SEBANYAK 13 peneliti ParagonCorp hadir dalam SICS Summit 2026, forum yang mempertemukan para cosmetic scientists dan profesional di bidang kosmetik dari Indonesia maupun berbagai negara.
Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya ParagonCorp untuk terus mengikuti perkembangan riset terkini, bertukar pengetahuan, serta memperluas perspektif dan jejaring di komunitas sains kosmetik.
Ketiga belas peneliti tersebut adalah Shania Rizki Ivany, Meti Fatmawati, Nur Huda Arif Indiarto, Hani Zahratunnisa, Nurani Istiqomah, Anita Fajrin, Isna Milka Yanuarti, Yani Rahmawati, Diyah Utami, Nadilla Sami Safitri, Istiyani Rahayu, Annisa Bunga Salsabila, dan Mushthafainal Akhyar Ramadhan.
Kehadiran mereka merepresentasikan keterlibatan peneliti R&D ParagonCorp dalam forum ilmiah sebagai ruang untuk belajar, berbagi hasil penelitian, dan berinteraksi dengan komunitas ilmiah di bidang kosmetik.
Bagi ParagonCorp, keterlibatan dalam forum ilmiah seperti SICS Summit tidak hanya menjadi ruang untuk mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga bagian dari proses pengembangan kapabilitas R&D.
Melalui diskusi, pertukaran pengetahuan, dan jejaring dengan komunitas ilmiah, para peneliti dapat mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi kosmetik sekaligus memperoleh perspektif baru yang dapat memperkaya proses penelitian.

“Bagi kami, forum seperti SICS Summit bukan hanya tentang mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga tentang bagaimana para peneliti terus belajar, bertukar perspektif, dan membangun jejaring dengan komunitas ilmiah. Proses tersebut penting agar R&D terus berkembang dan penelitian yang dilakukan dapat semakin relevan dengan kebutuhan industri dan konsumen,” ujar dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E., FINSDV, Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp.
Baca juga: Industri Kecantikan dan Tantangan Keberlanjutan, ParagonCorp Dorong Perubahan dari Hulu
13 Peneliti ParagonCorp Hadir di SICS Summit 2026, Perkuat Jejaring dan Kontribusi R&D di Komunitas Sains Kosmetik
Kehadiran 13 peneliti tersebut juga menghasilkan pencapaian dalam forum ilmiah SICS Summit 2026. Tiga peneliti ParagonCorp meraih penghargaan dalam kategori presentasi ilmiah, yaitu Nur Huda Arif Indiarto sebagai Juara 1 Poster Presentation, Nurani Istiqomah sebagai Juara 1 Oral Presentation, dan Shania Rizki Ivany sebagai Juara 2 Oral Presentation.
Ketiga penelitian tersebut mengangkat persoalan yang dekat dengan kebutuhan konsumen. Nur Huda Arif Indiarto meneliti evaluasi multi-active body cleanser untuk back-acne, Shania Rizki Ivany mengkaji pengelolaan ketombe pada kondisi berhijab, sementara Nurani Istiqomah meneliti dukungan terhadap pemulihan kulit setelah prosedur dermatologis.
Ketiganya menunjukkan bagaimana persoalan yang dekat dengan keseharian dapat diterjemahkan menjadi pertanyaan ilmiah dan dikaji melalui pendekatan penelitian.
Keikutsertaan ParagonCorp dalam SICS Summit juga menjadi ruang untuk memperluas koneksi dengan komunitas sains kosmetik yang lebih luas. SICS (Society of Indonesian Cosmetic Scientists) sebagai organisasi ilmuwan kosmetik di Indonesia memiliki keterhubungan dengan ekosistem ilmu kosmetik internasional melalui International Federation of Societies of Cosmetic Chemists (IFSCC).
Bagi ParagonCorp, keterlibatan dalam ekosistem tersebut membuka ruang bagi R&D untuk terus terhubung dengan perkembangan ilmu pengetahuan, berbagi hasil penelitian, sekaligus membangun kolaborasi dengan komunitas ilmiah.
SICS Summit 2026 berlangsung pada 2–3 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang, dan mempertemukan para cosmetic scientists serta profesional di bidang kosmetik dari Indonesia maupun berbagai negara.
Bagi ParagonCorp, partisipasi dalam forum tersebut menjadi bagian dari perjalanan untuk terus mengembangkan kapabilitas R&D sekaligus memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmu kosmetik.
Melalui keterlibatan para peneliti dalam forum ilmiah, ParagonCorp terus membuka ruang bagi riset untuk berkembang melalui rasa ingin tahu, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi.
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya ParagonCorp sebagai Purposeful Beauty Tech Company asal Indonesia untuk menghadirkan sains yang memiliki manfaat lebih luas bagi industri, konsumen, dan masyarakat. [Din]





