WALI Kota Jakarta Selatan Apresiasi Jakarta Islamic Boys Boarding School (JIBBS) dalam pengajarannya.
Momen Graduation Day Class of 2026 Jakarta Islamic School (JISc/JIBBS/JIGSc) yang berlangsung di Sasana Kriya, TMII, Jakarta Timur, pada Selasa (16/6/2026) menjadi ajang penuh kebanggaan bagi para siswa, orang tua, dan tenaga pendidik.
Mengusung tema “Leader of the World”, acara wisuda tersebut menjadi simbol keberhasilan para peserta didik dalam menyelesaikan jenjang pendidikan sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi pemimpin masa depan.
Berdasarkan undangan resmi acara, Graduation Day 2026 diselenggarakan dalam tiga sesi, yaitu untuk jenjang Nursery & Kindergarten (TK), Primary (SD), serta Secondary (SMP dan SMA).
Ratusan orang tua hadir untuk menyaksikan secara langsung pencapaian putra-putri mereka setelah menempuh proses pendidikan di lingkungan Jakarta Islamic School.
Salah satu testimoni yang menarik perhatian datang dari Syafrin Liputo, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan sekaligus orang tua dari Ahmad Zidan Mubarak, siswa kelas 3 SMP Jakarta Islamic Boys Boarding School (JIBBS).
Dalam wawancara yang dilakukan di sela-sela acara wisuda, ia mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas perkembangan putranya selama menempuh pendidikan di JIBBS.
“Dari pengalaman kami, setelah Ananda Zidan masuk ke JIBBS terlihat ada progres yang sangat signifikan, baik dari sisi kepribadiannya yang menjadi lebih mandiri, kemudian ilmu pengetahuan, dan tentu yang tidak kalah penting adalah akhlaknya yang luar biasa,” ujar Syafrin.
Wali Kota Jakarta Selatan Apresiasi JIBBS, Sebut Pendidikan Karakter dan Akhlak Jadi Keunggulan Utama
Menurutnya, pendidikan yang diberikan JIBBS tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian siswa secara menyeluruh. Ia menilai perkembangan putranya terlihat jelas sejak bergabung dengan sekolah berasrama tersebut.
Dalam bidang akademik, Syafrin mengungkapkan bahwa Ahmad Zidan Mubarak memperoleh pemahaman yang komprehensif, khususnya dalam bidang matematika yang kini menjadi salah satu minat dan kegemarannya.
“Dari sisi ilmu pengetahuan, Ahmad Zidan mendapatkan pembelajaran yang sangat baik dan komprehensif, khususnya terkait matematika. Bahkan kini menjadi salah satu hobinya,” katanya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi peningkatan kemampuan bahasa Inggris putranya selama mengikuti pendidikan di JIBBS.
Menurutnya, kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal penting dalam menghadapi tantangan pendidikan dan dunia global di masa depan.
Tak hanya akademik, Syafrin mengaku sangat bersyukur atas perkembangan pendidikan agama yang diterima putranya.
Salah satu pencapaian yang paling membanggakan bagi keluarga adalah keberhasilan Ahmad Zidan dalam menghafal beberapa juz Al-Qur’an selama menjalani pendidikan di JIBBS.
“Kami juga sangat bersyukur karena Ananda berhasil menyelesaikan dan menghafal beberapa juz selama mengikuti pendidikan di JIBBS. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami sebagai orang tua,” ungkapnya.
Syafrin juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh guru yang telah mendidik para siswa dengan penuh kesabaran dan dedikasi.
“Terima kasih kepada seluruh guru yang dengan penuh kesabaran mendidik anak-anak kami, memberikan ilmu pengetahuan, sekaligus nasihat dan pembinaan akhlak. Semoga semua yang dilakukan menjadi amal jariah yang pahalanya terus mengalir hingga akhir zaman,” tuturnya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Dalam kesempatan tersebut, Syafrin turut menyoroti prestasi lulusan tingkat SMA di lingkungan Jakarta Islamic School yang berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kualitas pendidikan yang diterapkan oleh sekolah.
“Saya melihat banyak lulusan SMA Jakarta Islamic School yang diterima di perguruan tinggi negeri maupun luar negeri. Ini sangat impresif karena materi dan pendidikan yang diberikan mencakup kebutuhan akademik yang relevan dengan proses seleksi perguruan tinggi, baik di dalam negeri maupun internasional,” jelasnya.
Lebih lanjut, Syafrin memberikan apresiasi khusus kepada Mam Fifi, selaku pendiri dan pemilik Jakarta Islamic School, atas dedikasinya dalam menghadirkan lembaga pendidikan yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan modern dengan pendidikan agama.
“Saya mewakili para orang tua mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Mam Fifi atas upaya dan kerja kerasnya sehingga menghadirkan Jakarta Islamic School. Kehadiran sekolah ini menjadi saluran bagi anak-anak kami untuk memperoleh ilmu pengetahuan yang paripurna sekaligus pendidikan agama yang nyata dan aplikatif,” katanya.
Graduation Day 2026 menjadi bukti komitmen Jakarta Islamic School dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik, kuat dalam karakter, serta memiliki landasan spiritual yang kokoh.
Melalui tema “Leader of the World”, para lulusan diharapkan mampu menjadi pemimpin masa depan yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berakhlak mulia dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. [Din]





