KEMENTERIAN Haji dan Umroh (Kemenhaj) RI mulai mengoperasikan Posko Pengawasan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Langkah ini dilakukan dalam rangka memperkuat pengawasan penyelenggaraan ibadah umroh guna memastikan keamanan, kenyamanan, dan perlindungan bagi jemaah.
Kasubdit Pengawasan Umrah, Andi Muhammad Taufik, dengan didampingi Kasubdit Penindakan Haji Khusus dan Umroh Nano Sugianto, mengatakan keberadaan posko tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pengawasan terhadap proses keberangkatan jemaah umroh, seiring beroperasinya fasilitas khusus keberangkatan umroh di Terminal 2F.
Baca juga: Menhaj Lantik Enam Pejabat, Tegaskan Integritas dan Percepatan Kinerja
Kemenhaj Operasikan Posko Pengawasan Penyelenggara Perjalanan Umroh di Bandara Soekarno-Hatta
Menurut Andi, Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umroh akan mengoptimalkan fungsi posko melalui sinergi dengan pengelola bandara, instansi terkait, aparat penegak hukum, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Pengawasan difokuskan pada pencegahan keberangkatan melalui penyelenggara tidak berizin, penggunaan dokumen yang tidak sesuai ketentuan, hingga praktik-praktik yang berpotensi mengakibatkan penelantaran jemaah.
Ia menjelaskan, melalui posko tersebut petugas dapat melakukan verifikasi legalitas PPIU, memastikan kelengkapan dan kesesuaian dokumen perjalanan, memantau proses keberangkatan jemaah, serta mendeteksi sejak dini potensi pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Wisnu Wardana menegaskan komitmen jajaran Kepolisian Resor Bandara Soekarno-Hatta untuk mendukung Kementerian Haji dan Umroh dalam melakukan pengawasan sekaligus menindak setiap pelanggaran yang berpotensi terjadi di lingkungan bandara.
“Kami siap bersinergi dengan Kementerian Haji dan Umroh untuk memberikan pelayanan terbaik sekaligus melakukan pemantauan terhadap Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh, sehingga masyarakat dapat berangkat beribadah dengan aman dan nyaman,” pungkas Wisnu. [Din]





