• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 24 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Hanya Islam yang Pantas Pimpin Palestina

23/06/2026
in Nasihat
Al-Aqsha Dinistakan Berulang Kali, Masihkah Umat Islam Diam?
67
SHARES
512
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PALESTINA terdapat tempat suci ketiga umat Islam: Masjid Al-Haram, Masjid Nabawi, dan Masjid Al-Aqsha. Hanya Islam yang pantas memimpin semua wilayah itu.

Pertama kali, Palestina dibebaskan dari Bizantium oleh Khalifah Umar bin Khaththab pada tahun 638 masehi. Atau, sekitar 3 tahun setelah Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu menjadi khalifah.

Penaklukan ini menjadi solusi damai antara tiga agama yang ada di Palestina: Islam, Nasrani, dan Yahudi. Ketiganya hidup berdampingan dengan damai. Begitu banyak pembangunan semasa kepemimpinan Islam selama 4 setengah abad.

Namun, pada tahun 1099 masehi, Palestina kembali dikuasai pasukan Salib. Mereka datang dari wilayah Eropa. Saat itulah, ada enam raja Salib yang berkuasa: Baldwin 1 hingga 5, dan Guy dari Lusigna.

Mereka berkuasa hingga Oktober 1187 masehi. Kurang lebih selama 88 tahun, Palestina dalam genggaman mereka.

Siapa yang membebaskan Palestina di masa itu? Dia adalah Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi. Penaklukan itu terjadi setelah terjadi Perang Hittin yang menumbangkan raja terakhir Salib di Palestina.

Seorang komandan perang pasukan Salib bernama Balian merencanakan bumi hangus terhadap Palestina. Ia dan pasukan yang tersisa mengira kalau Shalahuddin akan membantai seluruh warga jika Palestina berhasil ditaklukkan.

Setelah benteng pasukan Balian hampir tumbang, Shalahuddin menawarkan perundingan damai. Tentu saja, hal ini mengejutkan mereka.

Dalam perundingan itu, Shalahuddin menjelaskan kalau seluruh warga Salib akan selamat jika menyerah kalah. Tidak ada penjarahan dan pembantaian. Bahkan, mereka akan dikawal hingga ke pantai untuk kemudian kembali ke Eropa.

Shalahuddin juga menjelaskan, persis seperti yang disampaikan Khalifah Umar bin Khaththab saat penaklukan pertama Palestina. Bahwa, Palestina khususnya Yerusalem tetap menjadi kota suci tiga agama. Semua agama diperbolehkan untuk melakukan ziarah.

Saat itulah, Balian mengatakan, “Aku mengira kalian akan melakukan hal yang sama ketika Palestina ditaklukkan pasukan Salib: pembantaian dan penjarahan tanpa sisa.”

Pada abad ke-19, Palestina kembali lepas dari tangan umat Islam, seiring kejatuhan Kekhalifahan Usmani di Turki. Inggris pun menguasai wilayah itu.

Namun, pada tahun 1948, Inggris memberikan kekuasaan Palestina kepada Israel. Hingga saat ini, Palestina menunggu pembebasan pasukan Islam untuk yang berikutnya.

**

Ketika umat Islam menguasai wilayah, penduduknya akan bahagia dan damai. Meskipun mereka bukan muslim. Tapi, tidak begitu sebaliknya ketika negeri muslim mereka kuasai.

Karena itu, menjadi kewajiban seluruh umat Islam untuk kembali membebaskan negeri Palestina. Musuh yang harus diusir dari negeri Palestina saat ini begitu jelas.

Bukan waktunya lagi kita disibukkan dengan perseteruan sesama umat Islam. Marilah kita berpikir jernih: mana musuh dan mana saudara. Hanya Islam yang pantas memimpin Palestina. [Mh]

Tags: Hanya Islam yang Pantas Pimpin Palestina
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengenal Khasiat Teh Chamomile, Minuman yang Menenangkan Tubuh dan Pikiran

Next Post

Hukum Bleaching untuk Menyenangkan Suami

Next Post
Hukum bleaching untuk menyenangkan suami

Hukum Bleaching untuk Menyenangkan Suami

bersyukur sebagai seorang muslim

Bersyukur sebagai Seorang Muslim

  • Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8714 shares
    Share 3486 Tweet 2179
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    992 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11493 shares
    Share 4597 Tweet 2873
  • Tujuh Puluh Ribu Umat Islam akan Masuk Surga Tanpa Hisab

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3428 shares
    Share 1371 Tweet 857
  • Daun Salam Tak Hanya untuk Bumbu Dapur, Ini Beragam Manfaatnya bagi Kesehatan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    213 shares
    Share 85 Tweet 53
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3922 shares
    Share 1569 Tweet 981
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    369 shares
    Share 148 Tweet 92
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga