• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 22 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Perbedaan Lahiran Pervaginam dan Caesar, Apa Saja Faktor yang Memengaruhi?

20/06/2023
in Parenting, Unggulan
Perbedaan Lahiran Pervaginam dan Caesar, Apa Saja Faktor yang Memengaruhi?

Foto: Unsplash

93
SHARES
712
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ADA dua cara melahirkan yang umum dipilih oleh para ibu hamil, yaitu lahiran Pervaginam dan Caesar. Yang pertama, sering disebut dengan melahirkan alami atau normal sedang yang kedua sering terjadi jika dalam kondisi-kondisi yang tidak memungkinkan untuk melakukan lahiran pervaginam.

Ada beberapa perbedaan antara melahirkan pervaginam dan operasi caesar (seksio caesarea). Berikut adalah beberapa perbedaan utama yang perlu dipertimbangkan:

1. Proses Persalinan

Melahirkan pervaginam melibatkan proses alami di mana kontraksi uterus mendorong bayi melalui jalan lahir. Biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama, tetapi tubuh secara alami mempersiapkan diri untuk melahirkan.

Sementara itu, melahirkan caesar melibatkan pembedahan di mana bayi lahir melalui sayatan pada dinding perut dan rahim ibu. Ini adalah proses yang lebih cepat dan diatur oleh tim medis.

2. Risiko dan Komplikasi

Melahirkan caesar adalah pembedahan mayor yang memiliki risiko seperti infeksi, perdarahan, dan komplikasi anestesi. Pemulihan juga membutuhkan waktu yang lebih lama.

Di sisi lain, persalinan pervaginam memiliki risiko seperti robekan perineum, kerusakan saraf, dan masalah dengan pengaturan nafas bayi selama persalinan. Namun, setelah persalinan, pemulihan biasanya lebih cepat.

3. Kebutuhan Medis

Persalinan pervaginam biasanya dianjurkan jika kehamilan berjalan normal, bayi berada dalam posisi yang tepat, dan tidak ada masalah medis yang menghalangi persalinan alami.

Seksio caesarea direkomendasikan dalam situasi seperti bayi dalam posisi lintang, plasenta previa (plasenta menutupi serviks), kelainan jantung janin, masalah medis ibu seperti infeksi herpes genital aktif, atau jika persalinan pervaginam berpotensi membahayakan kesehatan ibu atau bayi.

Penting untuk berkonsultasi dengan tenaga medis, seperti dokter kandungan atau bidan, untuk mengevaluasi kondisi medis dan memutuskan metode persalinan yang paling sesuai dalam setiap situasi.

Baca Juga: Pemeriksaan Kesehatan Pasca Melahirkan Caesar

Beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan melahirkan secara caesar adalah:

1. Keadaan Medis Ibu

Ada beberapa kondisi medis yang dapat mempengaruhi kemampuan seorang wanita untuk melahirkan secara pervaginam.

Misalnya, jika ibu memiliki penyakit jantung, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, diabetes yang tidak terkendali, atau infeksi herpes genital aktif, dokter mungkin merekomendasikan operasi caesar untuk mengurangi risiko komplikasi.

2. Keadaan Medis Bayi

Kondisi kesehatan bayi juga menjadi faktor penting dalam penentuan metode persalinan. Jika bayi berada dalam posisi yang tidak normal (seperti posisi lintang atau melintang), memiliki masalah dengan detak jantung yang tidak stabil, atau memiliki masalah kesehatan lainnya yang dapat mempengaruhi persalinan pervaginam , operasi caesar mungkin direkomendasikan untuk keselamatan bayi.

3. Riwayat Persalinan Sebelumnya

Jika seorang wanita memiliki riwayat persalinan yang sulit atau komplikasi dalam persalinan sebelumnya, dokter mungkin merekomendasikan operasi caesar sebagai langkah pencegahan untuk melindungi ibu dan bayi.

4. Usia Ibu

Usia ibu juga dapat memainkan peran dalam keputusan metode persalinan. Wanita yang lebih tua mungkin memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap komplikasi persalinan dan melahirkan melalui operasi caesar mungkin dipertimbangkan.

5. Preferensi Pasien

Preferensi dan keinginan pasien juga penting dalam proses pengambilan keputusan. Beberapa wanita mungkin memilih persalinan pervaginam karena alasan personal, sementara yang lain mungkin lebih memilih operasi caesar karena kekhawatiran atau keengganan terhadap persalinan alami.

Beberapa wanita dapat mencoba persalinan pervaginam setelah sebelumnya menjalani operasi caesar (VBAC – vaginal birth after cesarean), tetapi keputusan ini harus dibuat berdasarkan pertimbangan medis dan situasi individual. [Ln]

Tags: Apa Saja Faktor yang Memengaruhi?Perbedaan Lahiran Pervaginam dan Caesar
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Memahami Tujuan Pernikahan

Next Post

Masa Kecil Zaid bin Haritsah

Next Post
Masa Kecil Zaid bin Haritsah

Masa Kecil Zaid bin Haritsah

Bersyukur itu Mengundang Nikmat

Bersyukur itu Mengundang Nikmat

Inilah Manfaat Saffron untuk Kecantikan Wajah

Inilah Manfaat Saffron untuk Kecantikan Wajah

  • Fadkhera Tancap Gas Perkuat Produksi Tawarkan Sukuk Musyarakah di Urun-RI, Proyeksi Imbal Hasil 15,01 persen

    Fadkhera Tancap Gas Perkuat Produksi Tawarkan Sukuk Musyarakah di Urun-RI, Proyeksi Imbal Hasil 15,01 persen

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1908 shares
    Share 763 Tweet 477
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5009 shares
    Share 2004 Tweet 1252
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7989 shares
    Share 3196 Tweet 1997
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1737 shares
    Share 695 Tweet 434
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3516 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2931 shares
    Share 1172 Tweet 733
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11172 shares
    Share 4469 Tweet 2793
  • Makna Talak dalam Kata “Udahan” yang Diucapkan Suami

    1001 shares
    Share 400 Tweet 250
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga