• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 23 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Usia Anak Laki-laki Dikhitan dalam Islam

31/03/2026
in Syariah, Unggulan
Khitanan Massal Gratis untuk 500 Anak, Ini Cara Daftarnya

(foto: pixabay)

128
SHARES
988
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

USIA berapa anak laki-laki dikhitan? Tidak ada hadis yang benar-benar disepakati keshahihannya tentang kapan harinya.

Ustaz Farid Nu’man, S.S., M. I.Kom. menjelaskan hal ini sebagai berikut. Ada yang melarang di hari ketujuh setelah kelahiran dan menilainya makruh.

Muhanna bertanya kepada Imam Ahmad, tentang seorang yang mengkhitan anaknya di usia tujuh hari setelah lahir, beliau menyatakan makruh hal itu. Dia mengatakan:

هذا فعل اليهود

Ini perbuatan Yahudi.

Namun dalam riwayat lain, dari ‘Ishmah bin ‘Isham, dari Hambal, dia mengatakan, Imam Ahmad menyatakan tidak apa-apa khitan hari ketujuh, a

da pun pemakruhan yang dikatakan Imam Hasan al Bashri karena itu menyerupai Yahudi tidaklah ada dasarnya. (Imam Ibnul Qayyim, Tuhfaful Maudud, Hlm. 119)

Imam Ibnul Mundzir menceritakan bahwa: Imam Hasan Al Bashri, Imam Malik, Imam Sufyan ats Tsauri, menegaskan khitan di hari ketujuh setelah lahir itu makruh.

Baca juga: Majelis Keluarga Indonesia Gelar Khitanan Massal untuk Anak Yatim Dhuafa di Jakarta dan Sekitarnya

Usia Anak Laki-laki Dikhitan dalam Islam

Imam Hasan al Bashri dan Imam Malik mengatakan itu menyerupai Yahudi, sementara Imam Sufyan ats Tsauri mengatakan itu bahaya/beresiko (Khathr). (Ibid, Hlm. 120)

Kalangan Hanafiyah, Malikiyah, dan Hambaliyah juga menyatakan makruh di hari ketujuh. Sementara, Syafi’iyah mengatakan justru sunnah di hari ketujuh.

Berdasarkan hadis bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengaqiqahkan al Hasan dan al Husein di hari ketujuh kelahiran, dan sekaligus mengkhitannya.

(Al Mausu’ah Al Fiqhiyah Al Kuwaitiyah) hanya saja kalimat khitan di hari ketujuh adalah dhaif.

Imam Ibnul Mundzir rahimahullah berkata: “Dalam masalah waktu khitan tidak ada dalil shahih tentang larangannya, tidak ada khabar yang bisa dijadikan dasar,

dan tidak ada sunnah yang bisa digunakan, maka apa pun boleh-boleh saja, tidak boleh melarang-larang tanpa hujjah, dan saya tidak ketahui hujjah pihak yang melarang hari ketujuh.” (Ibid)

Imam Al Laits bin Sa’ad, ulama Mesir hidup sezaman dengan Imam Malik mengatakan bahwa khitan anak laki-laki itu kisaran usia tujuh sampai sepuluh tahun.

Ini juga pendapat Malikiyah dan Hambaliyah karena usia 7 s.d. 10 itulah usia perintah shalat.

Wahab bin Munabbih mengatakan hal yang mustahab (sunnah) mengkhitan di hari ketujuh karena itu lebih ringan dan justru anak tersebut tidak merasakan sakit.

Dari Makhul dan lainnya “diceritakan” bahwa Nabi Ibrahim mengkhitan Ishaq di usia tujuh hari, sementara Ismail pada usia 13 tahun. “Diriwayatkan” bahwa Fathimah mengkhitan anaknya di usia tujuh hari. (Ibid)

Riwayat di atas tidak bisa dipastikan keshahihannya karena menggunakan shighat tamridh

(bentuk kata adanya indikasi penyakit/cacat dalam sebuah hadis) yaitu kata hukiya (dihikayatkan/diceritakan), dan ruwiya (diriwayatkan).

Maka, tidak ada riwayat yang benar-benar kuat dari Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam kapankah usia khitan.

Namun, umumnya ulama menyatakan jangan menunda khitan setelah baligh (misal di atas 15 tahun), kecuali bagi para muallaf.

Jika sudah baligh, wajib baginya khitan agar shalatnya sah dan terhindar dari najis.

Maka khitan di usia berapa pun asalkan belum baligh, silakan saja, yang penting anak tersebut sudah mau dan siap. Tugas orang tualah yang menyiapkan mental anaknya.

Demikian. Wallahu a’lam.[ind]

Tags: Usia Anak Laki-laki Dikhitan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Istri Tidak Seharusnya Menolak Melayani Suami

Next Post

Tampil Simpel, Rekomendasi Outfit Naik Gunung untuk Wanita Hijab

Next Post
Tampil Simpel, Rekomendasi Outfit Naik Gunung untuk Wanita Hijab

Tampil Simpel, Rekomendasi Outfit Naik Gunung untuk Wanita Hijab

Menjaga Rumah Surga

Cinta Tak Sesederhana yang Dibayangkan

Kisah Umar bin Abdul Aziz dan Anak-Anak yang Cerdas

Abu Ubaidah bin Jarrah, Orang Kepercayaan Umat

  • Roemah Kebaya Vielga Hadirkan Koleksi Janggan Noir Sebagai Kebaya Modern untuk Segala Aktivitas

    Roemah Kebaya Vielga Hadirkan Koleksi Janggan Noir Sebagai Kebaya Modern untuk Segala Aktivitas

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9385 shares
    Share 3754 Tweet 2346
  • Ketua Kossuma Sleman DIY Lolos Seleksi Australia Awards 2026

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4821 shares
    Share 1928 Tweet 1205
  • Kolaborasi DW EXCLUSIVE, WOU BATIK dan KELASMODELLING.ID pada Panggung Fashion Nation dengan Koleksi Multikreasi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4246 shares
    Share 1698 Tweet 1062
  • Ular dan Penampakan Jin

    539 shares
    Share 216 Tweet 135
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1301 shares
    Share 520 Tweet 325
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    426 shares
    Share 170 Tweet 107
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga