• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Puasa Arafah Ikut Jadwal Arab Saudi atau Pemerintah

14/06/2024
in Syariah
Pesan Ustaz Adi Hidayat tentang Konflik di Palestina

Ustaz Adi Hidayat, foto: correcto.id

144
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PUASA Arafah merupakan amalan sunnah yang nilai pahalanya sangat luar biasa. Namun, ada perbedaan jadwal antara hari wukuf di Arab Saudi dengan keputusan hari Arafah di Indonesia.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyebut bahwa puasa Arafah bisa menghapus dosa satu tahun lalu dan setahun yang akan datang.

“Puasa Arafah (9 Zulhijjah) dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)

Namun begitu, ada perbedaan tanggal dan hari antara jadwal pelaksanaan wukuf di Arab Saudi dengan keputusan hari Arafah di Indonesia. Pemerintah Arab Saudi memutuskan wukuf pada hari Sabtu, sementara pemerintah memutuskan hari Arafah pada Ahad.

Pertanyaannya, ikut yang mana? Bukankah puasa Arafah merujuk pada momen wukuf di Arab Saudi.

Menjawab masalah ini, Ustaz Adi Hidayat (UAH) dari video Youtubenya,  menjelaskan. Bahwa, hadis tentang puasa Arafah disebutkan dengan tiga kata: shiyamu yaumi arafah atau puasa hari arafah. Bukan dengan puasa arafah saja.

Karena ada kata ‘yaumu’, masih menurut UAH, di hadis itu, maka hal itu menunjukkan keputusan waktu yang berlaku di wilayah tersebut.

Maka, puasa Arafah bisa mengikuti ketentuan hari yang diputuskan pemerintah setempat, bukan mengikuti jadwal wukuf pemerintah Arab Saudi.

Hal ini wajar karena adanya perbedaan waktu sekitar empat jam antara Arab Saudi dengan Indonesia. Bahkan dengan wilayah Papua, perbedaannya bisa enam jam.

Jika negara-negara yang lokasinya tak jauh dari Arab Saudi, seperti Bahrain, Qatar, Kuwait, Libia, dan lainnya bisa mengikuti jadwal wukuf pemerintah Arab Saudi.

Jadi, apakah bisa berpuasa Arafah mengikuti jadwal hari Arafah pemerintah setempat meskipun ada perbedaan dengan hari wukuf Arafah di Arab Saudi? Jawabannya sangat bisa. Dan, insya Allah, pahalanya tetap sebagai Puasa Arafah. [Mh]

 

 

 

Tags: Puasa Arafah Ikut Jadwal Arab Saudi atau Pemerintah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Buttonscarves Menggandeng Supermodel Hijab Pertama di Dunia, Halima Aden Sebagai Ikon “The Crown Series”

Next Post

Jakarta Islamic School Menyelenggarakan Wisuda Angkatan 2024 dengan Tema Indonesia Bright Future

Next Post
SD JISc Menyelenggarakan Wisuda Angkatan 2024 dengan Tema Indonesia Bright Future

Jakarta Islamic School Menyelenggarakan Wisuda Angkatan 2024 dengan Tema Indonesia Bright Future

CEO Rumah Zakat Ungkapkan Apresiasi kepada Guru JISc yang Junjung Tinggi Nilai Adab kepada Murid

Hadiri Wisuda Anak, CEO Rumah Zakat Apresiasi JISc yang Unggul dalam Adab

Keren dan Seru, Satu Kata Wisudawan Untuk JISc Graduation 2024

Keren dan Seru, Satu Kata Wisudawan Untuk JISc Graduation 2024

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8243 shares
    Share 3297 Tweet 2061
  • Menghina Allah dalam Hati

    456 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Yuk Berburu Menu Vegetarian di Vegan Festival Indonesia 2018

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4228 shares
    Share 1691 Tweet 1057
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11268 shares
    Share 4507 Tweet 2817
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Pimpin Upacara Hari Kartini, Faelasufa Dorong Affordable Child Care di Batang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3303 shares
    Share 1321 Tweet 826
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga