KARUNIA terbesar yang Allah Subhanahu Wata’ala berikan kepada seorang hamba-Nya itu bukan harta yang melimpah, bukan pula keluarga yang di dalamnya ada pasangan dan anak-anak, bukan pula pekerjaan dan jabatan yang tinggi. Lantas, apa karunia terbesar yang diberikan Allah kepada hamba-Nya?
Setidaknya, ada 2 karunia terbesar dari Allah Subhanahu Wata’la yang diberikan kepada hamba-Nya. Apa saja? Simak dalam artikel ini:
Baca Juga: Kebaikan yang Didapatkan Ketika Mendekat Kepada Allah
Ternyata Hal Ini yang Menjadi Karunia Terbesar dari Allah pada Hamba-Nya
1. Disadarkan oleh Allah ketika Hendak Berbuat Maksiat
Sebagai manusia biasa, tentu kita tidak luput dari yang namanya kekhilafan dan dosa. Karena terjerumus oleh teman, kita bisa saja berbuat maksiat yang tidak disukai Allah. Namun, orang yang mendapatkan karunia terbesar dari Allah, ia akan langsung diberikan kesadaran sehingga ketika ia hendak melakukan maksiat, maka ia akan mengurungkan niat itu dan bergegas untuk istighfar (memohon ampun pada Allah). Itulah cinta dan kasih sayang Allah pada hamba-Nya sehingga hati kita akan condong untuk berbuat kebaikan.
2. Hati Kita Akan Dimudahkan untuk Menerima Nasihat
Karunia terbesar dari Allah pada hamba-Nya yang berikutnya adalah hati akan mudah untuk menerima nasihat-nasihat kebaikan. Berapa banyak orang yang merasa dirinya sudah paling. Paling benar, paling pintar, paling segala-galanya, sehingga ketika ia melakukan kesalahan, ia tidak terima jika dirinya dikoreksi atau diberikan nasihat yang tujuannya untuk membangun dirinya. Kalau orang yang punya hati yang hitam atau hatinya sudah sakit, sebaik apapun nasihat yang orang akan berikan, maka ia tidak bisa menerimanya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Itulah mengapa, Allah sangat mencintai hamba-Nya, bahkan ketika hamba-Nya berdosa kemudian bertaubat dengan sungguh-sungguh (taubatan nasuha), maka Allah akan menerima taubat hamba-Nya tersebut.
Berapa banyak kita lalai akan perintah Allah? Berapa kali kita melanggar apa yang sudah menjadi kewajiban kita? Mumpung masih Allah berikan umur pada kita, bertaubatlah dengan sebaik-baiknya taubat. Allah Maha Pemaaf, Allah Maha Pengampun. Jadilah sebaik-baiknya hamba, karena hadiahnya pun adalah Jannatul Firdaus (Surga Firdaus) yang di dalamnya kita akan kekal selama-lamanya. [DW]
Sumber: Instagram Ustadzah Syifa Nurfadhillah





