MEMBANGUN keluarga sakinah bukan hanya tanggung jawab salah satu pihak. Suami dan istri memiliki peran yang sama-sama penting untuk menciptakan rumah tangga yang bahagia, penuh kasih sayang, dan membawa keberkahan hingga kehidupan akhirat. Karena itu, pernikahan seharusnya menjadi tempat bagi dua orang untuk saling bekerja sama, mendukung, dan menguatkan dalam menjalani kehidupan.
Peran seorang istri dan ibu bukanlah pekerjaan yang ringan. Ia tidak hanya dituntut menjadi istri yang baik bagi suami, tetapi juga menjadi ibu yang mendampingi tumbuh kembang anak. Mengurus rumah, merawat keluarga, mendidik anak, sekaligus menjaga hubungan dengan pasangan membutuhkan tenaga, kesabaran, dan perhatian yang besar.
Baca Juga: Ini Dia 5 Rekomendasi Kuliner di Banyumas
Membangun Keluarga Sakinah Dimulai dari Saling Menguatkan
Di sinilah dukungan suami menjadi sangat berarti. Suami dapat membantu istri menjalankan perannya dengan memberikan kasih sayang dan perhatian yang tulus. Menjadi suami yang baik bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga hadir secara emosional dan memberikan rasa aman bagi pasangan.
Hal sederhana seperti memaafkan kekurangan istri, tidak terlalu banyak menuntut, serta meluangkan waktu untuk berbincang dapat membuat hubungan terasa lebih hangat. Istri juga tentu membutuhkan apresiasi. Pujian atas masakan, perhatian terhadap anak, atau sekadar ucapan terima kasih setelah menyelesaikan pekerjaan rumah dapat membuatnya merasa dihargai.
Dukungan juga dapat diwujudkan dengan membantu pekerjaan rumah tangga. Suami tidak perlu menunggu diminta untuk mengambil bagian dalam pekerjaan rumah. Merapikan barang pribadi, menjaga kebersihan rumah, membantu mengurus anak, atau melakukan pekerjaan sederhana lainnya merupakan bentuk kepedulian terhadap pasangan.
Perhatian kepada kesehatan istri juga tidak kalah penting. Ketika istri terlihat lelah, suami dapat memberikan waktu untuk beristirahat, membelikan makanan kesukaannya, vitamin, atau memberikan pijatan sederhana. Memberikan hadiah sesekali juga dapat menjadi cara untuk menjaga kehangatan dan kedekatan dalam rumah tangga.
Selain kebutuhan fisik, seorang istri juga memiliki kebutuhan untuk berkembang. Suami dapat memberikan kesempatan kepada istri untuk meningkatkan kemampuan, mempelajari keterampilan baru, atau bersosialisasi dengan sahabat dan masyarakat selama aktivitas tersebut positif dan bermanfaat.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Komunikasi pun perlu dijaga, termasuk ketika suami sedang berada di luar rumah. Pesan sederhana untuk menanyakan kabar dapat menunjukkan bahwa pasangan tetap menjadi bagian penting dalam keseharian.
Pada akhirnya, keluarga sakinah tidak dibangun hanya dengan kata-kata, tetapi melalui tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Suami dan istri perlu belajar mendengarkan, memahami, memaafkan, dan saling membantu. Ketika keduanya tidak sibuk menghitung siapa yang paling banyak berkorban, tetapi berlomba memberikan yang terbaik, rumah tangga akan menjadi tempat pulang yang menenangkan dan penuh kasih sayang. [DW]
Sumber: Ustadzah DR. Aan Rohanah, Lc, M.Ag




