• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 14 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Sekolah

Santri PRISTAC Belajar Membuat Sukake

08/07/2018
in Sekolah
74
SHARES
570
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com — Santri PRISTAC (Pesantren for the Study of Islamic Thought and Civilization) At-Taqwa Depok, Program Studi Kewirausahaan sejak Ahad (8/7) pagi bersiap mengikuti proses pengolahan kacang kedelai. Antusiasme dan rasa ingin tahu mereka terlihat dari kesigapan menyiapkan peralatan dan menyimak paparan yang diberikan oleh instruktur.

Dalam penjelasannya, instruktur memperkenalkan mulai dari cara memilih kedelai yang bagus, proses perendaman, penyaringan, pembuatan dengan proses manual ataupun mesin, memasak dengan suhu api normal, penyaringan, sampai kepada pengemasan dalam gelas cup.

“Pembuatan susu kedelai, tahu, tauge, oncom, saos, dan tepung memiliki proses yang hampir sama. Yang membedakan adalah ketelitian dan kesabaran adik-adik dalam membuat olahan kacang kedelai. Sehingga, mendapatkan hasil sempurna dan tekstur yang baik,” ujar instruktur Najih Prawira kepada para santri.

Pengasuh PRISTAC Kusnadi mengatakan, teknik mudah membuat olahan dari kacang kedelai merupakan ilmu dan pengalaman baru bagi para santri. Selain itu, dengan mengenalkan alat manual dan mesin, hal tersebut akan memacu santri untuk produktif ketika salah satunya tak dapat berfungsi.

“Santri-santri kita banyak yang terkaget-kaget betapa mudahnya membuat sesuatu yang menurut anggapan mereka sulit. Saat diperkenalkan teknik pastry yang simpel juga begitu. Reaksinya sama. ‘Kirain sulit’,” kata Guru Kewirausahaan ini sembari berseloroh.

Salah satu santri asal Gunung Sindur, Bogor, Muhammad Fadlan mengaku senang dapat mengikuti kegiatan kewirausahaan. Ia berjanji ketika kembali ke tempat tinggalnya di Bogor akan mengajarkan masyarakat sekitar ilmu yang didapatkan di Pesantren.

“Alhamdulillah dapat ilmu baru, sebelumnya tidak tahu bagaimana cara membuatnya. Saya kira prosesnya sulit, ternyata mudah sekali,” ujar dia.

Kreativitas yang terlatih sejak dini, termasuk melalui berbagai ajang dan kegiatan kewirausahaan, menjadi modal utama produktivitas dan kemandirian anak kala ia dewasa.

Selain mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) secara formal, para peserta didik harus mulai dikenalkan dengan peluang wirausaha yang dapat menunjang kebutuhan gizi dan protein masyarakat Indonesia.

Salah satu ajang wirausaha yang memberi kesempatan pada anak untuk berkreasi dan berani membuat terobosan adalah pembuatan susu kacang kedelai (sukake) dan tahu.

Kedelai dianggap sebagai protein lengkap karena adanya jumlah asam amino esensia. Selain itu, khasiat dari kacang kedelai adalah sebagai antioksidan, mengurangi resiko penyakit jantung, mencegah kanker, mencegah osteoporosis, dan mengatasi gejala menopause.

Mengenal PRISTAC

PRISTAC adalah pendidikan non-formal setingkat SMA. Bentuk non-formal diambil agar para guru memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam proses penanaman adab, akhlak, dan nilai-nilai kebaikan. Sebab, inti dari pendidikan –sebagaimana dirumuskan oleh Prof. Syed Muhammad Naquib al-Attas – adalah penanaman nilai-nilai kebaikan atau keadilan (inculcation of justice) dalam diri seorang manusia sebagai individu manusia.

UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, menyatakan bahwa jalur pendidikan terdiri atas pendidikan formal, non-formal dan informal yang dapat saling melengkapi dan memperkaya. Pada Bab I Pasal 1 ayat (12), pendidikan non-formal didefinisikan sebagai jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang.

Di samping itu, PRISTAC juga mengambil sistem pendidikan pesantren, yang sudah tumbuh di Indonesia jauh sebelum sistem sekolah formal dikenalkan oleh penjajah. Dalam sistem pendidikan pesantren ditemukan beberapa unsur pokok, di antaranya: (a) adanya keteladanan kyai (mudir), (b) adanya pendalaman ulumuddin (tafaqquh fid-din), (c) adanya penanaman adab dan akhlak, (d) adanya penanaman jiwa dakwah, (e) adanya pengenalan pemikiran kontemporer (f), dan adanya penanaman jiwa kemandirian.[ind]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tingkatkan Kualitas Dai, Parmusi Gelar Jambore Nasional

Next Post

Usamah Hisyam: Din Syamsudin Cawapres Representasi Umat Islam

Next Post

Usamah Hisyam: Din Syamsudin Cawapres Representasi Umat Islam

Waktu Ideal untuk Mengaji Bersama Anak

Waktu Ideal untuk Mengaji Bersama Anak

Galeri Kebudayaan Islam Baru Segera Dibuka di British Museum

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1917 shares
    Share 767 Tweet 479
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    652 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    263 shares
    Share 105 Tweet 66
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8067 shares
    Share 3227 Tweet 2017
  • Beberapa Warna Hijab yang bisa Kamu Mix and Match dengan Gamis Hitam

    138 shares
    Share 55 Tweet 35
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3570 shares
    Share 1428 Tweet 893
  • Dakwah Mendunia: Ustaz Muda Indonesia Gaungkan Al-Quran di Selandia Baru

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    841 shares
    Share 336 Tweet 210
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1832 shares
    Share 733 Tweet 458
  • Melipatgandakan Pahala Infak Hingga 700 Kali Lipat

    224 shares
    Share 90 Tweet 56
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga