• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 29 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Makna Dua Kalimat Syahadat

24/03/2022
in Quran Hadis
Makna Dua Kalimat Syahadat
120
SHARES
924
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Dua kalimat syahadat bukanlah sekadar bacaan, tapi juga memiiki makna yang sangat mendalam. Dari Abdullah bin Umar rodhiyallahu ‘anhuma, “Aku mendengar Rasulullah bersabda:

بني الإسلام على خمس : شهادة أن لا إله إلا الله وأن محمد عبده رسوله وإقام الصلاة وإيتاء الزكاة وحج البيت وصوم رمضان

“Pondasi agama Islam dibangun di atas lima perkara, (1) Bersaksi bahwasannya tidak ada sesembahan yang benar selain Allah dan bersaksi bahwasannya Muhammad adalah hamba Allah dan Rosul-Nya, (2) Menegakkan sholat, (3) Menunaikan zakat, (4) Haji ke baitullah, (5) Puasa di bulan Ramadan.” (HR. Al-Bukhori 8 dan Muslim 16)

Baca Juga: Kaligrafi Kalimat Syahadat Bikin Semua Sekolah di Virginia Ditutup

Makna Dua Kalimat Syahadat

Bersaksi dengan syahadat tauhid “Laa ilaaha illallaah” yaitu aku bersaksi dengan lisanku dan membenarkan dengan hatiku bahwasanya tidak ada yang berhak diibadahi selain Allah dan tidak ada yang patut diberikan penghambaan dan pengagungan sebagaimana pengagungan kepada Allah.

Para Ulama menjelaskan kalimat “Laa ilaaha illallaah” mengandung dua rukun:

(1). An-Nafyu (penafian) yang terkandung dalam kalimat “Laa ilaaha” (tidak ada sesembahan yang benar) yaitu meniadakan dan menganggap batil semua sesembahan selain Allah (baik dalam bentuk keris, batu, pohon, jimat-jimat, manusia, jin, hewan dan makhluk-makhluk yang lain)

(2). Al-Itsbat (penetapan) yang terkandung dalam kalimat “illallaah” (hanya Allah semata) yaitu menetapkan hanya Allah semata satu-satuNya pihak yang berhak disembah dengan cara yang diridhoi-Nya.

Allah menyebutkan ucapan Nabi Ibrohim yang konsekuen dengan kalimat tauhid tatkala mengingkari ayahnya dan kaumnya yang menyembah berhala, “Sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kalian sembah tetapi (aku hanya menyembah) Tuhan yang menciptakan aku.” (Az-Zukhruf: 26-27)

Sedangkan bersaksi dengan syahadat tho’ah “Muhammadan ‘abduhu wa rosuluh” yaitu aku bersaksi dengan lisanku dan membenarkan dengan hatiku bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan Rasul-Nya.

Allah mengutus beliau kepada seluruh manusia dan mewajibkan mereka untuk membenarkan kabar yang beliau bawa dan menaati beliau melebihi ketaatan kepada manusia seluruhnya.

Baca Juga: Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Siapa saja yang menaati beliau maka dia mukmin, siapa saja yang mengingkari beliau maka dia kafir.

Syahadat tho’ah “Muhammad Abduhu wa Rosuluh” mengandung dua rukun:

(1). Tidak ifroth (berlebihan-lebihan) yang terkandung dalam kalimat “Abduhu” (hamba-Nya) yaitu beliau juga manusia yang diciptakan sebagaimana manusia yang lainnya, tidak boleh menempatkan beliau melebihi kedudukannya sebagai seorang hamba seperti berdoa meminta kepada beliau di sisi kuburannya.

Selain itu, meyakini ruh beliau hadir di majelis-majelis, mengikuti beliau tetapi tidak sesuai petunjuk syariatnya seperti mengadakan perayaan dan peringatan yang tidak ada contohnya.

(2). Tidak tafrith (meremehkan) yang terkandung dalam kalimat “Rasuluh” (Rosul-Nya) yaitu Allah mengangkat derajat beliau di atas seluruh manusia sebagai seorang Nabi dan Rasul, maka tidak boleh meremehkan kedudukan beliau dengan menganggapnya hanya tokoh sejarah.

Tidak boleh juga mengolok-olok ajaran beliau, bahkan kita wajib mencintai beliau melebihi kecintaan kita kepada kedua orangtua, anak, dan manusia seluruhnya termasuk diri kita sendiri.

Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang Rosul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al-Kitab (Al-Qur’an) dan Al-Hikmah (As-Sunnah).

Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata.” (Al-Imron: 164)

Sahabat Muslim, hati-hati juga karena ada bid’ah (Penyimpangan) terkait pengucapan dua kalimat syahadat:

(1). Mengharuskan seorang muslim memperbaharui syahadatnya di depan seorang imam atau pimpinan pengajian karena persaksiannya dianggap belum sah.

(2). Menambah syahadat “Asyhadu anna ‘Aliyyan waliyullah” (Aku bersaksi bahwa Ali adalah wali Allah).

[Cms]

https://t.me/manhajulhaq

Tags: Makna dua kalimat syahadat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

8 Tips Hari Tanpa Gawai untuk Anak

Next Post

PT Capital Life Syariah Salurkan Zakat Perusahaan 500 Juta Kepada BAZNAS

Next Post
PT Capital Life Syariah Salurkan Zakat Perusahaan 500 Juta Kepada BAZNAS

PT Capital Life Syariah Salurkan Zakat Perusahaan 500 Juta Kepada BAZNAS

Isu Pembubaran MUI

Peran Majelis Ulama Indonesia

Mulia karena Orang Tua

Mulia karena Orang Tua

  • Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    252 shares
    Share 101 Tweet 63
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9424 shares
    Share 3770 Tweet 2356
  • Guruh Soekarnoputra Berpulang dan Warisan Karyanya untuk Indonesia

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1317 shares
    Share 527 Tweet 329
  • Menjelang Wajib Halal Oktober Pelaku Usaha Harus Pahami Aturan Baru terkait Berbagai Hal

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Salimah Gandeng RSIA Pasutri Bogor Bekali Pengurus Kemampuan Bantuan Hidup Dasar

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4265 shares
    Share 1706 Tweet 1066
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11796 shares
    Share 4718 Tweet 2949
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4834 shares
    Share 1934 Tweet 1209
  • Indonesia Berhasil Menghimpun Imam Besar dari 46 Negara

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga