• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 31 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Hidup tanpa Duniawi

03/04/2024
in Nasihat
Memandang Masa Depan Islam

Ilustrasi, foto: Smithsonian Magazine

79
SHARES
609
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HIDUP tanpa duniawi memang cukup menarik. Karena duniawi boleh jadi ‘pengganggu’ yang cerdik.

I’tikaf merupakan ibadah di akhir Ramadan. Selama sepuluh hari terakhir, umat disunnahkan untuk berada di masjid, dan melupakan duniawi untuk sementara.

Makan dan minum di masjid. Tidur sekadarnya di masjid. Mandi di masjid. Segala hal yang darurat serba di masjid.

Bukan menjadikan masjid sebagai tempat tinggal sementara. Melainkan, memaksakan diri untuk menetapkan jasmani dan ruhani tak lepas dari masjid.

Seperti itulah yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat radhiyallahum ajma’in. Dimulai dari malam 21 dan berakhir di penghujung Ramadan.

Di mana hikmahnya? Untuk melatih diri mampu melawan godaan duniawi, demi fokus untuk taqarub kepada Allah subhanahu wata’ala.

Duniawi memang bukan sekadar ujian. Tapi juga penggoda yang mampu memanipulasi jiwa. Seribu satu urusan duniawi terus melambai-lambai minta diperhatikan. Padahal, mereka sudah dipenuhi selama 355 hari di selain i’tikaf.

Sepuluh hari memang terkesan begitu lama. Tapi dibandingkan dengan 365 hari yang tersedia, durasi itu sangat sejenak.

Tapi begitulah, setan dan nafsu kita merengek-rengek betapa lamanya sepuluh hari itu. Bisikan-bisikan pun berujar, “Kenapa tidak di malam hari saja? Kenapa di malam ganjil saja? Kenapa tidak di malam 25, 27, dan 29 saja?” Dan seterusnya.

Persoalannya bukan tentang malam ganjilnya. Tapi tentang durasi tarbiyah jasmani dan ruhani selama sepuluh hari itu. Yaitu melatih diri bahwa dunia itu jangan terus-menerus dimanjakan, karena dia akan berubah menjadi pengendali.

I’tikaf tak ubahnya seperti proses metamorfosis ulat yang menjijikkan menjadi kupu-kupu yang indah. Yaitu ketika kepompong memaksa ulat untuk tak lagi rakus, liar, dan tak pernah cukup.

Ulat tidak mati di kepompong. Ulat juga tidak tersiksa. Ia sebenarnya sedang berbenah diri, untuk meninggalkan dirinya yang lama menjadi sosok yang baru.

Jadi, i’tikaf bukan sekadar memburu malam Lailatul Qadar. Meskipun itu menjadi salah satu yang dituju.

I’tikaf merupakan paket puncak dari tarbiyah Ramadan. Di mana kita memfakumkan duniawi yang kotor untuk sementara dan mi’raji dalam suasana ‘langit’ yang suci. [Mh]

 

 

 

Tags: Hidup tanpa Duniawi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Nabi Ibrahim Ibarat Satu Umat, Tafsir An-Nahl 120

Next Post

Berserah di Hadapan Hajar Aswad

Next Post
Berserah di Hadapan Hajar Aswad

Berserah di Hadapan Hajar Aswad

ParagonCorp Gelar Beauty Conference (BCF) untuk Dorong Transformasi Industri Kosmetik di Indonesia

ParagonCorp Gelar Beauty Conference (BCF) untuk Dorong Transformasi Industri Kosmetik di Indonesia

Bantu Keselamatan Pemudik, BAZNAS Dirikan Pos Siaga Mudik 2024 di 28 Titik

Bantu Keselamatan Pemudik, BAZNAS Dirikan Pos Siaga Mudik 2024 di 28 Titik

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    239 shares
    Share 96 Tweet 60
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8548 shares
    Share 3419 Tweet 2137
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11387 shares
    Share 4555 Tweet 2847
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    153 shares
    Share 61 Tweet 38
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2284 shares
    Share 914 Tweet 571
  • Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3847 shares
    Share 1539 Tweet 962
  • 3 Resep Olahan Daging Sapi Recommended Dicoba

    537 shares
    Share 215 Tweet 134
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    264 shares
    Share 106 Tweet 66
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga