• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Menyambung ‘Rahim’ yang Putus

10/09/2022
in Nasihat, Unggulan
Dilema antara Ibu dan Istri

Ilustrasi, foto: Pinterest

82
SHARES
628
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

RAHIM itu wadah paling mulia yang dimiliki ibu. Dari situlah manusia berkembang banyak. Dan dari situ pula persaudaraan tersambungkan.

Allah menganugerahkan setiap ibu dengan rahim. Di situlah proses penciptaan manusia berlangsung. Dari tidak ada menjadi ada.

Dalam satu rahim yang kecil, bisa terlahir begitu banyak jumlah manusia. Ada kakak adik, ada paman keponakan, dan seterusnya.

Sejumlah manusia pun terikat dalam satu rahim yang sama. Yaitu, rahim ibu yang menjadikan mereka menjadi bersaudara. Jumlah yang bersaudara bisa sangat besar.

Namun begitu, persaudaraan karena ikatan rahim kadang tidak berjalan mulus. Ada cinta dan benci. Ada persaudaraan dan permusuhan.

Ketika benci dan permusuhan terjadi, persaudaraan bisa putus tiba-tiba. Tidak ada lagi saling sapa. Tidak ada lagi saling mengunjungi. Dan tidak ada lagi saling memperhatikan. Hubungan silaturahim pun terputus.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan bahwa silaturahim itu mulia. Tapi, ada yang jauh lebih mulia dari sekadar silaturahim.

Yaitu, mereka yang berusaha untuk menyambung ‘tali rahim’ atau persaudaraan di saat pihak yang lain berusaha memutusnya.

“Bukanlah disebut silaturahim (silaturahim utama) yang saling berbalas kebaikan. Tapi, silaturahim (yang utama) adalah menyambung tali persaudaraan di saat yang lain memutus.” (HR. Bukhari)

Secara gampang, umumnya orang akan membalas apa yang ia diterima. Kalau diputus, ya, putus lagi. Kalau dimusuhi, ya buat apa didekati.

Di sinilah nilai istimewa dari silaturahim seseorang. Yaitu, mereka yang mengenyampingkan saling berbalas keburukan itu dengan berbalasnya dengan yang lebih baik.

Berat, memang. Bagaimana mungkin tumbuh rasa cinta dari rasa disakiti, dizalimi, dan dimusuhi. Sepertinya hampir tidak mungkin. Tapi, itulah nilai istimewanya.

Dan itu pula yang dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam terhadap kerabatnya di Quraisy ketika Nabi menaklukan kota Mekah. Nabi membalas kejahatan mereka dengan kemuliaan dan hadiah.

Dampaknya? Hanya dalam waktu singkat, suku Quraisy berubah dari yang memusuhi Nabi menjadi yang membela Nabi, dengan harta dan nyawa mereka.

Jadi, mau belajar silaturahim yang istimewa? Kosongkan beban benci dan dendam dalam hati terhadap siapa pun. Isilah kekosongan itu dengan seribu satu rasa cinta. [Mh]

 

 

 

Tags: Menyambung ‘Rahim’ yang Putus
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Asmaul Husna As-Salam, Allah Maha Memberi Keselamatan

Next Post

Al-Qur’an Membuat Waktu Menjadi Berkah

Next Post
Pengulangan hafalan Al-Qur'an agar melekat

Al-Qur'an Membuat Waktu Menjadi Berkah

Umar bin Khattab Menghukum Putranya

Adab terhadap Orang Kafir

3 Fitur Instagram untuk Membuat Anak Aman

9 Tips Berbisnis Melalui Instagram

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1900 shares
    Share 760 Tweet 475
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    255 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Potret Artis Cilik Maissy yang Kini Menjadi Dokter

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1709 shares
    Share 684 Tweet 427
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3126 shares
    Share 1250 Tweet 782
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1181 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga