• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Siapakah Gazalah Al-Haruriah? Kisah Perempuan Pemberani dalam Sejarah Islam

08/11/2026
in Kisah
Siapakah Gazalah Al-Haruriah? Kisah Perempuan Pemberani dalam Sejarah Islam

Sumber: Unplash

65
SHARES
503
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DALAM sejarah Islam terdapat banyak perempuan yang namanya dikenal karena keberanian dan perannya dalam berbagai peristiwa penting. Sebagian dikenal karena keteguhan iman dan pengorbanannya dalam membela Rasulullah SAW. Namun ada pula tokoh perempuan yang dikenang karena keterlibatannya dalam pergolakan politik dan peperangan pada masa setelah generasi sahabat.

Salah satu nama yang menarik untuk diketahui adalah Gazalah Al-Haruriah atau Ghazalah Al-Haruriyah. Ia dikenal sebagai perempuan pemberani yang hidup pada masa Dinasti Umayyah. Namanya tercatat dalam sejumlah sumber sejarah karena keberaniannya memimpin pasukan dan terlibat dalam perlawanan terhadap pemerintahan yang dipimpin oleh Abdul Malik bin Marwan.

Baca Juga: Telur Rebus, Telur Orak Arik, Telur Dadar yang Mana lebih Sehat?

Siapakah Gazalah Al-Haruriah? Kisah Perempuan Pemberani dalam Sejarah Islam

Sebelum mengenal kisahnya lebih jauh ada hal penting yang perlu diluruskan. Gazalah Al-Haruriah bukan sahabiyah atau sahabat perempuan Rasulullah SAW. Ia merupakan tokoh perempuan dari generasi setelah masa sahabat yang dikenal melalui keterlibatannya dalam kelompok Khawarij. Oleh karena itu kisahnya perlu dipahami secara utuh dengan membedakan keberanian pribadi dan ajaran kelompok yang diikutinya.

1. Mengenal Sosok Gazalah Al-Haruriah

Gazalah Al-Haruriah diketahui berasal dari Mosul yang berada di wilayah Irak. Informasi mengenai kehidupan awalnya sangat terbatas. Bahkan tahun kelahiran dan nama ayahnya tidak diketahui secara pasti.

Dalam Al-A’lam karya Khairuddin Az-Zirikli disebutkan bahwa Gazalah merupakan istri Syabib bin Yazid bin Nu’aim Asy-Syaibani. Suaminya dikenal sebagai pemimpin kelompok Khawarij yang melakukan perlawanan terhadap pemerintahan Umayyah.

Julukan Al-Haruriah berkaitan dengan Harura. Nama tersebut merupakan sebuah tempat di Irak yang memiliki hubungan dengan kemunculan kelompok Khawarij setelah perselisihan politik pada masa Khalifah Ali bin Abi Thalib.

Dengan demikian identitas Gazalah tidak dapat dipisahkan dari perjalanan kelompok yang diikutinya.

2. Dikenal karena Keberanian dan Kemampuan Berperang

Salah satu hal yang membuat nama Gazalah tercatat dalam sejarah adalah keberaniannya di medan pertempuran. Ia tidak hanya mendampingi suaminya tetapi juga terlibat langsung dalam perjuangan kelompoknya.

Sumber-sumber sejarah menggambarkan Gazalah sebagai perempuan yang memiliki kemampuan berkuda dan keberanian luar biasa. Ia bahkan disebut ikut menghadapi pasukan pemerintahan yang dipimpin oleh Al-Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi.

Pada masa itu Al-Hajjaj merupakan gubernur Irak yang dikenal memiliki kekuasaan besar dan tindakan keras terhadap kelompok-kelompok yang menentang pemerintahan Umayyah.

Keberanian Gazalah menjadikannya salah satu tokoh perempuan yang diperhitungkan dalam konflik tersebut.

3. Kisah Ketika Gazalah Memasuki Kota Kufah

Salah satu kisah Gazalah yang paling terkenal berkaitan dengan peristiwa ketika ia bersama Syabib memasuki Kufah. Kota tersebut merupakan salah satu pusat pemerintahan penting di Irak.

Menurut riwayat yang dicatat dalam Muruj Adz-Dzahab karya Al-Mas’udi dan sejumlah kitab sejarah lainnya disebutkan bahwa Gazalah pernah bernazar untuk melaksanakan salat dua rakaat di Masjid Kufah.

Ketika akhirnya berhasil memasuki kota tersebut ia memenuhi nazarnya. Dalam salat pertama ia membaca Surah Al-Baqarah dan pada rakaat kedua membaca Surah Ali Imran.

Kedua surah tersebut termasuk surah terpanjang dalam Al-Qur’an. Kisah ini kemudian menjadi salah satu cerita yang sering dikaitkan dengan keberanian dan ketekunan Gazalah.

Namun peristiwa tersebut berlangsung dalam situasi konflik bersenjata. Karena itu kisahnya tidak sepatutnya dipahami sebagai pembenaran terhadap peperangan atau tindakan kelompok yang diikutinya.

4. Membuat Al-Hajjaj Mendapat Sorotan

Nama Gazalah semakin dikenal karena keterlibatannya dalam perlawanan terhadap Al-Hajjaj. Dalam sejumlah catatan sejarah disebutkan bahwa Al-Hajjaj pernah berlindung di dalam istananya ketika pasukan Gazalah dan Syabib memasuki Kufah.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi bahan sindiran dalam syair yang ditulis oleh Imran bin Hiththan. Ia menyindir keberanian Al-Hajjaj yang dianggap berani menghadapi lawan tertentu tetapi menghindar ketika berhadapan dengan Gazalah.

Kisah ini memperlihatkan bagaimana keberanian seorang perempuan dapat menjadi perhatian dalam catatan sejarah yang didominasi kisah para pemimpin dan panglima laki-laki.

5. Akhir Perjalanan Hidup Gazalah

Perjalanan Gazalah tidak berlangsung selamanya. Sejumlah sumber sejarah menyebutkan bahwa ia meninggal sekitar tahun 77 Hijriah atau 696 Masehi.

Ia dikisahkan terbunuh dalam pertempuran di sekitar Kufah ketika konflik antara kelompok Syabib dan pasukan pemerintahan terus berlangsung.

Suaminya Syabib juga mengalami akhir perjalanan yang tragis. Ia kemudian meninggal setelah mengalami kekalahan dalam rangkaian peperangan melawan pasukan pemerintahan Umayyah.

Kisah kehidupan Gazalah menjadi bagian dari sejarah pergolakan politik pada masa tersebut. Meskipun namanya dikenal karena keberanian dan kemampuan berperang tetapi latar belakang kelompok yang diikutinya tetap perlu dipahami secara kritis.

6. Pelajaran Apa yang Bisa Diambil dari Kisah Gazalah?

Kisah Gazalah Al-Haruriah memberikan gambaran bahwa perempuan juga memiliki peran dalam berbagai peristiwa sejarah. Keberanian dan kemampuan seseorang tidak selalu ditentukan oleh jenis kelamin.

Namun keberanian saja tidak cukup untuk menjadi ukuran kebenaran. Seseorang juga perlu memiliki ilmu dan kebijaksanaan agar keberaniannya tidak digunakan untuk tindakan yang merugikan orang lain.

Dari kisah ini kita dapat mengambil pelajaran tentang pentingnya memahami sejarah secara menyeluruh. Jangan mudah mengagumi seseorang hanya karena keberaniannya tanpa mempelajari tujuan dan tindakan yang dilakukannya.

Sebagai seorang muslim kita perlu menjadikan Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menilai suatu perbuatan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Gazalah Al-Haruriah memang menjadi salah satu perempuan yang namanya tercatat dalam sejarah karena keberaniannya. Namun ia bukan sahabiyah Rasulullah dan bukan pula tokoh yang dapat dijadikan teladan dalam seluruh aspek kehidupannya.

Kisahnya mengingatkan kita bahwa keberanian harus berjalan bersama ilmu dan akhlak. Sebab keberanian yang tidak disertai kebijaksanaan justru dapat membawa seseorang menuju tindakan yang keliru. [DW]

Tags: Siapakah Gazalah Al-Haruriah? Kisah Perempuan Pemberani dalam Sejarah Islam
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Desa Tanpa Jalan Raya: Bagaimana Kehidupan Sehari-hari Penduduk Giethoorn?

Next Post

Jangan Jadikan Umat Lari dari Agama

Next Post
Jangan Remehkan Bersalaman

Jangan Jadikan Umat Lari dari Agama

Kisah Teladan Muadzah binti Abdullah Al-Adawiyah yang Menginspirasi Banyak Muslimah

Kisah Teladan Muadzah binti Abdullah Al-Adawiyah yang Menginspirasi Banyak Muslimah

Mengapa Beberapa Kota Memiliki Rumah yang Dibangun di Atas Tebing? Mengenal Keunikan Arsitektur Cinque Terre

Mengapa Beberapa Kota Memiliki Rumah yang Dibangun di Atas Tebing? Mengenal Keunikan Arsitektur Cinque Terre

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9711 shares
    Share 3884 Tweet 2428
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1489 shares
    Share 596 Tweet 372
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2544 shares
    Share 1018 Tweet 636
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4393 shares
    Share 1757 Tweet 1098
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11901 shares
    Share 4760 Tweet 2975
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2626 shares
    Share 1050 Tweet 657
  • Wisata Satwa: Hiburan Manusia atau Bentuk Eksploitasi Hewan?

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hobi Berbagi Gunting Kuku dengan Keluarga? Dokter Kulit Ungkap Risiko di Baliknya!

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Produk Skincare Kedaluwarsa Sebelum Habis, Apakah Masih Aman Digunakan?

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Sulit Memaafkan Kesalahan Orang Lain? Berikut 5 Cara Berdamai dengan Rasa Kecewa

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga