• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 31 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Paksakan Diri untuk Berubah

31/03/2024
in Nasihat
Belajar Menjadi ‘Tinggi’

Ilustrasi, foto: radicasys.com

85
SHARES
654
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BERUBAH itu sebuah kemestian. Itulah yang terjadi di alam dan jasad kita sendiri. Karena itu, paksakan mutu diri juga berubah.

Kalau kita menengok jauh ke belakang, begitu banyak perubahan sudah terjadi. Dahulu masih anak-anak, sekarang sudah punya anak. Dahulu imut-imut, sekarang sudah amit-amit.

Begitu pun dengan yang di sekitar kita. Sarana hidup berubah. Teknologi makin maju. Lingkungan rumah tak lagi hanya kebon yang sepi, dan seterusnya.

Pertanyaannya, bagaimana dengan mutu diri sendiri? Apakah kita yang dahulu sudah berubah menjadi yang lebih baik dan maju.

Perubahan itu tentang mutu diri. Tentang keilmuan, tentang kedewasaan, tentang  akhlak, tentang keterampilan, tentang ruhani atau keimanan, dan cara pandang kita tentang hidup.

Dengan kata lain, kita harus selalu naik kelas kehidupan. Kita yang sekarang bukan lagi kita yang dahulu dari segi mutu.

Dalam hadis riwayat Al-Hakim, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam membagi tiga kriteria: orang yang beruntung, orang yang merugi, dan orang yang celaka.

Apa artinya? Orang yang beruntung adalah yang hari ini lebih baik dari kemarin. Yang merugi adalah yang hari ini sama dengan kemarin. Dan yang celaka adalah hari ini lebih buruk dari kemarin.

Nabi menyelaraskan mutu diri dengan perubahan waktu. Hal ini karena waktu punya nilai yang luar biasa. Jika waktu terlewat, berapa pun jumlah uang tak akan mampu mengembalikannya.

Dalam waktu ada ruang kesempatan. Itulah anugerah Allah yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dan keputusannya ada pada diri kita sendiri. Mau dimanfaatkan, atau dilewatkan begitu saja.

Jangan sampai kesadaran untuk berubah sudah telat. Sulit rasanya ingin banyak membaca di saat mata sudah rabun. Repot jadinya ingin banyak hafalan di saat sudah pikun. Susah rasanya ingin meraih banyak keterampilan di saat otot sudah rapuh. Dan yang lebih parah, rugi rasanya ingin banyak sedekah di saat ajal sudah menjelang.

Waktu yang sudah lewat tak bisa diulang. Kesempatan hanya ada di hari ini atau esok. Yang kemarin, sekali lagi, tak akan bisa diulang.

Mumpung ada waktu dan kesempatan, paksakan ada perubahan. Jangan tanyakan nafsu mau berubah atau tidak. Karena sifat nafsu tak ingin ada paksaan. Tak mau melawan hambatan. Ia akan selalu kompromi dengan kenyamanan, bukan tantangan. [Mh]

 

 

 

Tags: Paksakan Diri untuk Berubah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kultum Ramadan Hari Kedua Puluh Satu, Memaksimalkan Ibadah Malam

Next Post

Pertama Kalinya dalam Sejarah, Kastil Windsor Menjadi Tuan Rumah untuk Buka Puasa Ramadan

Next Post
Pertama Kalinya dalam Sejarah, Kastil Windsor Menjadi Tuan Rumah untuk Buka Puasa Ramadan

Pertama Kalinya dalam Sejarah, Kastil Windsor Menjadi Tuan Rumah untuk Buka Puasa Ramadan

Masjid Agung Abadiah Gelar Pesantren Kilat Sebagai Acara Puncak Festival Ramadan 2024

Masjid Agung Abadiah Gelar Pesantren Kilat Sebagai Acara Puncak Festival Ramadan 2024

Bekasi Mengaji

Quranic Relationship Gelar Bekasi Mengaji di Alun-Alun M. Hasibuan

  • Mengenal Anger Release

    Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3615 shares
    Share 1446 Tweet 904
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    679 shares
    Share 272 Tweet 170
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8122 shares
    Share 3249 Tweet 2031
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1963 shares
    Share 785 Tweet 491
  • Pertolongan Allah karena Memberi Makan Kucing

    450 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Ustaz Zaitun Rasmin: Syahid fi sabilillah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Daftar Harga BBM di Indonesia Saat Ini

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3140 shares
    Share 1256 Tweet 785
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4177 shares
    Share 1671 Tweet 1044
  • Deli Serdang Punya Wisata Pantai Salju Paling Hits

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga