ASMA dapat kambuh karena berbagai faktor, mulai dari asap rokok, polusi udara, debu, udara dingin, aktivitas fisik, hingga paparan alergen. Namun, tahukah Anda bahwa makanan tertentu juga dapat memicu munculnya gejala asma pada sebagian orang?
Meski demikian, bukan berarti semua penderita asma harus menghindari makanan tertentu. Asthma + Lung UK menyebutkan bahwa makanan bukan pemicu asma yang umum. Hanya sebagian penderita, terutama mereka yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap makanan tertentu, yang dapat mengalami gejala setelah mengonsumsinya.
Baca Juga: Bukan Sekadar Penambah Gizi, Ini Manfaat Daun Kelor yang Jarang Diketahui
Waspadai 5 Makanan yang Bisa Memicu Gejala Asma pada Sebagian Orang
Berikut beberapa jenis makanan yang perlu diperhatikan.
1. Kacang Tanah
Kacang tanah merupakan salah satu alergen makanan yang cukup umum. Pada seseorang yang memiliki alergi kacang, tubuh dapat bereaksi secara berlebihan setelah mengonsumsinya. Reaksi alergi dapat berupa batuk, mengi, sesak napas, hingga reaksi berat seperti anafilaksis.
Bagi penderita asma yang juga memiliki alergi kacang, paparan terhadap makanan tersebut perlu diwaspadai. NHS mencantumkan kacang tanah sebagai salah satu makanan yang dapat menyebabkan reaksi alergi, termasuk gejala pernapasan.
2. Susu Sapi dan Produk Olahannya
Susu sapi juga termasuk makanan yang dapat menyebabkan alergi pada sebagian orang. Reaksi alergi susu berbeda dengan intoleransi laktosa. Alergi melibatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat menyebabkan berbagai gejala, termasuk batuk, mengi, atau kesulitan bernapas.
Karena itu, seseorang yang setiap kali mengonsumsi susu mengalami keluhan pernapasan sebaiknya tidak langsung menyimpulkan bahwa susu merupakan pemicu asma. Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan diperlukan untuk memastikan penyebabnya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
3. Telur
Telur termasuk salah satu makanan yang dikenal dapat menyebabkan alergi, terutama pada anak-anak. Reaksi dapat terjadi dalam beberapa menit hingga beberapa jam setelah makanan dikonsumsi.
Jika penderita asma juga mempunyai alergi telur, reaksi alergi tersebut berpotensi memperburuk gejala pernapasan. NHS memasukkan telur sebagai salah satu makanan yang umum menyebabkan alergi.
4. Ikan dan Kerang
Ikan serta makanan laut, termasuk udang, kepiting, dan lobster, juga dapat menjadi pemicu reaksi alergi pada orang tertentu. Gejalanya dapat berupa gatal-gatal, pembengkakan, batuk, mengi, atau sesak napas.
Penderita asma yang memiliki alergi makanan laut perlu berhati-hati ketika makan di restoran karena risiko kontaminasi silang juga dapat terjadi.
5. Makanan yang Mengandung Sulfit
Berbeda dari empat makanan sebelumnya, sulfit merupakan bahan pengawet yang dapat ditemukan dalam sejumlah makanan dan minuman. Contohnya adalah buah kering tertentu, kentang olahan, serta anggur atau minuman beralkohol tertentu.
American Academy of Allergy, Asthma & Immunology (AAAAI) menjelaskan bahwa sulfit merupakan bahan tambahan makanan yang terbukti dapat memicu asma pada sebagian kecil penderita asma. Reaksi ini memang tergolong jarang, tetapi pada orang yang sensitif dapat menyebabkan bronkospasme yang serius.
Jangan Sembarangan Menghindari Makanan
Penting untuk tidak langsung menghilangkan berbagai jenis makanan dari menu hanya karena memiliki asma. Jika makanan tertentu dicurigai menyebabkan batuk, mengi, atau sesak setelah dikonsumsi, catat makanan tersebut beserta waktu dan gejala yang muncul.
Dokter dapat membantu menentukan apakah keluhan berkaitan dengan alergi makanan, intoleransi, atau pemicu asma lainnya. NHS juga menyarankan pemeriksaan apabila seseorang menduga dirinya mengalami alergi makanan.
Dengan mengetahui pemicu secara tepat, penderita asma dapat mengatur pola makan tanpa harus melakukan pantangan yang tidak diperlukan. Yang terpenting, tetap ikuti rencana pengobatan asma dari dokter dan jangan mengganti obat dengan diet tertentu. [DW]




