• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 14 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Wahsyi bin Harb, Sahabat Rasulullah yang Menjadi Simbol Rahmat dan Taubat

08/06/2026
in Kisah
Wahsyi bin Harb, Sahabat Rasulullah yang Menjadi Simbol Rahmat dan Taubat

Sumber: Pixabay

76
SHARES
585
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEJARAH Islam menyimpan banyak kisah tentang perubahan hidup yang luar biasa. Salah satu kisah yang paling menyentuh adalah perjalanan hidup Wahsyi bin Harb radhiyallahu ‘anhu.

Namanya dikenal sebagai orang yang pernah membunuh Hamzah bin Abdul Muthalib, paman Rasulullah, dalam Perang Uhud.

Namun, setelah memeluk Islam, ia menjadi sahabat Nabi yang tulus dan menghabiskan hidupnya dalam penyesalan serta pengabdian kepada agama Allah.

Wahsyi bin Harb berasal dari Habasyah (Ethiopia) dan berstatus sebagai budak milik Jubair bin Muth’im, seorang pembesar Quraisy.

Baca Juga: Kisah Hudzaifah bin Yaman, Sahabat Penjaga Rahasia Rasulullah

Wahsyi bin Harb, Sahabat Rasulullah yang Menjadi Simbol Rahmat dan Taubat

Menjelang Perang Uhud, ia dijanjikan kebebasan apabila berhasil membunuh Hamzah bin Abdul Muthalib, salah satu pejuang paling tangguh di pihak kaum Muslimin. Selain itu, Hindun binti Utbah juga menaruh dendam kepada Hamzah karena beberapa anggota keluarganya tewas dalam Perang Badar.

Dalam Perang Uhud tahun ketiga Hijriah, Wahsyi menjalankan tugas tersebut. Dengan keahliannya melempar tombak, ia mengintai Hamzah dari kejauhan. Ketika kesempatan datang, ia melemparkan tombaknya hingga mengenai Hamzah dan menyebabkan sang paman Rasulullah gugur sebagai syahid. Peristiwa ini menjadi salah satu momen yang paling menyedihkan bagi kaum Muslimin dan sangat melukai hati Rasulullah.

Setelah penaklukan Kota Makkah, banyak penduduk Quraisy berbondong-bondong masuk Islam. Wahsyi pada awalnya merasa takut karena mengingat perbuatannya di masa lalu.

Namun, ia mendengar bahwa Islam membuka pintu taubat bagi siapa saja yang sungguh-sungguh menyesali dosanya. Akhirnya, ia datang menghadap Rasulullah dan menyatakan keislamannya.

Rasulullah menerima keislaman Wahsyi, meskipun kenangan atas wafatnya Hamzah masih sangat membekas. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Rasulullah meminta Wahsyi agar tidak terlalu sering menampakkan diri di hadapannya karena wajahnya mengingatkan beliau kepada peristiwa yang menyedihkan tersebut.

Meski demikian, Wahsyi tetap diterima sebagai bagian dari umat Islam dan memperoleh kesempatan untuk memperbaiki kehidupannya.

Setelah menjadi Muslim, Wahsyi berusaha menebus kesalahannya dengan berbagai amal kebaikan. Salah satu peristiwa penting dalam hidupnya terjadi pada masa Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq ketika kaum Muslim memerangi Musailamah Al-Kadzdzab, seorang nabi palsu yang mengaku menerima wahyu.

Dalam Perang Yamamah, Wahsyi menggunakan tombak yang sama yang dahulu digunakan untuk membunuh Hamzah. Kali ini, tombak tersebut ia gunakan untuk membantu mengalahkan Musailamah.

Wahsyi sendiri pernah berkata bahwa dengan tombak yang sama ia telah membunuh manusia terbaik setelah Rasulullah, yaitu Hamzah, dan kemudian membunuh salah satu manusia terburuk, yaitu Musailamah Al-Kadzdzab. Ungkapan tersebut menunjukkan penyesalan mendalam yang selalu ia rasakan atas perbuatannya di masa lalu.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Kisah Wahsyi bin Harb mengajarkan bahwa sebesar apa pun dosa seseorang, pintu taubat selalu terbuka selama hayat masih dikandung badan. Islam tidak hanya mengajarkan hukuman atas kesalahan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi manusia untuk berubah menjadi lebih baik.

Perjalanan hidup Wahsyi menjadi bukti bahwa rahmat Allah lebih luas daripada dosa-dosa hamba-Nya yang mau kembali kepada-Nya dengan tulus. [DW]

Tags: Wahsyi bin Harb Sahabat Rasulullah yang Menjadi Simbol Rahmat dan Taubat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kisah Hudzaifah bin Yaman, Sahabat Penjaga Rahasia Rasulullah

Next Post

Hukum Ikut Merayakan Ulang Tahun

Next Post
Hukum Ikut Merayakan Ulang Tahun

Hukum Ikut Merayakan Ulang Tahun

Suhud Alynudin Resmi Menjabat Ketua DPRD DKI Jakarta, Siap Mengemban Amanah Umat dan Warga Ibu Kota

Suhud Alynudin Resmi Menjabat Ketua DPRD DKI Jakarta, Siap Mengemban Amanah Umat dan Warga Ibu Kota

Terjemahan dan Isi Kandungan Hadis Kedua Arbain An Nawawiyah

Terjemahan dan Isi Kandungan Hadis Kedua Arbain An Nawawiyah

  • P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9532 shares
    Share 3813 Tweet 2383
  • Lewat SKY Night 2026, RISKA Ajak Anak Muda Refleksi di Tengah Riuh Kota

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1361 shares
    Share 544 Tweet 340
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4861 shares
    Share 1944 Tweet 1215
  • BAZNAS RI Tetapkan Target Pengumpulan ZIS-DSKL Nasional 2027 Capai Rp70 Triliun

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4305 shares
    Share 1722 Tweet 1076
  • 7 Hal Penting yang Perlu Disiapkan Sebelum Medical Check Up agar Hasil Lebih Akurat

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • DKM Astra Honda Motor Hadir Langsung ke Lokasi Terdampak Bencana di Nusa Tenggara Timur

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Suami (Maaf) Suka Kentut Depan Istri, Istri Harus Bagaimana?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga