BANYAK muslimah mulai melirik pilates sebagai olahraga yang lembut bagi sendi, tetapi efektif melatih kekuatan otot inti, postur tubuh, dan fleksibilitas. Gerakannya memang terlihat tenang, namun membutuhkan konsentrasi, teknik pernapasan, serta kontrol tubuh yang baik. Karena itulah, persiapan sebelum mengikuti kelas pilates tidak boleh dianggap sepele.
Bagi perempuan berhijab, kenyamanan saat bergerak juga menjadi prioritas. Dengan memilih pakaian yang tepat, menjaga hidrasi, dan memahami kebutuhan tubuh, sesi pilates akan terasa lebih menyenangkan sekaligus aman. Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan sebelum memulai latihan.
Baca Juga: Keutamaan Surah Al Kahfi Untuk yang Membacanya di Hari Jumat
Persiapan Pilates Nyaman untuk Muslimah Aktif
1.Pilih outfit olahraga yang mendukung gerakan
Pilates melibatkan banyak gerakan meregangkan tubuh, menekuk lutut, hingga posisi terlentang. Karena itu, gunakan pakaian olahraga yang elastis, menyerap keringat, dan tetap menutup aurat dengan nyaman. Hindari atasan yang terlalu longgar karena dapat bergeser saat melakukan gerakan tertentu, sementara pakaian yang terlalu ketat juga bisa membatasi kenyamanan bernapas.
Untuk hijab, pilih hijab sport berbahan ringan yang tidak mudah bergeser. Model instan biasanya lebih praktis karena tidak memerlukan banyak jarum pentul.
2.Gunakan grip socks agar lebih stabil
Berbeda dengan olahraga lain, pilates umumnya dilakukan tanpa sepatu. Sebagai gantinya, banyak studio menyarankan penggunaan kaus kaki antiselip atau grip socks. Bagian bawah kaus kaki memiliki karet khusus yang membantu kaki tetap stabil saat berdiri di atas matras maupun alat reformer. Selain meningkatkan kenyamanan, grip socks juga membantu mengurangi risiko tergelincir.
3.Jangan datang dengan perut terlalu kenyang
Makan besar tepat sebelum kelas bisa membuat tubuh terasa tidak nyaman, terutama karena pilates banyak melibatkan gerakan memutar dan menekan area perut. Sebaiknya konsumsi camilan ringan sekitar satu hingga dua jam sebelumnya, misalnya pisang, yogurt, atau roti gandum. Tubuh tetap memiliki energi tanpa merasa begah saat berlatih.
4.Bawa botol minum dan handuk kecil
Walaupun pilates tergolong olahraga low impact, tubuh tetap kehilangan cairan selama latihan. Minumlah air putih secukupnya sebelum dan setelah sesi, serta siapkan botol minum agar hidrasi tetap terjaga. Handuk kecil juga berguna untuk menyeka keringat sehingga latihan terasa lebih nyaman.
5.Datang lebih awal ke studio
Jika ini adalah kelas pertama, usahakan tiba sekitar 10–15 menit lebih awal. Waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengenal ruangan, berkonsultasi dengan instruktur, serta memahami cara menggunakan alat reformer jika diperlukan. Datang tanpa terburu-buru juga membuat pikiran lebih tenang sebelum latihan dimulai.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan beritberita a-terkini dengan mengklik tautan ini.
6.Sampaikan kondisi tubuh kepada instruktur
Jangan ragu memberi tahu instruktur apabila Anda memiliki riwayat nyeri punggung, cedera lutut, sedang hamil, atau memiliki kondisi kesehatan tertentu. Pilates dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan, sehingga instruktur bisa memberikan gerakan yang lebih aman dan sesuai kemampuan masing-masing peserta.
7.Awali dengan niat menjaga kesehatan
Sebagai muslimah, berolahraga juga bisa menjadi bagian dari ikhtiar menjaga amanah tubuh yang Allah titipkan. Tidak perlu membandingkan kemampuan dengan peserta lain. Fokuslah pada kualitas gerakan, pernapasan yang teratur, dan konsistensi berlatih. Seiring waktu, tubuh akan menjadi lebih kuat, postur membaik, dan aktivitas sehari-hari terasa lebih ringan.
***
Pilates bukan tentang melakukan gerakan yang paling sulit, melainkan melatih tubuh bergerak dengan benar. Dengan persiapan yang matang, setiap sesi latihan dapat menjadi momen merawat kesehatan sekaligus menghadirkan ketenangan bagi tubuh dan pikiran. [DW]





