KITA mungkin sedang menghadapi masalah yang tidak kunjung selesai, merasa sendirian ketika tidak ada orang yang memahami, atau kecewa karena seseorang yang kita sayangi perlahan menjauh. Dalam keadaan seperti itu, hati mudah sekali merasa lemah dan bertanya-tanya mengapa semuanya harus terjadi.
Namun, ada satu hal yang sering terlupakan ketika kita sedang larut dalam kesedihan: kita tidak pernah benar-benar sendirian.
Allah selalu bersama hamba-Nya. Ketika tidak ada satu pun manusia yang bisa memahami isi hati kita, Allah mengetahui setiap air mata yang jatuh. Ketika kita tidak sanggup menceritakan semua kesedihan kepada orang lain, Allah mengetahui apa yang tersembunyi bahkan sebelum kita mengucapkannya dalam doa.
Baca Juga: Jangan Bersedih Allah Bersama Kita
Nasihat untuk Hamba Allah yang Sedang Berduka Cita
Karena itu, jangan merasa bahwa hidup kita kehilangan arah hanya karena kehilangan seseorang. Manusia memang bisa datang dan pergi. Seseorang yang dahulu selalu menemani mungkin suatu hari memilih jalan yang berbeda. Perhatian yang dulu terasa begitu dekat pun bisa berubah. Hal tersebut memang menyakitkan, tetapi bukan berarti Allah meninggalkan kita.
Justru dalam kesendirian, terkadang kita menemukan kesempatan untuk kembali mendekat kepada-Nya. Ada waktu ketika kita lebih banyak berdoa karena sedang terluka. Ada malam ketika kita menangis dalam sujud karena tidak tahu lagi harus bercerita kepada siapa. Dari sana, kita belajar bahwa tempat bergantung yang paling kokoh bukanlah manusia.
Allah Maha Kuat. Ketika kita merasa tidak memiliki kekuatan untuk menghadapi hari esok, Allah mampu memberikan kekuatan yang tidak pernah kita sangka. Allah juga Maha Kaya. Ketika kita merasa kehilangan sesuatu yang sangat berharga, sesungguhnya Allah memiliki begitu banyak jalan untuk menggantikan sesuatu yang hilang dengan hal yang lebih baik menurut kehendak-Nya.
Bukan berarti setiap kesedihan akan langsung hilang setelah berdoa. Ada luka yang membutuhkan waktu untuk sembuh. Ada kehilangan yang tetap meninggalkan kenangan. Namun, kehadiran Allah membuat kita memiliki alasan untuk terus melangkah meski perlahan.
Allah juga paling mengetahui bagaimana mencintai hamba-Nya. Sesuatu yang kita anggap sebagai kehilangan mungkin saja menjadi bentuk perlindungan. Sesuatu yang tidak kita dapatkan mungkin justru menyelamatkan kita dari hal yang belum kita ketahui.
Maka, ketika hati sedang lemah, jangan buru-buru menganggap diri tidak berharga atau tidak dipedulikan. Berhentilah sejenak, tarik napas, lalu ingat bahwa Allah selalu ada.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Tidak semua hal harus kita pahami hari ini. Cukup percaya bahwa Allah mengetahui apa yang kita butuhkan. Tetaplah berdoa, berusaha, dan bersabar. Sebab selama hati masih menggenggam Allah, selalu ada alasan untuk berharap dan kembali bangkit. [DW]
Sumber: Ustadzah Halimah Alaydrus





