TAKDIR itu ketetapan, ketentuan, dan takaran Allah untuk seluruh makhluk. Nikmati takdir kita.
Ada yang bilang, “Gak perlu berobat, kalau Allah takdirkan sembuh, nanti juga akan sembuh sendiri.”
Ada juga yang bilang, “Gak perlu capek-capek mencari rezeki. Kalau memang sudah bagian kita, dia akan datang sendiri.”
Ada juga seorang anak yang komentar, “Aku sih gak mau bersusah payah belajar. Kalau Allah mentakdirkan kita pintar, ya nanti juga akan pintar sendiri.”
Ada lagi seorang lajang yang masa bodo dengan urusan jodoh: “Kalau memang sudah datang takdir jodohnya, ya nanti juga akan datang sendiri.”
Namun, ada juga seorang anak yang protes ke ibunya kenapa belum juga masak padahal sudah siang. Ibunya menjawab, “Katamu itu soal takdir. Kamu bilang, kalau memang Allah takdirkan ada makanan, ya, nanti juga akan ada yang bisa dimakan. Makanya, ibu malas masak!”
**
Jangan salah paham tentang takdir. Para ulama mengatakan, takdir itu ada yang tidak bisa diubah. Contohnya, kelahiran, jenis kelamin, dan kematian.
Ada juga takdir yang perlu ikhtiar dan doa kita. Misalnya, menjadi orang pintar, orang yang bugar dan sehat, orang kaya, dan juga jodoh.
Selalulah ikhtiar dan berdoa kepada Allah, karena sesuatu yang sulit bagi kita, teramat mudah untuk Allah. [Mh]





