AL-QUR’AN itu mu’jizat yang Allah anugerahkan melalui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Meskipun tidak sedikit orang yang terus merendahkan.
Di antara mu’jizatnya adalah angka-angka yang dalam Al-Qur’an. Antara lain:
Satu, Angka 286.
Jumlah ayat dalam Surah Al-Baqarah adalah 286. Dari angka itu, ada makna yang begitu ajaib. Yaitu, jumlah Surah Madaniyah dalam Al-Qur’an adalah 28 Surah. Sementara, jumlah Surah Makiyah sebanyak 86. Kalau digabung, dua angka ini menjadi 286.
Jadi, cukup hafal berapa jumlah ayat dalam Surah Al-Baqarah: yaitu 286, maka kita akan hafal berapa Surah Makiyah dan Surah Madaniyah.
Menariknya lagi, dari angka 286 ini jika dibagi dua sama dengan 143. Nah, simaklah apa isi firman Allah dari ayat 143.
Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (Umat Islam) ‘umat pertengahan’ agar kamu menjadi saksi (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu.”
Pertengahan dari Surah Al-Baqarah adalah ayat ke-143, dan isinya menginformasikan bahwa umat Islam sebagai ‘ummatan wasathan’ atau umat pertengahan.
Dua, Angka 309.
Angka 309 dalam Surah Al-Kahfi menunjukkan informasi bahwa Ash-Habul kahfi menempati gua selama 309 tahun.
Hal itu disebutkan dalam ayat ke-25: “Dan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.”
Menariknya, ada dua ayat yang menyebut kata ‘labitsu’ (mereka tinggal). Yaitu, di ayat ke-25 itu dan juga di ayat ke-12: “kemudian Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui manakah di antara kedua golongan itu yang lebih tepat dalam menghitung berapa lamanya mereka tinggal.”
Ketika para peneliti menghitung jumlah kata dari kata labitsu di ayat ke-12 hingga di ayat ke-25, ternyata ada 309 kata. [Mh]





