• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 7 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Tradisi Melahirkan di Jepang, Tidak Memakai Anti Nyeri

18/01/2023
in Parenting, Unggulan
Tradisi Melahirkan di Jepang, Tidak Memakai Anti Nyeri

Foto: Unsplash

92
SHARES
710
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HAMIL dan melahirkan bagi seluruh wanita di dunia adalah hal yang lumrah, namun mereka memiliki cara-cara tersendiri untuk menyambut buah hatinya. Salah satunya tradisi melahirkan di Jepang.

Walaupun angka kelahiran di Jepang terus menurun, namun tradisi menyambut kehadiran buah hati masih banyak dilakukan. Dilansir dari The Bump, sebagian besar wanita Jepang melahirkan bayi tanpa obat penghilang rasa sakit.

Hal ini dilakukan berdasarkan sebuah kepercayaan kuno yang berasal dari kepercayaan Buddha bahwa nyeri persalinan harus dialami sebagai ujian untuk mempersiapkan kesulitan menjadi ibu.

Itu juga berarti kebanyakan wanita Jepang bahkan tidak akan mempertimbangkan anastesi epidural saat persalinan, bahkan jika dokter mereka merekomendasikannya.

Japan Society for Obstetric Anesthesia and Perinatology mendata, hanya ada 160 rumah sakit dan klinik di Jepang yang menawarkan epidural atau gabungan anestesi epidural tulang belakang.

Baca Juga: Pasar Tradisional Mayestik Tempat Favorit Istri Anies Baswedan

Tradisi Melahirkan di Jepang, Tidak Memakai Anti Nyeri

Ayah tidak diperbolehkan berada di ruang bersalin kecuali mereka mengikuti kelas prenatal bersama ibunya.

Setelah bayi lahir, seorang wanita yang baru melahirkan tinggal di rumah orangtuanya setidaknya selama sebulan, dan beristirahat di tempat tidur selama 21 hari untuk memulihkan diri dan menjalin ikatan dengan bayi, sementara anggota keluargalainnya melakukan pekerjaan rumah.

Selama periode ini, teman-teman dipersilahkan untuk mengunjungi wanita tersebut sambil menikmati hidangan nasi merah sebagai perayaan dan osekihan, hidangan kacang merah.

Uniknya, di Jepang terdapat kontes bayi menangis atau nakizumo. Ini adalah kompetisi antar bayi di mana pemenangnya adalah yang pertama kali menangis.

Orang Jepang percaya bahwa bayi yang sering menangis keras menandakan bahwa dia sehat dan akan tumbuh lebih cepat. [Ln]

Tags: Tidak Memakai Anti NyeriTradisi Melahirkan di Jepang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

10 Hak Anak Perempuan Menurut Islam

Next Post

Dessy Ilsanty Bagikan Hal Penting yang Dipelajari Setelah Menikah

Next Post
Dessy Ilsanty Bagikan Hal Penting yang Dipelajari Setelah Menikah

Dessy Ilsanty Bagikan Hal Penting yang Dipelajari Setelah Menikah

Khitanan Massal Warnai Peringatan HUT BAZNAS RI ke-22

Khitanan Massal Warnai Peringatan HUT BAZNAS RI ke-22

LAZ Al Azhar Hadiri Peresmian Program Kampung Zakat di Kalimantan Selatan

LAZ Al Azhar Hadiri Peresmian Program Kampung Zakat di Kalimantan Selatan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8815 shares
    Share 3526 Tweet 2204
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1057 shares
    Share 423 Tweet 264
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11551 shares
    Share 4620 Tweet 2888
  • 5 Tips Hemat Token Listrik

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Menghina Allah dalam Hati

    570 shares
    Share 228 Tweet 143
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5183 shares
    Share 2073 Tweet 1296
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3972 shares
    Share 1589 Tweet 993
  • Peringati Tahun Baru Muharam 1448 H, Salimah Rawapanjang Santuni Anak Yatim, Duafa dan Gelar Khitan Massal

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2482 shares
    Share 993 Tweet 621
  • Potret Haji Indonesia di Tahun 1928

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga