• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 3 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Ketika Pekerjaan Membawa Kita pada Pilihan yang Sulit

03/09/2026
in Nasihat
Ketika Pekerjaan Membawa Kita pada Pilihan yang Sulit

Sumber: Pixabay

66
SHARES
506
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ADA kalanya seorang muslimah berada pada persimpangan antara pekerjaan dan keyakinan. Ia tidak secara langsung melakukan sesuatu yang dilarang, tetapi pekerjaannya membuat ia ikut terlibat dalam sebuah aktivitas yang bertentangan dengan syariat. Kondisi seperti ini tentu tidak mudah. Apalagi jika pekerjaan tersebut menjadi sumber penghasilan dan seseorang hanya menjalankan tugas yang diberikan oleh atasannya.

Salah satu persoalan yang sering muncul adalah ketika seorang muslimah dipercaya menjadi koordinator Sales Promotion Girl (SPG), sementara para SPG yang direkrut diwajibkan mengenakan pakaian yang membuka aurat. Sang koordinator mungkin tidak ikut mengenakan pakaian tersebut. Tugasnya hanya mencari dan merekrut SPG, kemudian mengatur mereka selama kegiatan atau event berlangsung. Standar pakaian pun ditentukan oleh pihak yang lebih tinggi di perusahaan.

Baca Juga: Cara Menyelesaikan Masalah dari Sudut Pandang Islam

Ketika Pekerjaan Membawa Kita pada Pilihan yang Sulit

Sekilas, tanggung jawab tersebut terlihat hanya sebatas pekerjaan administratif dan koordinasi. Namun, dalam Islam, seorang muslim dianjurkan untuk melihat lebih jauh setiap pekerjaan yang dilakukan. Bukan hanya bertanya apakah pekerjaan itu menghasilkan uang, tetapi juga apakah aktivitas yang dikerjakan mendapatkan keridaan Allah.

Dalam jawaban tersebut, prinsip yang ditekankan adalah menjadikan keridaan Allah sebagai tujuan utama dalam menjalani kehidupan. Setiap langkah, termasuk ketika bekerja dan mencari nafkah, sebaiknya dipertimbangkan dengan bertanya, “Apakah Allah meridai hal ini?”

Islam mengajarkan bahwa seorang muslimah memiliki kewajiban menutup aurat. Karena itu, ketika seseorang diberi tugas untuk merekrut dan mengatur perempuan yang nantinya bekerja dengan pakaian terbuka, perlu dipertimbangkan apakah tugas tersebut termasuk membantu terlaksananya sesuatu yang dilarang.

Hal ini dikaitkan dengan firman Allah dalam Al-Qur’an:

“Dan janganlah kamu tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan.”
(QS. Al-Ma’idah: 2)

Ayat tersebut menjadi pengingat agar seorang muslim tidak terlibat dalam pekerjaan yang secara langsung menjadi sarana terlaksananya kemaksiatan. Tugas merekrut seseorang untuk pekerjaan tertentu bukan sekadar mencari tenaga kerja, tetapi juga dapat berarti membantu terlaksananya keseluruhan kegiatan yang menjadi bagian dari pekerjaan tersebut.

Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana jika SPG yang direkrut merupakan perempuan nonmuslim? Dalam jawaban tersebut ditegaskan bahwa perbedaan agama tidak otomatis membuat seorang muslim diperbolehkan menjadi perantara bagi seseorang untuk melakukan hal yang dianggap bertentangan dengan syariat. Status nonmuslim tidak mengubah prinsip untuk tidak membantu dalam perkara dosa.

Karena itu, solusi yang disarankan adalah mempertimbangkan pekerjaan lain yang lebih mendekatkan diri kepada ketaatan. Keputusan meninggalkan pekerjaan tentu bukan perkara ringan. Ada kebutuhan hidup, tanggung jawab keluarga, dan berbagai pertimbangan lainnya. Namun, mencari rezeki yang halal juga merupakan bagian dari ibadah.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Pada akhirnya, persoalan ini mengajarkan bahwa mencari nafkah bukan hanya tentang besarnya penghasilan. Seorang muslim juga perlu memperhatikan bagaimana penghasilan itu diperoleh dan aktivitas apa yang dilakukan untuk mendapatkannya. Jika harus memilih antara mempertahankan pekerjaan atau menjaga prinsip agama, semoga Allah memberikan kekuatan untuk memilih jalan yang diridai-Nya.

Sumber: Ustadz Farid Nu’man Hasan

Tags: Ketika Pekerjaan Membawa Kita pada Pilihan yang Sulit
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

Next Post

Rekomendasi 5 Wisata Kuliner Halal di Spanyol

Next Post
Rekomendasi 5 Wisata Kuliner Halal di Spanyol

Rekomendasi 5 Wisata Kuliner Halal di Spanyol

Rahasia JISc Menyiapkan Siswa Go Global, Mengapa Kurikulum Edexcel Jadi Pilihan?

Rahasia JISc Menyiapkan Siswa Go Global, Mengapa Kurikulum Edexcel Jadi Pilihan?

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    1087 shares
    Share 435 Tweet 272
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    211 shares
    Share 84 Tweet 53
  • Siswa JISc, Ainun Nadhifia Jalil Torehkan Prestasi Taekwondo, Siap Berlaga di Kejuaraan Dunia Korea

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9239 shares
    Share 3696 Tweet 2310
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • El Nino Kuat Mengintai Indonesia Saatnya Bersiap dari Sekarang

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4184 shares
    Share 1674 Tweet 1046
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    770 shares
    Share 308 Tweet 193
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • LPPOM Ungkap Cara Mudah Pelaku UMK Urus Sertifikasi Halal Jelang Wajib Halal Oktober 2026

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga