KETUA Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya Mohammad As’adul Anam menyatakan sebanyak 378 jemaah haji kloter pertama tiba di Surabaya, dari total 380 jemaah dan petugas yang berangkat ke Tanah Suci.
“Kloter pertama ini berangkat 380 orang. Satu jemaah wafat sebelum puncak haji sehingga keberangkatannya dibatalkan dan mendapatkan seluruh haknya, baik asuransi maupun sertifikat. Satu jemaah lagi sakit dan masih dirawat,” kata Anam, dikutip dari berbagai sumber.
Baca juga: 391 Jemaah Haji Asal Makassar Telah Tiba di Tanah Air
378 Jemaah Haji Kloter Pertama Tiba di Surabaya
Ia menjelaskan, jemaah haji yang sakit tersebut bernama Abdul Djalal dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Al-Noor, Arab Saudi, serta akan dipulangkan ke Indonesia melalui kloter berikutnya apabila kondisinya telah memungkinkan untuk melakukan perjalanan.
Lebih lanjut, ia menambahkan jika kedatangan jemaah haji tahun ini di Debarkasi Surabaya menggunakan sistem seamless corridor yang terintegrasi dengan layanan keimigrasian dan pemeriksaan kesehatan sehingga proses kedatangan menjadi lebih cepat.
Sehingga, jemaah haji tidak perlu membongkar tas untuk memberikan paspornya dan distempel sebagai tanda kedatangan di negara asal. Saat ini, Jawa Timur menjadi daerah kedua yang menerapkan layanan tersebut setelah Jakarta.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Sementara itu, Anam juga menyebut hingga saat ini terdapat 34 jemaah haji asal Indonesia yang dilaporkan wafat di Arab Saudi.
“Ahli waris jemaah yang meninggal akan memperoleh santunan asuransi senilai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sesuai ketentuan yang berlaku yang Insya Allah sudah selesai sebelum kepulangan kloternya,” ujarnya. [Din]





