• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 7 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Tradisi Melahirkan di Jepang, Tidak Memakai Anti Nyeri

18/01/2023
in Parenting, Unggulan
Tradisi Melahirkan di Jepang, Tidak Memakai Anti Nyeri

Foto: Unsplash

92
SHARES
704
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HAMIL dan melahirkan bagi seluruh wanita di dunia adalah hal yang lumrah, namun mereka memiliki cara-cara tersendiri untuk menyambut buah hatinya. Salah satunya tradisi melahirkan di Jepang.

Walaupun angka kelahiran di Jepang terus menurun, namun tradisi menyambut kehadiran buah hati masih banyak dilakukan. Dilansir dari The Bump, sebagian besar wanita Jepang melahirkan bayi tanpa obat penghilang rasa sakit.

Hal ini dilakukan berdasarkan sebuah kepercayaan kuno yang berasal dari kepercayaan Buddha bahwa nyeri persalinan harus dialami sebagai ujian untuk mempersiapkan kesulitan menjadi ibu.

Itu juga berarti kebanyakan wanita Jepang bahkan tidak akan mempertimbangkan anastesi epidural saat persalinan, bahkan jika dokter mereka merekomendasikannya.

Japan Society for Obstetric Anesthesia and Perinatology mendata, hanya ada 160 rumah sakit dan klinik di Jepang yang menawarkan epidural atau gabungan anestesi epidural tulang belakang.

Baca Juga: Pasar Tradisional Mayestik Tempat Favorit Istri Anies Baswedan

Tradisi Melahirkan di Jepang, Tidak Memakai Anti Nyeri

Ayah tidak diperbolehkan berada di ruang bersalin kecuali mereka mengikuti kelas prenatal bersama ibunya.

Setelah bayi lahir, seorang wanita yang baru melahirkan tinggal di rumah orangtuanya setidaknya selama sebulan, dan beristirahat di tempat tidur selama 21 hari untuk memulihkan diri dan menjalin ikatan dengan bayi, sementara anggota keluargalainnya melakukan pekerjaan rumah.

Selama periode ini, teman-teman dipersilahkan untuk mengunjungi wanita tersebut sambil menikmati hidangan nasi merah sebagai perayaan dan osekihan, hidangan kacang merah.

Uniknya, di Jepang terdapat kontes bayi menangis atau nakizumo. Ini adalah kompetisi antar bayi di mana pemenangnya adalah yang pertama kali menangis.

Orang Jepang percaya bahwa bayi yang sering menangis keras menandakan bahwa dia sehat dan akan tumbuh lebih cepat. [Ln]

Tags: Tidak Memakai Anti NyeriTradisi Melahirkan di Jepang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

10 Hak Anak Perempuan Menurut Islam

Next Post

Dessy Ilsanty Bagikan Hal Penting yang Dipelajari Setelah Menikah

Next Post
Dessy Ilsanty Bagikan Hal Penting yang Dipelajari Setelah Menikah

Dessy Ilsanty Bagikan Hal Penting yang Dipelajari Setelah Menikah

Khitanan Massal Warnai Peringatan HUT BAZNAS RI ke-22

Khitanan Massal Warnai Peringatan HUT BAZNAS RI ke-22

LAZ Al Azhar Hadiri Peresmian Program Kampung Zakat di Kalimantan Selatan

LAZ Al Azhar Hadiri Peresmian Program Kampung Zakat di Kalimantan Selatan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8597 shares
    Share 3439 Tweet 2149
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11416 shares
    Share 4566 Tweet 2854
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3867 shares
    Share 1547 Tweet 967
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2295 shares
    Share 918 Tweet 574
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4397 shares
    Share 1759 Tweet 1099
  • Rupiah Kian Tak Berdaya dengan Dolar

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Senam Ling Tien Kung: Sejarah, Cara Pelaksanaan, dan Manfaatnya

    448 shares
    Share 179 Tweet 112
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4626 shares
    Share 1850 Tweet 1157
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    971 shares
    Share 388 Tweet 243
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga