TIDAK semua hal yang kita inginkan akan berjalan sesuai dengan rencana. Ada kalanya kita sudah menyusun semuanya dengan baik, tetapi pada akhirnya harus berhadapan dengan kehilangan, kegagalan atau sesuatu yang sama sekali tidak pernah kita bayangkan. Pada saat seperti itu, hati mungkin sulit menerima. Kita bertanya-tanya mengapa hal tersebut harus terjadi dan mengapa jalan yang dipilihkan Allah terasa begitu berat.
Namun, sebagai seorang Muslim, kita percaya bahwa Allah tidak pernah berbuat sia-sia. Allah Maha Baik, bahkan ketika kita belum mampu memahami kebaikan yang sedang Dia sembunyikan di balik sebuah ujian.
Baca Juga: Tips Sebelum Bepergian Menggunakan Kereta Api
Allah Selalu Punya Kebaikan di Balik Setiap Ujian
Ada ujian yang datang melalui kehilangan orang yang kita sayangi. Ada pula yang hadir dalam bentuk kegagalan setelah usaha panjang, penolakan yang membuat hati terluka, perpisahan yang tidak diharapkan atau rencana yang tiba-tiba berantakan. Semuanya terasa menyakitkan karena kita melihat kehidupan dari sisi yang terbatas.
Sementara Allah mengetahui sesuatu yang tidak kita ketahui.
Bisa jadi sesuatu yang kita anggap sebagai kehilangan justru merupakan cara Allah menjauhkan kita dari sesuatu yang lebih buruk. Bisa jadi kegagalan menjadi jalan agar kita berhenti mengejar sesuatu yang sebenarnya tidak baik untuk kehidupan kita. Bisa pula sebuah perpisahan menjadi awal dari perjalanan baru yang belum pernah terpikirkan sebelumnya.
Bukan berarti setiap ujian harus langsung dipahami sebagai sesuatu yang menyenangkan. Menangis ketika kehilangan tetap manusiawi. Merasa sedih setelah mengalami kegagalan juga bukan tanda bahwa iman kita lemah. Yang perlu dijaga adalah bagaimana kita tetap berusaha percaya kepada Allah di tengah rasa sakit tersebut.
Rasulullah mengingatkan bahwa musibah yang menimpa seorang Muslim dapat menjadi sebab dihapuskannya sebagian dosa. Bahkan rasa sakit yang sangat kecil seperti tertusuk duri pun disebut dalam hadis.
Karena itu, jangan terburu-buru menyimpulkan bahwa ketika hidup terasa berat berarti Allah sedang meninggalkan kita. Bisa jadi justru melalui keadaan tersebut Allah sedang mengajak kita kembali mendekat kepada-Nya.
Ada doa yang mungkin baru kita panjatkan ketika hati sedang gelisah. Ada sujud yang terasa lebih lama ketika hidup sedang tidak baik-baik saja. Ada air mata yang jatuh diam-diam setelah kita selesai berusaha mempertahankan sesuatu.
Di situlah terkadang kita menemukan kembali hubungan yang mungkin sempat renggang dengan Allah.
Ujian memang tidak selalu mudah. Namun, kesabaran membuat kita belajar untuk tetap berjalan meskipun belum mengetahui ke mana arah akhirnya. Kita boleh berharap keadaan segera membaik, tetapi jangan sampai lupa bahwa Allah mengetahui waktu terbaik untuk setiap perubahan.
Maka, ketika sedang berada dalam masa sulit, cobalah bertahan sedikit lebih lama. Berdoalah, tetap berikhtiar dan serahkan hasilnya kepada Allah.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Mungkin hari ini kita belum mengerti mengapa sesuatu harus terjadi. Namun suatu hari nanti, bisa saja kita menoleh ke belakang dan menyadari bahwa ternyata ada kebaikan yang selama ini tidak mampu kita lihat.
Semoga setiap ujian menjadi jalan untuk menggugurkan dosa, menambah pahala, menguatkan hati dan membuat kita semakin dekat kepada Allah. [DW]





