• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 13 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Mengurangi Kecemasan Anak Selama Masa Sulit

20/07/2022
in Tumbuh Kembang, Unggulan
Mengurangi Kecemasan Anak Selama Masa Sulit

Foto: Unsplash

78
SHARES
599
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENGURANGI kecemasan pada anak di masa sulit sangat penting untuk kesehatan mentalnya. Setiap keluarga pasti pernah mengalami masalah sulit yang berdampak pada perubahan perilaku tiap individunya.

Perubahan perilaku ini kebanyakan tampak pada orang dewasa, sehingga anak-anakpun mampu membaca kecemasan yang dihadapi orangtuanya dan mereka ikut merasakan situasi tegang dalam keluarganya.

Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk mengurangi kecemasan anak selama masa sulit ini.

Baca Juga: Kita Bisa Melewati Masa Sulit

Mengurangi Kecemasan Anak Selama Masa Sulit

Validasi Perasaan Anak

Katakan kepada anak bahwa kecemasan dan kekhawatiran yang ia rasakan adalah hal normal di situasi sulit yang sedang dihadapi.

Bunda dan ayah bisa katakan, “Tentu saja ini mencemaskannya ya nak, namun kami di sini bersama-sama untuk saling mendukung satu sama lain di masa-masa sulit ini.

Mendengarkan Pendapatan Anak

Mendengarkan pendapat anak tentang perasaannya dan meresponnya dengan kata-kata dukunga seperti, “kami peduli…” atau “kami memperhatikan…”.

Namun, orang dewasa harus terlebih dahulu memproses perasaan sedih dan marah yang dirasakan anak sehingga dapat membantu saat membicarakan situasi sulit dengan lebih tenang kepada anak.

Hindari komentar yang tidak efektif kepada anak seperti, “jangan khawatir”, “abaikan” atau “tenang saja.”

Bicarakan kepada anak apa yang terjadi dengan cara yang sesuai dengan usia perkembangannya

Berhati-hatilah jika anak-anak yang mendengar percakapan orang dewasa. Tidak perlu membahas secara spesifik situasi sulit kepada anak-anak di bawah 7 tahun.

Namun akui sesuatu sedang terjadi dan berbagi informasi konkret seperti apa yang bisa dilakukan.

Selain itu ikuti pemahaman anak dengan bertanya kepadanya, “Apa yang kamu dengar?” atau “Apa yang kamu pahami?”

Selain itu, akui kepada anak-anak saat keluarga telah beradaptasi dengan situasi sulit itu serta perubahan-perubahan yang telah terjadi.

Tetap lakukan rutinitas sebisa mungkin seperti bangun pagi, berangkat sekolah, perawatan diri, dan aktivitas bermain.

Orang dewas dapat menciptakan situasi yang lebih tenang dan menyenangkan untuk anak, seperti memberikan beberapa permainan yang dapat mengurangi kecemasannya.

Juga dapat mengarahkan anak untuk semakin rajin beribadah, berdoa, menyerahkan keputusan terbaik kepada Allah.

Yang terpeting dari semua itu, orang dewasa jangan berusaha membuat ada tidak mengakui perasaan yang dialaminya. Hal ini penting untuk melatih kekuatan mentalnya. [Ln]

Tags: Mengurangi Kecemasan Anak Selama Masa Sulit
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hasan Al-Bashri, Ulama yang Ensiklopedis

Next Post

Kondisi ketika Menunda Menikah Itu Baik

Next Post
Asas-Asas Mendapatkan Kebahagiaan Keluarga

Kondisi ketika Menunda Menikah Itu Baik

Bunda Bukan Malaikat

Bunda Bukan Malaikat

Dukungan Keluarga Rasulullah Selama Dakwah Periode Mekkah

Dukungan Keluarga Rasulullah Selama Dakwah Periode Mekkah

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8385 shares
    Share 3354 Tweet 2096
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4300 shares
    Share 1720 Tweet 1075
  • BGN Wajibkan Seluruh SPPG Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3783 shares
    Share 1513 Tweet 946
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    831 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11326 shares
    Share 4530 Tweet 2832
  • Alasan Nikita Willy Mantap Berhijab

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Istana Nurul Iman Brunei Tercatat Terbesar di Dunia, Luasnya hingga 200.000 Meter Persegi

    125 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2121 shares
    Share 848 Tweet 530
  • Dokter Hewan Ungkap Ciri Hewan Kurban Sehat di Kaki Gunung Merbabu

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga