SELAMA ini, kulit melinjo sering dianggap sebagai bagian yang tidak berguna. Banyak orang mengupasnya lalu langsung membuangnya, sementara yang dimanfaatkan hanya bijinya untuk emping atau campuran sayur. Padahal, kulit melinjo menyimpan berbagai nutrisi penting yang justru bermanfaat bagi kesehatan tubuh apabila diolah dengan cara yang tepat.
Kulit melinjo mengandung serat, vitamin C, beta karoten, kalsium, fosfor, serta senyawa antioksidan seperti flavonoid dan likopen. Kandungan inilah yang membuatnya layak menjadi salah satu bahan makanan sehat dalam menu sehari-hari. Berikut lima manfaat kulit melinjo yang patut diketahui.
Baca Juga: Sayangi Dirimu dengan Memperbaiki Hubungan kepada Allah
Berbagai Khasiat Kulit Melinjo yang Sayang Dilewatkan
1. Membantu Menjaga Kadar Asam Urat
Melinjo sering dikaitkan dengan meningkatnya asam urat karena bijinya mengandung purin cukup tinggi. Namun menariknya, penelitian menunjukkan bahwa kulit melinjo memiliki senyawa yang dapat menghambat kerja enzim xantin oksidase, yaitu enzim yang berperan dalam pembentukan asam urat. Karena itu, kulit melinjo justru memiliki potensi sebagai pendamping pola makan sehat bagi penderita asam urat.
2. Kaya Antioksidan untuk Melawan Radikal Bebas
Warna merah pada kulit melinjo berasal dari pigmen alami yang kaya antioksidan. Senyawa flavonoid, vitamin C, dan likopen membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Dengan perlindungan tersebut, tubuh berpotensi menurunkan risiko penuaan dini sekaligus menjaga kesehatan kulit dan organ tubuh.
3. Menyehatkan Sistem Pencernaan
Serat merupakan salah satu kandungan utama kulit melinjo. Asupan serat yang cukup membantu memperlancar buang air besar, menjaga kesehatan usus, dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Mengolah kulit melinjo menjadi tumisan atau sayur bening dapat menjadi cara sederhana untuk menambah asupan serat harian keluarga.
4. Menjaga Kekuatan Tulang
Selain serat, kulit melinjo juga mengandung kalsium dan fosfor yang berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang serta gigi. Nutrisi ini dibutuhkan oleh semua usia, terutama orang dewasa yang ingin menjaga kesehatan tulang seiring bertambahnya usia. Meski bukan satu-satunya sumber kalsium, kulit melinjo dapat menjadi pelengkap pola makan bergizi seimbang.
5. Mendukung Daya Tahan Tubuh
Vitamin C dan mineral seperti zinc di dalam kulit melinjo membantu mendukung fungsi sistem imun. Nutrisi tersebut berperan dalam pembentukan sel-sel kekebalan tubuh sehingga tubuh lebih siap melawan infeksi. Ditambah kandungan antioksidannya, kulit melinjo menjadi salah satu sayuran lokal yang memiliki nilai gizi cukup baik.
***
Kulit melinjo paling nikmat dimasak sebagai tumis, sayur asem, atau sayur bening. Hindari menggorengnya terlalu sering karena dapat meningkatkan kandungan lemak pada hidangan. Pilih kulit melinjo yang masih segar, berwarna merah cerah atau hijau kemerahan, lalu cuci bersih sebelum dimasak agar kualitas gizinya tetap terjaga.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi kulit melinjo tetap perlu dilakukan secara wajar sebagai bagian dari pola makan seimbang. Jangan menjadikannya sebagai pengganti pengobatan medis, terutama bila Anda memiliki penyakit tertentu. [DW]





