• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Menyambung ‘Rahim’ yang Putus

10/09/2022
in Nasihat, Unggulan
Dilema antara Ibu dan Istri

Ilustrasi, foto: Pinterest

84
SHARES
644
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

RAHIM itu wadah paling mulia yang dimiliki ibu. Dari situlah manusia berkembang banyak. Dan dari situ pula persaudaraan tersambungkan.

Allah menganugerahkan setiap ibu dengan rahim. Di situlah proses penciptaan manusia berlangsung. Dari tidak ada menjadi ada.

Dalam satu rahim yang kecil, bisa terlahir begitu banyak jumlah manusia. Ada kakak adik, ada paman keponakan, dan seterusnya.

Sejumlah manusia pun terikat dalam satu rahim yang sama. Yaitu, rahim ibu yang menjadikan mereka menjadi bersaudara. Jumlah yang bersaudara bisa sangat besar.

Namun begitu, persaudaraan karena ikatan rahim kadang tidak berjalan mulus. Ada cinta dan benci. Ada persaudaraan dan permusuhan.

Ketika benci dan permusuhan terjadi, persaudaraan bisa putus tiba-tiba. Tidak ada lagi saling sapa. Tidak ada lagi saling mengunjungi. Dan tidak ada lagi saling memperhatikan. Hubungan silaturahim pun terputus.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan bahwa silaturahim itu mulia. Tapi, ada yang jauh lebih mulia dari sekadar silaturahim.

Yaitu, mereka yang berusaha untuk menyambung ‘tali rahim’ atau persaudaraan di saat pihak yang lain berusaha memutusnya.

“Bukanlah disebut silaturahim (silaturahim utama) yang saling berbalas kebaikan. Tapi, silaturahim (yang utama) adalah menyambung tali persaudaraan di saat yang lain memutus.” (HR. Bukhari)

Secara gampang, umumnya orang akan membalas apa yang ia diterima. Kalau diputus, ya, putus lagi. Kalau dimusuhi, ya buat apa didekati.

Di sinilah nilai istimewa dari silaturahim seseorang. Yaitu, mereka yang mengenyampingkan saling berbalas keburukan itu dengan berbalasnya dengan yang lebih baik.

Berat, memang. Bagaimana mungkin tumbuh rasa cinta dari rasa disakiti, dizalimi, dan dimusuhi. Sepertinya hampir tidak mungkin. Tapi, itulah nilai istimewanya.

Dan itu pula yang dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam terhadap kerabatnya di Quraisy ketika Nabi menaklukan kota Mekah. Nabi membalas kejahatan mereka dengan kemuliaan dan hadiah.

Dampaknya? Hanya dalam waktu singkat, suku Quraisy berubah dari yang memusuhi Nabi menjadi yang membela Nabi, dengan harta dan nyawa mereka.

Jadi, mau belajar silaturahim yang istimewa? Kosongkan beban benci dan dendam dalam hati terhadap siapa pun. Isilah kekosongan itu dengan seribu satu rasa cinta. [Mh]

 

 

 

Tags: Menyambung ‘Rahim’ yang Putus
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Asmaul Husna As-Salam, Allah Maha Memberi Keselamatan

Next Post

Al-Qur’an Membuat Waktu Menjadi Berkah

Next Post
Pengulangan hafalan Al-Qur'an agar melekat

Al-Qur'an Membuat Waktu Menjadi Berkah

Umar bin Khattab Menghukum Putranya

Adab terhadap Orang Kafir

3 Fitur Instagram untuk Membuat Anak Aman

9 Tips Berbisnis Melalui Instagram

  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    357 shares
    Share 143 Tweet 89
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8696 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    259 shares
    Share 104 Tweet 65
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11480 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4444 shares
    Share 1778 Tweet 1111
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    243 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3913 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5161 shares
    Share 2064 Tweet 1290
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga