UKURANNYA memang kecil, tetapi buah lengkeng memiliki rasa manis yang membuatnya mudah disukai. Buah dengan nama ilmiah Dimocarpus longan ini biasanya dikonsumsi langsung setelah dikupas atau menjadi campuran es buah dan berbagai hidangan pencuci mulut. Di balik rasanya yang manis dan menyegarkan, lengkeng ternyata mengandung sejumlah zat gizi yang dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.
Salah satu kandungan yang cukup menarik dari lengkeng adalah vitamin C. Penelitian yang dilakukan oleh USDA Agricultural Research Service terhadap beberapa varietas buah lengkeng menemukan kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Dalam penelitian tersebut, kandungan vitamin C pada lengkeng mencapai rata-rata sekitar 60–63 mg per 100 gram, meskipun jumlahnya dapat berbeda berdasarkan varietas dan kondisi buah.
Baca Juga: Benarkah Kopi Americano Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?
Manis dan Menyegarkan, Ini Beragam Manfaat Buah Lengkeng untuk Kesehatan
1. Membantu memenuhi kebutuhan vitamin C
Vitamin C dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi penting, termasuk mendukung sistem kekebalan tubuh dan membantu proses pembentukan kolagen. Karena itu, mengonsumsi buah yang mengandung vitamin C seperti lengkeng dapat menjadi salah satu cara untuk menambah asupan zat gizi tersebut.
Namun, lengkeng tentu bukan satu-satunya sumber vitamin C. Sebaiknya tetap mengonsumsi beragam buah dan sayuran agar kebutuhan zat gizi tubuh lebih lengkap.
2. Mengandung antioksidan
Lengkeng juga memiliki berbagai senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian terhadap sejumlah buah tropis, termasuk lengkeng, menunjukkan adanya kandungan senyawa fenolik serta aktivitas antioksidan pada buah tersebut.
Antioksidan berperan membantu melindungi sel tubuh dari dampak stres oksidatif. Meski demikian, hasil penelitian mengenai aktivitas antioksidan suatu buah tidak berarti bahwa buah tersebut dapat digunakan sebagai obat untuk mencegah atau mengatasi penyakit tertentu.
3. Mendukung kesehatan pencernaan
Lengkeng juga mengandung serat, meskipun jumlahnya tidak terlalu tinggi. Data kandungan gizi yang dirangkum Hello Sehat menunjukkan bahwa 100 gram lengkeng mengandung sekitar 1,1 gram serat. Serat merupakan bagian penting dalam pola makan karena membantu menjaga fungsi sistem pencernaan dan mendukung keteraturan buang air besar.
Agar kebutuhan serat lebih optimal, lengkeng sebaiknya dikonsumsi bersama sumber serat lainnya, seperti sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah lain.
4. Menyumbang asupan kalium
Kalium merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh dan berperan dalam berbagai fungsi, termasuk kerja otot dan sistem saraf. Penelitian USDA mencatat bahwa lengkeng termasuk buah yang menjadi sumber kalium, dengan kandungan sekitar 325 mg per 100 gram pada sampel yang diteliti.
Kandungan tersebut membuat lengkeng dapat menjadi salah satu pilihan buah untuk melengkapi asupan mineral sehari-hari.
5. Mengandung tembaga dan mineral lainnya
Selain vitamin C dan kalium, lengkeng juga mengandung sejumlah mineral, termasuk tembaga. Penelitian USDA menemukan kandungan tembaga sekitar 0,26 mg per 100 gram pada sampel lengkeng yang dianalisis.
Meski begitu, manfaat lengkeng akan lebih optimal jika ditempatkan sebagai bagian dari pola makan yang beragam, bukan dikonsumsi secara berlebihan.
Perlu diperhatikan bahwa rasa manis lengkeng berasal dari kandungan karbohidrat alaminya. Orang yang sedang membatasi asupan gula atau memiliki kondisi medis tertentu tetap perlu memperhatikan jumlah yang dikonsumsi.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Jadi, tidak perlu memandang lengkeng hanya sebagai buah pencuci mulut. Dengan kandungan vitamin C, serat, kalium, tembaga, dan senyawa antioksidan, lengkeng dapat menjadi salah satu pilihan buah yang menyegarkan sekaligus memberikan berbagai zat gizi bagi tubuh. Kuncinya tetap sama: konsumsi dalam porsi wajar dan lengkapi dengan makanan bergizi lainnya. [DW]





