KEINGINAN untuk menunaikan ibadah haji dan umroh merupakan harapan besar bagi banyak umat Islam. Namun, tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama dalam waktu yang cepat.
Ada yang masih menunggu karena berbagai alasan, baik dari sisi kesiapan, kesempatan, maupun kondisi lainnya.
Meski belum dapat berangkat langsung ke Tanah Suci, umat Islam tetap dapat merasakan kedekatan dengan suasana ibadah haji dan umroh melalui berbagai amalan yang dapat dilakukan dari tempat masing-masing.
Hal tersebut disampaikan oleh Ustadz Dary Fahrinadi, S.Ag, dari Shafwah Holidays, melalui pesan singkat pada Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, kedekatan dengan Allah tidak hanya dirasakan ketika seseorang berada di Makkah atau Madinah, tetapi juga melalui hati yang selalu terhubung dengan-Nya.
“Tentu ada. Ada banyak cara untuk tetap merasakan suasana dan kedekatan dengan ibadah haji dan umroh meskipun belum bisa berangkat,” ujar Ustadz Dary.
Ia menjelaskan bahwa beberapa amalan yang dapat dilakukan antara lain memperbanyak membaca Al-Qur’an, menjaga salat berjamaah, memperbanyak puasa sunnah, serta memperdalam ilmu agama melalui kajian tentang haji dan perjalanan hidup Rasulullah.
Baca juga: Ustadz Dary Fahrinadi, Menanti Panggilan ke Tanah Suci Juga Bisa Menjadi Ibadah
Belum Berangkat ke Tanah Suci? Ustadz Dary Fahrinadi Bagikan Cara Mendekatkan Diri dengan Ibadah Haji dan Umroh
Selain itu, belajar manasik haji juga menjadi salah satu bentuk persiapan yang baik. Dengan memahami tata cara ibadah sejak dini, seseorang akan lebih siap ketika Allah memberikan kesempatan untuk menjadi tamu-Nya di Tanah Suci.
“Belajar manasik adalah bagian dari persiapan hati dan ilmu. Ketika kesempatan itu datang, seseorang sudah memiliki bekal untuk menjalankan ibadah dengan lebih baik,” jelasnya.
Ustadz Dary juga menyampaikan bahwa membantu orang lain yang ingin berangkat haji atau umroh merupakan bentuk kebaikan yang bernilai. Dukungan tersebut dapat menjadi jalan untuk ikut merasakan kebahagiaan dalam perjalanan menuju Baitullah.
Menurutnya, doa juga menjadi bagian penting dalam menjaga kerinduan kepada Tanah Suci. Melihat Ka’bah melalui siaran langsung atau foto dapat menjadi pengingat untuk terus memanjatkan doa dan menjaga harapan.
“Perbanyak doa ketika melihat Ka’bah melalui siaran langsung atau foto. Jadikan itu sebagai pengingat bahwa suatu saat kita juga ingin memenuhi panggilan Allah,” katanya.
Lebih lanjut, Ustadz Dary mengingatkan bahwa hakikat perjalanan haji dan umroh bukan hanya tentang perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati menuju Allah.
“Karena inti perjalanan ke Tanah Suci bukan sekadar tubuh yang datang, tetapi hati yang dekat kepada Allah,” tuturnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap muslim tetap dapat mempersiapkan diri dan meningkatkan kualitas ibadah meskipun masih berada jauh dari Baitullah.
Dengan menjaga amal, memperbaiki diri, dan memperbanyak doa, seorang hamba dapat terus menumbuhkan kerinduan untuk menjadi tamu Allah.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Bagi masyarakat yang sedang merencanakan ibadah umroh, haji, maupun wisata halal lainnya, Shafwah Holidays dapat menjadi pilihan terpercaya.
Sebagai penyelenggara perjalanan yang telah meraih Akreditasi A dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Shafwah Holidays menghadirkan berbagai pilihan paket terbaik dengan jadwal keberangkatan yang pasti, pelayanan profesional, sistem pendaftaran yang mudah, serta dukungan pembayaran yang fleksibel.
Komitmen tersebut diberikan untuk membantu jemaah mempersiapkan perjalanan ibadah yang nyaman, aman, dan terpercaya, sehingga dapat fokus menjalankan ibadah dengan lebih tenang.
Untuk informasi dan konsultasi lebih lanjut mengenai program umroh, haji, dan wisata halal, calon jemaah dapat menghubungi Admin Muti di nomor 0812-9835-5467. [Din]





