dan penghalang dari dosa dan kemaksiatan serta pelindung dari neraka. Dalam hadis shahรฎh dijelaskan:
ุงูุตููุญูุงุจูุฉู : ุฃูู ููููุชู ููุง ุฑูุณููููู ุงููููู ููุงูู : ุฌูุงุกููููู ุฌูุจูุฑููููู ููููุงูู :ุจูุนูุฏูุง ููู ููู ุฃูุฏูุฑููู ุฑูู ูุถูุงูู ููููู ู ููุบูููุฑููููู ููููุชู : ุขู ูููู ููููู ููุง ุฑูููููุชู ุงูุดููุงููููุฉู ููุงูู ุจูุนูุฏูุง ููู ููู ุฐูููุฑุชู ุนูููุฏููู ููููู ู ููุตูููู ุนููููููู ููููุชู : ุขู ููููู ููููู ููุง ุฑูููููุชู ุงูุดููุงููุดูุฉู ููุงูู ุจูุนูุฏูุง ููู ููู ุฃูุฏูุฑููู ุฃูุจูููุงูู ุงููููุจูุฑู ุนูููุฏููู ููููู ู ููุฏูุฎููุงููู ุงููุฌููููุฉู ููููุชู ุขู ูููู
Sesungguhnya Nabi mengucapkan amรฎn sebanyak tiga kali tatkala Jibril berdoa. Para Sahabat bertanya: โWahai Rasulullah! Engkau telah mengucapkan amรฎnโ.
Beliau menjawab: โJibril telah mendatangiku, kemudian ia berkata: โCelakalah orang yang menjumpai Ramadan lalu tidak diampuniโ. Maka aku menjawab: โAmรฎnโ.
Ketika aku menaiki tangga mimbar kedua maka ia berkata: โCelakalah orang yang disebutkan namamu di hadapannya lalu tidak mengucapkan salawat kepadamuโ. Maka aku menjawab: โAmรฎnโ.
Ketika aku menaiki anak tangga mimbar ketiga, ia berkata: โCelakalah orang yang kedua orang tuanya mencapai usia tua berada di sisinya, lalu mereka tidak memasukkannya ke dalam surgaโ. Maka aku jawab: โAmรฎnโ.
Seorang Muslim yang berusaha mendapatkan ampunan dosa, akan berbahagia dengan adanya amalan-amalan shalih agar Allah Azza wa Jalla menghapuskan dosa dan perbuatan jeleknya, karena kebaikan bisa menghapus kejelekan. [Ln]





