• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 31 Juli, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Paksakan Diri untuk Berubah

31/03/2024
in Nasihat
Belajar Menjadi ‘Tinggi’

Ilustrasi, foto: radicasys.com

86
SHARES
663
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BERUBAH itu sebuah kemestian. Itulah yang terjadi di alam dan jasad kita sendiri. Karena itu, paksakan mutu diri juga berubah.

Kalau kita menengok jauh ke belakang, begitu banyak perubahan sudah terjadi. Dahulu masih anak-anak, sekarang sudah punya anak. Dahulu imut-imut, sekarang sudah amit-amit.

Begitu pun dengan yang di sekitar kita. Sarana hidup berubah. Teknologi makin maju. Lingkungan rumah tak lagi hanya kebon yang sepi, dan seterusnya.

Pertanyaannya, bagaimana dengan mutu diri sendiri? Apakah kita yang dahulu sudah berubah menjadi yang lebih baik dan maju.

Perubahan itu tentang mutu diri. Tentang keilmuan, tentang kedewasaan, tentang  akhlak, tentang keterampilan, tentang ruhani atau keimanan, dan cara pandang kita tentang hidup.

Dengan kata lain, kita harus selalu naik kelas kehidupan. Kita yang sekarang bukan lagi kita yang dahulu dari segi mutu.

Dalam hadis riwayat Al-Hakim, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam membagi tiga kriteria: orang yang beruntung, orang yang merugi, dan orang yang celaka.

Apa artinya? Orang yang beruntung adalah yang hari ini lebih baik dari kemarin. Yang merugi adalah yang hari ini sama dengan kemarin. Dan yang celaka adalah hari ini lebih buruk dari kemarin.

Nabi menyelaraskan mutu diri dengan perubahan waktu. Hal ini karena waktu punya nilai yang luar biasa. Jika waktu terlewat, berapa pun jumlah uang tak akan mampu mengembalikannya.

Dalam waktu ada ruang kesempatan. Itulah anugerah Allah yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dan keputusannya ada pada diri kita sendiri. Mau dimanfaatkan, atau dilewatkan begitu saja.

Jangan sampai kesadaran untuk berubah sudah telat. Sulit rasanya ingin banyak membaca di saat mata sudah rabun. Repot jadinya ingin banyak hafalan di saat sudah pikun. Susah rasanya ingin meraih banyak keterampilan di saat otot sudah rapuh. Dan yang lebih parah, rugi rasanya ingin banyak sedekah di saat ajal sudah menjelang.

Waktu yang sudah lewat tak bisa diulang. Kesempatan hanya ada di hari ini atau esok. Yang kemarin, sekali lagi, tak akan bisa diulang.

Mumpung ada waktu dan kesempatan, paksakan ada perubahan. Jangan tanyakan nafsu mau berubah atau tidak. Karena sifat nafsu tak ingin ada paksaan. Tak mau melawan hambatan. Ia akan selalu kompromi dengan kenyamanan, bukan tantangan. [Mh]

 

 

 

Tags: Paksakan Diri untuk Berubah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kultum Ramadan Hari Kedua Puluh Satu, Memaksimalkan Ibadah Malam

Next Post

Pertama Kalinya dalam Sejarah, Kastil Windsor Menjadi Tuan Rumah untuk Buka Puasa Ramadan

Next Post
Pertama Kalinya dalam Sejarah, Kastil Windsor Menjadi Tuan Rumah untuk Buka Puasa Ramadan

Pertama Kalinya dalam Sejarah, Kastil Windsor Menjadi Tuan Rumah untuk Buka Puasa Ramadan

Masjid Agung Abadiah Gelar Pesantren Kilat Sebagai Acara Puncak Festival Ramadan 2024

Masjid Agung Abadiah Gelar Pesantren Kilat Sebagai Acara Puncak Festival Ramadan 2024

Bekasi Mengaji

Quranic Relationship Gelar Bekasi Mengaji di Alun-Alun M. Hasibuan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8993 shares
    Share 3597 Tweet 2248
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11640 shares
    Share 4656 Tweet 2910
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4064 shares
    Share 1626 Tweet 1016
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4714 shares
    Share 1886 Tweet 1179
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2311 shares
    Share 924 Tweet 578
  • Bagaimana Caranya Agar Tetap Bahagia di Tengah Kebisingan Hidup?

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5429 shares
    Share 2172 Tweet 1357
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3512 shares
    Share 1405 Tweet 878
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5210 shares
    Share 2084 Tweet 1303
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga