• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Kapan Waktu Terbaik Memulai Toilet Training pada Anak?

22/10/2026
in Parenting
Kapan Waktu Terbaik Memulai Toilet Training pada Anak?

Sumber: Pixabay

66
SHARES
508
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MELIHAT anak tercinta mulai mandiri dan tidak bergantung lagi pada popok adalah salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap orang tua. Namun, proses mengajarkan buang air di kamar mandi atau toilet training sering kali berubah menjadi tantangan besar. Rasa frustrasi, ompol yang berceceran di mana-mana, hingga anak yang tiba-tiba menolak masuk ke kamar mandi kerap membuat orang tua kehabisan kesabaran.

Proses ini sebenarnya bukanlah sebuah perlombaan. Setiap anak tumbuh dengan kecepatan yang berbeda-beda. Agar transisi dari popok ke celana dalam berjalan mulus tanpa emosi yang meledak-ledak, berikut adalah panduan praktis dan tips efektif yang bisa langsung kamu terapkan di rumah.

Baca Juga: Kenapa Mandi Air Hangat Bikin Tubuh Lebih Rileks? Ternyata Ini Rahasia di Baliknya!

Kapan Waktu Terbaik Memulai Toilet Training pada Anak?

1. Kenali Tanda Kesiapan Anak, Jangan Terburu-buru

Kesalahan paling umum yang sering dilakukan orang tua adalah memulai latihan hanya berdasarkan usia, misalnya saat anak genap berusia dua tahun. Padahal, kesiapan fisik dan emosional anak jauh lebih penting daripada angka pada kalender.

Sebagian besar balita menunjukkan kesiapan antara usia 18 hingga 30 bulan. Perhatikan beberapa tanda ilmiah berikut sebelum Anda melepas popoknya:

  • Popok tetap kering selama minimal dua jam berturut-turut atau setelah bangun tidur siang.

  • Anak mulai terganggu atau minta diganti saat popoknya basah atau kotor.

  • Anak bisa memahami dan mengikuti instruksi sederhana, seperti “duduk di sini” atau “lepas celananya”.

  • Anak memberi tahu Anda lewat kata-kata, gestur tubuh, atau ekspresi wajah saat ia merasa ingin buang air.

2. Siapkan Perlengkapan yang Ramah dan Nyaman bagi Anak

Perubahan lingkungan bisa terasa menakutkan bagi ukuran tubuh balita. Dudukan toilet dewasa yang terlalu tinggi sering kali membuat mereka takut terjatuh.

Untuk mempermudah proses awal, sediakan pispot portabel (potty chair) berukuran kecil yang berada di atas lantai. Jika Anda memilih menggunakan toilet biasa, pasang dudukan tambahan khusus anak (potty seat) dan lengkapi dengan pijakan kaki (step stool). Pijakan kaki ini sangat krusial karena memberikan tumpuan bagi kaki anak saat mengejan serta membantu mereka naik-turun toilet secara mandiri.

3. Bangun Rutinitas Harian yang Konsisten

Konsistensi adalah kunci utama keberhasilan toilet training. Jadwalkan waktu berkunjung ke kamar mandi secara teratur, misalnya setiap 2 hingga 3 jam sekali. Waktu-waktu ideal yang sangat disarankan meliputi:

  • Sesaat setelah anak bangun tidur di pagi hari.

  • Sekitar 15 hingga 30 menit setelah makan.

  • Tepat sebelum beranjak tidur malam.

Ajak anak duduk di atas pispot selama 3 sampai 5 menit saja. Jika ia belum mau buang air, jangan memaksanya duduk terlalu lama karena hal itu hanya akan memicu rasa bosan dan trauma.

4. Ajarkan Kosakata yang Jelas dan Mudah Dipahami

Gunakan istilah yang jujur, konsisten, dan tidak ambigu untuk merujuk pada anggota tubuh serta aktivitas buang air, seperti “pipis”, “pup”, atau “kencing”. Hindari menggunakan kata-kata yang berkesan jijik atau kotor seperti “bau sekali” atau “jokinya kotor”. Bahasa yang positif akan mencegah munculnya rasa malu atau rasa bersalah dalam diri anak terhadap fungsi alami tubuhnya sendiri.

5. Terapkan Metode Model dan Komunikasi Visual

Balita belajar paling cepat melalui peniruan (modeling). Biarkan anak melihat orang tua atau kakaknya yang sesama jenis saat menggunakan toilet. Jelaskan langkah-langkah yang sedang dilakukan secara alami: melepas celana, duduk di toilet, membersihkan diri dengan air, lalu mencuci tangan menggunakan sabun.

Anda juga bisa memanfaatkan buku cerita bergambar atau video edukasi anak yang membahas tentang lepas popok. Media visual membantu anak memahami konsep buang air di toilet sebagai aktivitas normal yang menyenangkan, bukan hal yang menakutkan.

6. Berikan Pujian Spesifik dan Hindari Hukuman

Saat anak berhasil buang air di pispot, berikan apresiasi atas usahanya. Pujian yang efektif bersifat spesifik terhadap tindakan mereka, contohnya: “Hebat sekali hari ini adik mau bilang waktu mau pipis dan duduk sendiri di pispot!”

Sebaliknya, jika terjadi insiden mengompol—dan ini pasti akan terjadi berulang kali—tetaplah tenang. Jangan pernah memarahi, membentak, atau mempermalukan anak. Cukup katakan dengan lembut: “Tidak apa-apa, lain kali kalau perutnya terasa mulas, cepat bilang ke Bunda supaya kita bisa lari ke kamar mandi ya.” Memarahi anak saat mengompol justru akan membuat mereka menahan buang air, yang berisiko memicu sembelit kronis.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

7. Bertransisi ke Celana Dalam Kain

Setelah anak mulai menunjukkan kemajuan di siang hari, secara bertahap gantilah popok sekali pakai dengan celana dalam bahan katun. Pilih celana dalam dengan gambar karakter favorit mereka. Anak-anak biasanya akan berusaha menjaga agar karakter kesayangannya tidak basah atau kotor, sehingga mereka makin termotivasi untuk pergi ke kamar mandi tepat waktu.

Demikianlah tips bagi para orang tua untuk melatih toilet training pada Si Kecil. [DW]

Tags: Kapan Waktu Terbaik Memulai Toilet Training pada Anak?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Benarkah Coklat Putih Punya Manfaat Positif untuk Kesehatan Tubuh Kita?

Next Post

Bagaimana Doa Meminta Ketakwaan dan Penyucian Jiwa Dapat Mengubah Kehidupan Seorang Muslim?

Next Post
Bagaimana Doa Meminta Ketakwaan dan Penyucian Jiwa Dapat Mengubah Kehidupan Seorang Muslim?

Bagaimana Doa Meminta Ketakwaan dan Penyucian Jiwa Dapat Mengubah Kehidupan Seorang Muslim?

Rusuh dan Kontraksi Ekonomi Politik di Eropa

Rusuh dan Kontraksi Ekonomi Politik di Eropa

Berjibaku hingga Dini Hari, Tim DMC Dompet Dhuafa Padamkan Titik Api di Ogan Ilir

Berjibaku hingga Dini Hari, Tim DMC Dompet Dhuafa Padamkan Titik Api di Ogan Ilir

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9584 shares
    Share 3834 Tweet 2396
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2541 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    305 shares
    Share 122 Tweet 76
  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Muddassar Ahmed: Filantropis Muslim Asia, Bekerja untuk Mengatasi Kelaparan di London

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Komisi Fatwa MUI Pusat Menetapkan Vaksin Covid-19 Produksi Sinovac Halal dan Suci

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga