• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 4 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Peningkatan Kasus Virus Nipah di India bisa Berakibat Fatal

28/01/2026
in Healthy
Peningkatan Kasus Virus Nipah di India bisa Berakibat Fatal

Foto: Pinterest

71
SHARES
549
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PENINGKATAN kasus virus Nipah di India kembali menyoroti penyakit menular berisiko tinggi yang dapat berakibat fatal. Infeksi virus ini kerap diawali gejala mirip flu, tetapi dapat berkembang cepat menjadi gangguan pernapasan berat hingga peradangan otak.

World Health Organization (WHO) mencatat tingkat kematian akibat virus Nipah mencapai 40–75 persen. Kondisi tersebut membuat pengenalan gejala sejak dini menjadi krusial.

Seiring bertambahnya laporan kasus virus Nipah di India, perhatian tertuju pada gejala awal penyakit ini yang kerap tidak disadari oleh pasien.

Sejumlah pasien di India awalnya hanya mengalami keluhan ringan sebelum kondisi memburuk dan memerlukan perawatan intensif.

Baca juga: Bayi Prematur Rentan Terjangkit Virus RSV dan Alami Dampak Lebih Serius

Peningkatan Kasus Virus Nipah di India bisa Berakibat Fatal

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan bahwa keterlambatan mengenali gejala dapat meningkatkan risiko komplikasi serius.

Melansir Ayo Sehat Kementerian Kesehatan RI, Kamis (5/10/2023), gejala virus Nipah umumnya muncul setelah masa inkubasi sekitar 4 hingga 14 hari.

Pada fase awal hingga lanjut, gejala yang dapat muncul meliputi:

Demam tinggi

Sakit kepala

Nyeri otot

Batuk dan sakit tenggorokan

Sesak napas atau kesulitan bernapas

Muntah dan kesulitan menelan

Kantuk berlebihan dan kebingungan

Disorientasi dan perubahan perilaku

Kejang

Penurunan kesadaran hingga koma akibat peradangan otak atau ensefalitis

Gejala awal sering menyerupai flu biasa atau infeksi saluran pernapasan ringan. Dalam laporan kasus di India, kondisi pasien dilaporkan memburuk ketika gangguan pernapasan dan gejala saraf mulai muncul bersamaan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Virus Nipah dapat menyerang sistem pernapasan dan berkembang menjadi pneumonia berat. Selain itu, WHO menyebutkan bahwa komplikasi paling berbahaya dari infeksi virus Nipah adalah ensefalitis atau radang otak.

Kombinasi gangguan pernapasan dan keterlibatan sistem saraf inilah yang membuat infeksi virus Nipah berisiko tinggi menyebabkan kematian.

WHO mengklasifikasikan virus Nipah sebagai priority pathogen karena potensi wabah dan tingkat kematiannya yang tinggi.

Tingkat fatalitas virus Nipah dalam berbagai wabah sebelumnya dilaporkan berkisar antara 40 hingga 75 persen. Peningkatan kasus di India kembali menegaskan bahwa virus Nipah bukan penyakit ringan dan dapat berkembang cepat dalam hitungan hari. [Din]

Tags: Peningkatan Kasus Virus Nipah di India
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

6 Cara Mengubah Musibah Menjadi Hikmah

Next Post

Bolehkah Orang Tua Memiliki Perasaan Lebih Menyayangi Salah Satu Anak

Next Post
Bolehkah Orang Tua Memiliki Perasaan Lebih Menyayangi Salah Satu Anak

Bolehkah Orang Tua Memiliki Perasaan Lebih Menyayangi Salah Satu Anak

Butuh Sepuluh Ribu Jam untuk Menjadi Expert

29 Kalimat Inspiratif Mengenai Rezeki

Indonesia for Palestine Movement Diluncurkan, Sinergi Lintas Sektor untuk Dukungan Berkelanjutan bagi Palestina

Indonesia for Palestine Movement Diluncurkan, Sinergi Lintas Sektor untuk Dukungan Berkelanjutan bagi Palestina

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    383 shares
    Share 153 Tweet 96
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8574 shares
    Share 3430 Tweet 2144
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    915 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4391 shares
    Share 1756 Tweet 1098
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11400 shares
    Share 4560 Tweet 2850
  • TK Jakarta Islamic School Hadirkan Pendidikan Islami untuk Membentuk Generasi Cerdas dan Berkarakter

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bachtiar Nasir Soroti Penurunan Minat Nyantri di Pesantren, Sebut Krisis Kepercayaan Jadi Tantangan Paling Serius

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3856 shares
    Share 1542 Tweet 964
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2192 shares
    Share 877 Tweet 548
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga