SAHABAT Muslim, apa kabar? semoga dalam keadaan sehat selalu ya. Apakah kamu sudah tahu belum lama ini ada brand yang membuat stevia menjadi negatif di kalangan masyarakat. Brand tersebut mencampurkan stevia dengan sukralosa dan neotam padahal di iklan tersebut ditulis dengan nama stevia murni.
Padahal sukralosa itu adalah pemanis buatan yang dibuat melalui proses modifikasi kimia dari molekul sukrosa atau bisa juga disebut dengan gula sehingga tidak bisa di metabolise yang artinya tubuh tidak bisa menghasilkan energi atau juga kalori. Sedangkan neotam adalah pemanis buatan yang merupakan turunan dari aspartam yang biasa dipakai dalam minuman bebas gula.
Stevia ditemukan oleh ahli botani bernama Antonio Bertoni pada tahun 1887. Stevia adalah pemanis alami nol kalori yang diekstrak dari daun tanaman Stevia rebaudiana, yang berasal dari kawasan Amerika Selatan terutama pada Brazil dan Paraguay. Dalam daunnya stevia memiliki kandungan senyawa bercita rasa manis, yaitu stevioside dan rebaudioside. Rasa manisnya diklaim ratusan kali lipat lebih tinggi daripada gula biasa. Hal ini tentu dalam penggunaannya gula stevia tidak sebanyak gula pasir.
Baca Juga: Apa Saja Manfaat Jus Jambu Biji untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Janin?
Benarkah Stevia Bermanfaat untuk Menjaga Kesehatan Tubuh?
Manfaat Kesehatan
1. Aman untuk Penderita Diabetes
Berbeda dengan gula pasir yang terbuat dari tebu, pada stevia tidak akan memicu respons insulin atau meningkatkan kadar gula darah, sehingga menjadi alternatif pemanis ideal bagi penderita diabetes tipe 1 maupun tipe 2.
2. Membantu Mengontrol Berat Badan
Stevia bebas dari kalori dan juga karbohidrat sehingga mempermudah pemotongan asupan kalori harian bagi yang sedang berada dalam program penurunan berat badan.
3. Menjaga Kesehatan Gigi
Berbeda dengan gula pasir dari tebu yang menjadi makanan bagi sumber bakteri pembentuk plak pada gigi, akan tetapi stevia tidak memicu kerusakan atau pembusukan gigi.
4. Tekanan Darah Stabil
Stevia memiliki senyawa stevioside dalam konsentrasi tertentu diketahui memiliki efek vasodilatasi yang dapat memperlebar pembuluh darah. Selain dari itu juga membantu menjaga tekanan darah tetap dalam batas normal.
Pengganti Gula Pasir Biasa
Tentunya stevia bisa menjadi pengganti gula pasir yang biasa kamu gunakan sehari-hari. Kamu bisa menggunakannya untuk kebutuhan konsumsi seperti dalam olahan masakan, kue, dan minuman. Namun harus dicatat juga jika kamu salah dalam mengolahnya bisa menimbulkan rasa yang pahit. Bila kamu khawatir menimbulkan rasa pahit, bisa juga untuk menggunakan campuran gula biasa berskala 1:1 untuk meminimalisir rasa pahit dari stevia.
Bila olahan masakan kamu dengan cara di panggang atau dibakar mengganti gula pasir biasa dengan stevia akan tidak memiliki rasa dan tekstur yang sama dibanding menggunakan gula biasa. Hal ini karena stevia mengalami proses reaksi yang memicu terjadinya perubahan warna jadi cokelat keemasan dan sedikit rasa pahit. Selain dari itu juga akan membuat tekstur masakan kamu menjadi lebih keras jika di panggang.
Asupan Sesuai dengan Petunjuk
Menurut Kementrian Kesehatan RI, pemanis alternatif seperti stevia dapat menjadi bagian dari diet sehat bagi para penderita diabetes, asalkan dikonsumsi dalam batas wajar dan sesuai dengan rekomendasi ahli gizi. Walaupun stevia ini baik kamu juga harus membatasi dalam menggunakannya karena menurut Food and Drug Administration (FDA), batas maksimal penggunaan harian stevia adalah 4 miligram per kilogram berat badan.
Stevia memang tidak berbahaya dan tidak memiliki efek samping yang berlebihan jika hanya digunakan sebagai pemanis buatan untuk masakan. Akan tetapi, jika asupannya melebihi batasan yang ditetapkan, risiko efek samping seperti gangguan pencernaan bisa dialami. Mungkin juga dapat membuat kamu kembung, begah dan mual jadi efek samping yang perlu diwaspadai. Hal ini terjadi karena stevia sulit dicerna oleh bakteri di dalam usus besar sehingga bakteri meningkatkan produksi gas pemicu kembung. Efek samping lainnya adalah risiko alergi.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Selesai sudah artikel ini dibuat semoga dapat membantu kamu dalam mencari tahu apa itu stevia. Semoga dapat menjawab Sahabat Muslim ya, kamu juga harus memperhatikannya dalam tata cara penggunaannya dan juga batas konsumsi dari hariannya. Keep safety and keep healthy ya. [DW]





