TELUR hampir selalu punya tempat di dapur. Harganya relatif terjangkau, mudah dimasak, dan bisa diolah menjadi berbagai menu. Namun, sebelum memasukkannya ke keranjang belanja, ada baiknya meluangkan sedikit waktu untuk memilih telur yang kondisinya baik. Telur dengan cangkang retak atau kotor misalnya, berisiko lebih tinggi terkontaminasi bakteri.
Memilih telur yang bagus sebenarnya tidak sulit. Tidak perlu langsung memecahkan cangkangnya atau menggunakan alat khusus. Beberapa pemeriksaan sederhana bisa dilakukan sejak berada di toko maupun pasar. Yang penting, perhatikan kondisi cangkang, kebersihan, penyimpanan, hingga tanggal yang tercantum pada kemasan.
Baca Juga: Ragam Manfaat Daun Kenikir untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui
Tips Memilih Telur Ayam yang Bagus dan Segar
1. Periksa Cangkang Telur
Hal pertama yang paling mudah dilihat adalah kondisi cangkangnya. Pilih telur dengan cangkang yang utuh dan tidak retak. Retakan kecil sekalipun sebaiknya tidak diabaikan karena bakteri dapat masuk melalui bagian tersebut.
Menurut United States Department of Agriculture atau USDA, konsumen sebaiknya memilih telur yang bersih dan tidak retak ketika membeli. Telur juga perlu segera disimpan dengan benar setelah sampai di rumah.
2. Jangan Hanya Mengandalkan Warna Cangkang
Ada anggapan bahwa telur dengan cangkang cokelat lebih bergizi daripada telur putih. Padahal, warna cangkang lebih berkaitan dengan jenis atau ras ayam. Warna cangkang bukan patokan utama untuk menentukan kesegaran maupun kualitas gizi telur.
Karena itu, jangan memilih telur hanya berdasarkan warna. Telur putih dan cokelat sama-sama dapat menjadi pilihan selama kondisinya baik, ditangani dengan benar, serta disimpan secara tepat.
3. Perhatikan Kebersihan Telur
Telur yang akan dibeli sebaiknya tidak memiliki banyak kotoran, terutama kotoran yang menempel tebal pada cangkang. Cangkang telur memiliki lapisan pelindung alami yang membantu menghambat masuknya mikroorganisme.
Mencuci telur di rumah dapat meningkatkan kemungkinan bakteri masuk melalui pori-pori cangkang jika dilakukan dengan cara yang tidak tepat.
4. Lihat Tanggal pada Kemasan
Jika membeli telur dalam kemasan, jangan lupa melihat tanggal yang tercantum. Informasi tanggal dapat membantu konsumen mengetahui usia telur dan menentukan pilihan yang lebih baik.
Namun, tanggal bukan satu-satunya penentu keamanan. Cara telur disimpan juga sangat penting. Food and Drug Administration atau FDA menyarankan telur yang dibeli dalam kondisi dingin untuk segera disimpan di lemari pendingin pada suhu 40°F atau sekitar 4°C atau lebih rendah.
5. Pilih Telur yang Disimpan dengan Benar
Perhatikan juga tempat telur dipajang. Jika telur seharusnya disimpan dalam kondisi dingin, pilih produk yang memang berada dalam pendingin. Hindari telur yang dibiarkan di tempat panas atau terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama.
Setelah membeli, masukkan telur ke dalam lemari pendingin sesegera mungkin. FDA merekomendasikan telur tetap berada di dalam karton aslinya karena kemasan tersebut membantu melindungi telur dari kerusakan serta mencegah telur menyerap aroma makanan lain.
6. Cek Kondisinya Sebelum Dimasak
Telur yang sudah disimpan di rumah tetap perlu diperiksa sebelum digunakan. Pecahkan telur ke wadah terpisah, terutama jika akan dicampurkan ke banyak bahan makanan. Perhatikan warna dan aroma isinya.
Jika telur mengeluarkan bau tidak sedap setelah dipecahkan, jangan digunakan. Telur yang terlihat tidak normal juga sebaiknya dibuang daripada mengambil risiko.
USDA juga menyarankan telur dipecahkan satu per satu ke dalam wadah kecil sebelum dicampurkan dengan bahan lain. Cara ini membantu mencegah satu telur yang rusak mencemari seluruh adonan.
7. Jangan Terlalu Lama Membiarkan Telur di Suhu Ruang
Telur yang sudah dibeli sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama di luar lemari pendingin. Jika telur sebelumnya disimpan dalam kondisi dingin, menjaga rantai dingin menjadi bagian penting dalam keamanan pangan.
Selain itu, telur sebaiknya dimasak sampai putih dan kuning telurnya mengeras. FDA menyebutkan bahwa memasak telur hingga matang dapat membantu membunuh bakteri berbahaya seperti Salmonella.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
***
Memilih telur yang bagus ternyata tidak membutuhkan cara yang rumit. Cukup mulai dari hal paling sederhana: periksa cangkang, lihat kebersihannya, perhatikan penyimpanan, dan cek tanggal pada kemasan. Setelah sampai di rumah, simpan telur dengan tepat dan periksa kembali sebelum dimasak.
Yang tidak kalah penting, jangan mudah percaya pada mitos seperti warna cangkang yang menentukan kualitas telur. Telur yang aman bukan hanya dilihat dari penampilannya, tetapi juga dari bagaimana produk tersebut ditangani sejak dibeli hingga disajikan. [DW]





