DALAM kehidupan, tidak ada satu pun manusia yang mampu memastikan dirinya akan selalu aman. Hari ini kita sehat, esok bisa saja diuji dengan sakit. Pagi kita berangkat bekerja dengan tenang, namun tidak ada yang mengetahui apa yang akan terjadi di perjalanan.
Karena itulah Islam mengajarkan seorang mukmin untuk tidak hanya berikhtiar menjaga keselamatan, tetapi juga memohon perlindungan kepada Allah melalui doa-doa yang diajarkan Rasulullah.
Baca Juga: Cara Memilih Perawatan Kulit untuk Ibu Hamil
Doa Perlindungan yang Menenangkan Hati dari Bencana
Salah satu doa yang sangat dianjurkan dibaca setiap pagi dan petang adalah doa perlindungan dari segala marabahaya. Rasulullah mengajarkan doa ini sebagai bentuk tawakal seorang hamba kepada Rabb semesta alam.
بِسْمِ اللّٰهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Bismillāhilladzī lā yadhurru ma‘asmihī syai’un fil ardhi wa lā fis samā’i wa huwas samī‘ul ‘alīm.
Artinya: “Dengan nama Allah yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat memberi mudarat, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)
Doa ini bukan sekadar rangkaian kalimat indah. Ia adalah pengakuan bahwa seluruh kekuatan, perlindungan, dan keselamatan hanya berasal dari Allah. Ketika seorang mukmin mengucapkannya dengan penuh keyakinan, hatinya belajar menyerahkan segala urusan kepada Dzat Yang Maha Kuasa atas langit dan bumi.
Rasulullah menganjurkan agar doa ini dibaca tiga kali pada waktu pagi dan tiga kali pada waktu petang. Dalam riwayat hadis disebutkan bahwa orang yang membacanya dengan penuh keyakinan akan memperoleh perlindungan Allah dari berbagai marabahaya sesuai kehendak-Nya. Ini menjadi bagian dari dzikir harian yang menjaga hati tetap tenang di tengah berbagai ketidakpastian hidup.
Namun, penting dipahami bahwa doa tidak menggantikan ikhtiar. Seorang Muslim tetap diperintahkan menjaga kesehatan, berhati-hati di jalan, mematuhi aturan keselamatan, dan menjauhi hal-hal yang membahayakan dirinya. Tawakal adalah memadukan usaha terbaik dengan keyakinan penuh kepada Allah, bukan meninggalkan ikhtiar lalu berharap perlindungan datang begitu saja.
Sering kali manusia merasa cemas menghadapi bencana alam, wabah penyakit, atau musibah yang datang tanpa diduga. Doa ini mengajarkan bahwa ketenangan sejati bukan lahir karena kita mampu mengendalikan keadaan, tetapi karena kita mengenal siapa yang mengendalikan seluruh alam semesta. Ketika nama Allah menjadi tempat bergantung, hati akan lebih kuat menghadapi apa pun yang terjadi.
Jadikan doa ini sebagai amalan harian bersama keluarga. Ajarkan kepada anak-anak untuk membacanya sebelum beraktivitas, sebelum berangkat sekolah, atau ketika memulai perjalanan. Kebiasaan kecil ini akan menanamkan keyakinan bahwa perlindungan terbaik bukan hanya berasal dari kunci pintu atau kendaraan yang kuat, tetapi dari pertolongan Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Semoga Allah senantiasa menjaga kita, keluarga kita, serta orang-orang yang kita cintai dari segala bencana, musibah, dan marabahaya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. [DW]
Sumber: Ustadz Muhammad Assad





