• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 28 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Hukum Menghasilkan Uang dari Aplikasi Tiktok Cash

Bagaimana hukum menghasilkan uang dari aplikasi, misal aplikasi tiktok cash, yang dengan modal awal dan dapat uang setiap hari hanya dengan like dan follow akun di tiktok tersebut.

13/09/2023
in Syariah, Unggulan
Hukum Menghasilkan Uang dari Aplikasi Tiktok Cash

foto: androidponsel

3.8k
SHARES
29.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Hukum menghasilkan uang dari aplikasi Tiktok Cash. Ustaz, saya mau bertanya, semoga bisa dapat pencerahan.

Bagaimana hukum menghasilkan uang dari aplikasi, misal aplikasi tiktok cash, yang dengan modal awal dan dapat uang setiap hari hanya dengan like dan follow akun di tiktok tersebut.

Apakah uang yang dihasilkan itu halal atau haram?

Baca Juga: TikTok Timur Tengah Luncurkan #RamadanVibes

Hukum Menghasilkan Uang dari Aplikasi Tiktok Cash

Oleh: Ustaz Wawan Setiawan, Al-Hafiz

Jawaban: Sebenarnya, kehadiran aplikasi semacam tiktok cash dan lain-lain sudah lama hadir di dunia maya.

Mereka menawarkan koin atau poin yang bisa dirupiahkan setelah mencapai kuota tertentu yang disyaratkan.

Sudah pasti, masing-masing mengajukan syarat, di antaranya meng-install aplikasi tersebut di smartphone pengguna.

Pertanyaan dari para pengguna, apakah dengan menjalankan aplikasi-aplikasi di atas, kemudian mendapatkan koin yang pada akhirnya bisa dirupiahkan itu sebagai pendapatan yang halal?

Jika kita menelurusi dari pola pemberian koin beberapa aplikasi di atas, terlepas dari apakah sumber keuangan mereka halal atau tidak,

maka  pendapatan yang diraih oleh pengguna termasuk dari akad ju’alah (sayembara). Sebab, berdasarkan penjelasan yang diturutsertakan pihak developer di playstore,

mereka membayar pengguna setelah pengguna mendapatkan poin yang disyaratkan. Misalnya setelah like, menonton, membaca dan seterusnya, mereka mendapatkan 0.01 USD.

Jika saldo koin sudah terkumpul sebanyak 50 USD, maka koin itu baru bisa dirupiahkan.

Baca Juga: Tiktok Bisa Jadi Media Pembelajaran yang Mengasyikkan

Aplikasi Lain yang Serupa dengan Tiktok Cash

Pada aplikasi Cashzine misalnya, pendapatan itu dapat diperoleh melalui dua mekanisme. Pertama, dengan jalan membaca berita yang disajikan oleh aplikasi.

Dari setiap akses berita, pengguna aplikasi mendapatkan 50 koin. Dalam aturannya, mereka menstandarkan bahwa 5000 koin Cashzine bisa ditukar menjadi uang 1000 rupiah.

Artinya, untuk mendapatkan 10 ribu rupiah, maka koin yang harus didapatkan adalah sebanyak 50 ribu koin, dan seterusnya, dengan perbandingan di atas.

Bonus juga dijanjikan bila memberikan referral kepada penggguna lain sehingga kemudian pengguna itu meng-install aplikasi tersebut pada handphone-nya.

Bonus referral itu diberikan pihak developer secara langsung ke akun pemberi referral.

Artinya, tidak ada sepeserpun kerugian pihak yang diberi referral sehingga itu mutlak merupakan bonus dari developer.

Oleh karenanya, bonus referral ini juga dipandang sah secara syara’.

Baca Juga: Tips Bangun Brand Bisnis di TikTok ala Aulia Fashion

Ketentuan Akad Ju’alah

Menimbang akad tersebut, maka jelas sudah bahwa akad yang berlaku antara pihak developer dan penggunanya adalah akad ju’alah, sebab dalam ju’alah berlaku ketentuan sebagai berikut.

“Disyaratkan dalam ja’lu (poin/koin/bonus) sesuatu diketahui (sesuatu yang jelas), karena ja’lu (poin) merupakan upah (‘iwadh),

maka dari itu, wajib diketahui oleh peserta sayembara sebagaimana ujrah yang wajib diketahui pada akad ijarah (oleh penyewa),” (Taqiyuddin Al-Hushni, Kifayatul Akhyar, halaman 298).

Karena pendapatan pengguna aplikasi (ja’lu) adalah didasarkan pada pekerjaan mengakses/membaca lewat aplikasi yang tersedia,

serta tidak berhubungan dengan kontrak berbasis waktu, maka itu yang menjadi pembedanya untuk tidak memasukkan akad di atas sebagai akad ijarah.

Dengan merujuk pada keterangan Syekh Taqiyuddin Al-Hushni dalam Kifayatul Akhyar bahwa akad ju’alah merupakan akad jaizah (boleh) dalam hukum Islam,

maka tanpa syak wasangka lagi, penghasilan yang didapat dari pengakses aplikasi di atas adalah halal bagi

penggunanya sebab tidak ada unsur gharar (menipu), ghabn (curang), riba, maysir (spekulatif), atau menjual barang haram.

Namun, ada hal penting yang kami garis bawahi dalam masalah ini. Mengingat pendapatannya sangat kecil.

Anda perlu mempertimbangkan konsekuensi waktu dan pendapatan yang diperoleh.

Apabila waktu yang terbuang tidak sebanding dengan yang didapatkan dan banyak kewajiban lain yang terabaikan, menurut hemat kami, ditinggalkan saja.

Wallahu a’lam.[ind]

Tags: cara mendapat uang dari tiktokdapat uang dari aplikasi tiktok cashHukum Menghasilkan Uang dari Aplikasi Tiktok Cash
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menjadi Muslimah yang Bermanfaat

Next Post

Skin Minimalism Semakin Banyak Diminati, Perawatan Kulit Jadi Lebih Simple dan Sederhana

Next Post
Skin Minimalism Semakin Banyak Diminati, Perawatan Kulit Jadi Lebih Simple dan Sederhana

Skin Minimalism Semakin Banyak Diminati, Perawatan Kulit Jadi Lebih Simple dan Sederhana

Tips membersihkan ceker ayam

Tips Mudah Membersihkan Ceker Ayam sebelum Diolah

Kisah Mengharukan Seorang Hamba yang Bersyukur di Tengah Ujian Berat (Bag 1)

Libya dan Bencana Tanpa Jeda di Afrika

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8110 shares
    Share 3244 Tweet 2028
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1986 shares
    Share 794 Tweet 497
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3605 shares
    Share 1442 Tweet 901
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1958 shares
    Share 783 Tweet 490
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5056 shares
    Share 2022 Tweet 1264
  • Tetap Shalih Setelah Ramadan

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Kekuatan Doa Orangtua untuk Anak-Anaknya

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3136 shares
    Share 1254 Tweet 784
  • Perusahaan di Cikarang Wajibkan Karyawannya Shalat Berjamaah

    199 shares
    Share 80 Tweet 50
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga