ADA saatnya hati terasa penuh sesak oleh kekhawatiran. Banyak hal ingin diceritakan, tetapi tidak tahu harus kepada siapa. Kita mungkin bisa berbicara kepada orang terdekat, tetapi tetap ada bagian dari hati yang sulit diterjemahkan menjadi kata-kata. Dalam keadaan seperti itu, jangan lupa bahwa ada Allah yang selalu dekat.
Allah mengetahui apa yang sedang kita pikirkan bahkan sebelum kita mengucapkannya. Dia mengetahui kegelisahan yang hanya kita simpan sendiri, air mata yang jatuh diam-diam, serta doa yang bahkan hanya mampu dibisikkan dalam hati.
Baca Juga: Vitamin D Bisa Memperlambat Proses Penuaan Biologis pada Manusia
Ketika Hati Gelisah Ingatlah Allah Selalu Dekat
Allah berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 186:
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku.”
Ayat ini menjadi pengingat bahwa hubungan seorang hamba dengan Allah tidak pernah terputus. Ketika kita merasa sendirian, Allah tetap ada. Ketika tidak ada manusia yang memahami keadaan kita, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi di dalam hati.
Karena itu, jangan pernah menganggap doa kita terlalu kecil untuk disampaikan kepada Allah. Hal yang mungkin terlihat sederhana bagi orang lain bisa saja menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi kita. Ceritakan semuanya kepada Allah. Tidak ada yang terlalu remeh untuk dibawa dalam doa.
Begitu pula ketika menghadapi masalah yang terasa terlalu besar. Jangan merasa bahwa persoalan tersebut berada di luar kuasa Allah. Bagi manusia mungkin ada banyak hal yang terlihat mustahil, tetapi Allah memiliki kekuasaan atas segala sesuatu.
Namun, terkadang jawaban dari sebuah doa tidak datang sesuai dengan waktu yang kita inginkan. Kita sudah berdoa berkali-kali, tetapi keadaan seolah tidak berubah. Pada titik itu, kesabaran menjadi bagian dari perjalanan doa.
Bukan berarti doa kita tidak didengar. Bisa jadi Allah sedang menyiapkan waktu yang paling tepat. Bisa juga sesuatu yang kita minta ternyata bukan yang terbaik bagi kehidupan kita. Allah mengetahui apa yang tidak kita ketahui.
Ada kalanya kita meminta satu hal, tetapi Allah memberikan jalan yang berbeda. Awalnya mungkin kita kecewa karena tidak mendapatkan apa yang diharapkan. Namun, setelah waktu berlalu, barulah kita menyadari bahwa ada hikmah di balik sesuatu yang dahulu terasa seperti penolakan.
Maka jangan berhenti berdoa hanya karena jawaban belum terlihat. Tetaplah meminta, tetaplah berusaha, dan tetaplah percaya kepada Allah.
Doa bukan sekadar cara untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Doa juga menjadi tempat hati bersandar. Melalui doa, kita mengakui bahwa kita memiliki keterbatasan dan membutuhkan pertolongan Allah.
Jika hari ini hati sedang gelisah, cobalah kembali menengadahkan tangan. Sampaikan semua yang selama ini dipendam. Tidak perlu menyusun kata-kata yang sempurna.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Allah mendengar bahkan doa yang hanya mampu kita bisikkan dalam hati. Dan selama kita masih mengetuk pintu-Nya, jangan pernah kehilangan harapan. [DW]
Sumber: Ustadzah Oki Setiana Dewi





