• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 1 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Menyambung ‘Rahim’ yang Putus

10/09/2022
in Nasihat, Unggulan
Dilema antara Ibu dan Istri

Ilustrasi, foto: Pinterest

82
SHARES
631
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

RAHIM itu wadah paling mulia yang dimiliki ibu. Dari situlah manusia berkembang banyak. Dan dari situ pula persaudaraan tersambungkan.

Allah menganugerahkan setiap ibu dengan rahim. Di situlah proses penciptaan manusia berlangsung. Dari tidak ada menjadi ada.

Dalam satu rahim yang kecil, bisa terlahir begitu banyak jumlah manusia. Ada kakak adik, ada paman keponakan, dan seterusnya.

Sejumlah manusia pun terikat dalam satu rahim yang sama. Yaitu, rahim ibu yang menjadikan mereka menjadi bersaudara. Jumlah yang bersaudara bisa sangat besar.

Namun begitu, persaudaraan karena ikatan rahim kadang tidak berjalan mulus. Ada cinta dan benci. Ada persaudaraan dan permusuhan.

Ketika benci dan permusuhan terjadi, persaudaraan bisa putus tiba-tiba. Tidak ada lagi saling sapa. Tidak ada lagi saling mengunjungi. Dan tidak ada lagi saling memperhatikan. Hubungan silaturahim pun terputus.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan bahwa silaturahim itu mulia. Tapi, ada yang jauh lebih mulia dari sekadar silaturahim.

Yaitu, mereka yang berusaha untuk menyambung ‘tali rahim’ atau persaudaraan di saat pihak yang lain berusaha memutusnya.

“Bukanlah disebut silaturahim (silaturahim utama) yang saling berbalas kebaikan. Tapi, silaturahim (yang utama) adalah menyambung tali persaudaraan di saat yang lain memutus.” (HR. Bukhari)

Secara gampang, umumnya orang akan membalas apa yang ia diterima. Kalau diputus, ya, putus lagi. Kalau dimusuhi, ya buat apa didekati.

Di sinilah nilai istimewa dari silaturahim seseorang. Yaitu, mereka yang mengenyampingkan saling berbalas keburukan itu dengan berbalasnya dengan yang lebih baik.

Berat, memang. Bagaimana mungkin tumbuh rasa cinta dari rasa disakiti, dizalimi, dan dimusuhi. Sepertinya hampir tidak mungkin. Tapi, itulah nilai istimewanya.

Dan itu pula yang dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam terhadap kerabatnya di Quraisy ketika Nabi menaklukan kota Mekah. Nabi membalas kejahatan mereka dengan kemuliaan dan hadiah.

Dampaknya? Hanya dalam waktu singkat, suku Quraisy berubah dari yang memusuhi Nabi menjadi yang membela Nabi, dengan harta dan nyawa mereka.

Jadi, mau belajar silaturahim yang istimewa? Kosongkan beban benci dan dendam dalam hati terhadap siapa pun. Isilah kekosongan itu dengan seribu satu rasa cinta. [Mh]

 

 

 

Tags: Menyambung ‘Rahim’ yang Putus
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Asmaul Husna As-Salam, Allah Maha Memberi Keselamatan

Next Post

Al-Qur’an Membuat Waktu Menjadi Berkah

Next Post
Pengulangan hafalan Al-Qur'an agar melekat

Al-Qur'an Membuat Waktu Menjadi Berkah

Umar bin Khattab Menghukum Putranya

Adab terhadap Orang Kafir

3 Fitur Instagram untuk Membuat Anak Aman

9 Tips Berbisnis Melalui Instagram

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8129 shares
    Share 3252 Tweet 2032
  • Menaker Segera Umumkan SE Imbauan WFH bagi Perusahaan Swasta hingga BUMN

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1993 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1965 shares
    Share 786 Tweet 491
  • Cinta Tak Sesederhana yang Dibayangkan

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2982 shares
    Share 1193 Tweet 746
  • Daftar Harga BBM di Indonesia Saat Ini

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11227 shares
    Share 4491 Tweet 2807
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga