• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 9 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Sekolah

Santri PRISTAC Belajar Membuat Sukake

08/07/2018
in Sekolah
76
SHARES
583
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com — Santri PRISTAC (Pesantren for the Study of Islamic Thought and Civilization) At-Taqwa Depok, Program Studi Kewirausahaan sejak Ahad (8/7) pagi bersiap mengikuti proses pengolahan kacang kedelai. Antusiasme dan rasa ingin tahu mereka terlihat dari kesigapan menyiapkan peralatan dan menyimak paparan yang diberikan oleh instruktur.

Dalam penjelasannya, instruktur memperkenalkan mulai dari cara memilih kedelai yang bagus, proses perendaman, penyaringan, pembuatan dengan proses manual ataupun mesin, memasak dengan suhu api normal, penyaringan, sampai kepada pengemasan dalam gelas cup.

“Pembuatan susu kedelai, tahu, tauge, oncom, saos, dan tepung memiliki proses yang hampir sama. Yang membedakan adalah ketelitian dan kesabaran adik-adik dalam membuat olahan kacang kedelai. Sehingga, mendapatkan hasil sempurna dan tekstur yang baik,” ujar instruktur Najih Prawira kepada para santri.

Pengasuh PRISTAC Kusnadi mengatakan, teknik mudah membuat olahan dari kacang kedelai merupakan ilmu dan pengalaman baru bagi para santri. Selain itu, dengan mengenalkan alat manual dan mesin, hal tersebut akan memacu santri untuk produktif ketika salah satunya tak dapat berfungsi.

“Santri-santri kita banyak yang terkaget-kaget betapa mudahnya membuat sesuatu yang menurut anggapan mereka sulit. Saat diperkenalkan teknik pastry yang simpel juga begitu. Reaksinya sama. ‘Kirain sulit’,” kata Guru Kewirausahaan ini sembari berseloroh.

Salah satu santri asal Gunung Sindur, Bogor, Muhammad Fadlan mengaku senang dapat mengikuti kegiatan kewirausahaan. Ia berjanji ketika kembali ke tempat tinggalnya di Bogor akan mengajarkan masyarakat sekitar ilmu yang didapatkan di Pesantren.

“Alhamdulillah dapat ilmu baru, sebelumnya tidak tahu bagaimana cara membuatnya. Saya kira prosesnya sulit, ternyata mudah sekali,” ujar dia.

Kreativitas yang terlatih sejak dini, termasuk melalui berbagai ajang dan kegiatan kewirausahaan, menjadi modal utama produktivitas dan kemandirian anak kala ia dewasa.

Selain mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) secara formal, para peserta didik harus mulai dikenalkan dengan peluang wirausaha yang dapat menunjang kebutuhan gizi dan protein masyarakat Indonesia.

Salah satu ajang wirausaha yang memberi kesempatan pada anak untuk berkreasi dan berani membuat terobosan adalah pembuatan susu kacang kedelai (sukake) dan tahu.

Kedelai dianggap sebagai protein lengkap karena adanya jumlah asam amino esensia. Selain itu, khasiat dari kacang kedelai adalah sebagai antioksidan, mengurangi resiko penyakit jantung, mencegah kanker, mencegah osteoporosis, dan mengatasi gejala menopause.

Mengenal PRISTAC

PRISTAC adalah pendidikan non-formal setingkat SMA. Bentuk non-formal diambil agar para guru memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam proses penanaman adab, akhlak, dan nilai-nilai kebaikan. Sebab, inti dari pendidikan –sebagaimana dirumuskan oleh Prof. Syed Muhammad Naquib al-Attas – adalah penanaman nilai-nilai kebaikan atau keadilan (inculcation of justice) dalam diri seorang manusia sebagai individu manusia.

UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, menyatakan bahwa jalur pendidikan terdiri atas pendidikan formal, non-formal dan informal yang dapat saling melengkapi dan memperkaya. Pada Bab I Pasal 1 ayat (12), pendidikan non-formal didefinisikan sebagai jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang.

Di samping itu, PRISTAC juga mengambil sistem pendidikan pesantren, yang sudah tumbuh di Indonesia jauh sebelum sistem sekolah formal dikenalkan oleh penjajah. Dalam sistem pendidikan pesantren ditemukan beberapa unsur pokok, di antaranya: (a) adanya keteladanan kyai (mudir), (b) adanya pendalaman ulumuddin (tafaqquh fid-din), (c) adanya penanaman adab dan akhlak, (d) adanya penanaman jiwa dakwah, (e) adanya pengenalan pemikiran kontemporer (f), dan adanya penanaman jiwa kemandirian.[ind]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tingkatkan Kualitas Dai, Parmusi Gelar Jambore Nasional

Next Post

Usamah Hisyam: Din Syamsudin Cawapres Representasi Umat Islam

Next Post

Usamah Hisyam: Din Syamsudin Cawapres Representasi Umat Islam

Waktu Ideal untuk Mengaji Bersama Anak

Waktu Ideal untuk Mengaji Bersama Anak

Galeri Kebudayaan Islam Baru Segera Dibuka di British Museum

  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    486 shares
    Share 194 Tweet 122
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4375 shares
    Share 1750 Tweet 1094
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    215 shares
    Share 86 Tweet 54
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9062 shares
    Share 3625 Tweet 2266
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    639 shares
    Share 256 Tweet 160
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4104 shares
    Share 1642 Tweet 1026
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1174 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11673 shares
    Share 4669 Tweet 2918
  • Mengenal Arabian Voal, Bahan Hijab yang Nyaman Dipakai dan Cara Merawatnya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3525 shares
    Share 1410 Tweet 881
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga