BADAN Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI masih memproses tahapan program beasiswa bagi warga Palestina. Proses tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah penerima serta melalui seleksi yang melibatkan kerja sama dengan sejumlah pihak.
Pimpinan Riset, Pengembangan, Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI, H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., mengatakan belum ada perkembangan terbaru terkait program beasiswa tersebut. Namun, proses persiapan dan seleksi masih berjalan.
“Terkait beasiswa dari BAZNAS untuk saat ini belum ada update, tapi yang pasti ini sedang proses tahapannya karena memang menyesuaikan jumlah,” ujar Syarifuddin saat wawancara pada acara Membasuh Luka Palestina LAZ Rumah Yatim Arrohman di Kantor BAZNAS RI, Selasa (27/10/2026).
Baca juga: Rumah Yatim Percayakan Penyaluran Bantuan Anak Yatim Palestina kepada BAZNAS RI
BAZNAS RI Masih Proses Tahapan Seleksi Beasiswa untuk Palestina
Ia menjelaskan, BAZNAS sebelumnya telah beberapa kali bekerja sama dengan Kedutaan Besar Palestina untuk memastikan proses seleksi berjalan sesuai kebutuhan. Tahapan seleksi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.
“Kami kemarin juga bekerja sama dengan kedutaan besar Palestina dan itu sudah berkali-kali dilakukan untuk memastikan bahwa seleksi itu juga tidak mudah,” katanya.
Syarifuddin menegaskan, program beasiswa bagi warga Palestina merupakan bagian dari komitmen pemerintah yang didukung melalui kolaborasi antarlembaga.
“Tapi yang pasti, ini komitmen pemerintah. Kita BAZNAS dan Kemendikti sudah MOU, sudah kerja sama, demikian juga dengan Kemenag,” tuturnya.
Kerja sama antara BAZNAS, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti), serta Kementerian Agama (Kemenag) menjadi landasan kolaborasi dalam mendukung program tersebut. BAZNAS juga terus menjalankan tahapan persiapan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan jumlah calon penerima beasiswa. [Din]





