• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 10 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Kita Anak Sebuah Lingkungan

20/05/2024
in Nasihat
Tips Menjaga Hafalan Qur’an

Ilustrasi, foto: abufadli.com

76
SHARES
582
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

RASULULLAH shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah. Ayah-ibunyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” (HR. Muslim)

Ada pepatah yang mengatakan, “Buah jatuh tak jauh dari pohonnya.” Artinya, semua kita tumbuh mengikuti lingkungan.

Kita bukan sekadar anak sebuah lingkungan. Tapi juga dibentuk oleh sebuah lingkungan.

Jika lingkungannya baik, maka kecenderungannya akan baik. Begitu pun sebaliknya, jika buruk, maka kecenderungannya juga akan buruk.

Lingkungan seolah seperti memberikan legitimasi atau pembenaran sebuah perilaku kolektif. Dan anggota lingkungan menjadi saling menguatkan satu sama lain.

Beruntunglah kita yang terlahir dari keluarga yang Islami. Tak perlu repot-repot mencari Islam, lingkungan membentuk kita menjadi seorang muslim.

Masalahnya Islam bukan sekadar status. Melainkan, sebuah celupan tentang diri seseorang: keyakinan, pemikiran, dan perilaku.

Misalnya, seorang muslim tidak mungkin buang sampah sembarangan. Tapi, tidak sedikit saudara kita yang perilaku Islamnya belum sempurna dengan membuang sampah asal.

Begitu pun tentang kebersihan. Seorang muslim pasti sudah mandi di pagi hari. Terutama yang pria. Karena, ia harus ke masjid dengan tubuh yang bersih dan harum. Tapi kenyataannya, tidak sedikit yang belum mandi.

Contoh lain, seorang muslim tidak mungkin pelit. Karena Nabi mengatakan bahwa tidak mungkin bersatu sifat kikir dengan keimanan di hati seorang mukmin. Kikir itu sama dengan menganggap bahwa Allah tidak membalas rezeki seorang dermawan.

Tentang keyakinan misalnya takut dengan setan: pocong, kuntilanak, dan lain-lain. Bagaimana mungkin seseorang bisa dibilang beriman pada Allah jika masih takut pada selain Allah, apalagi terhadap sesuatu yang tidak jelas.

Begitu pun tentang kemalasan. Ikhtiar atau kerja keras bagi seorang muslim adalah bagian dari ibadah. Kian sering berikhtiar, bukan sekadar tambah rezeki, tapi juga kian tambah pahala ibadahnya.

Seorang muslim juga tak mungkin membenci saudaranya seiman. Karena Nabi mengatakan, tidak beriman seseorang di antara kalian sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.

Nah, lingkungan kita adalah lingkungan Islam. Melalui lingkungan itu, Islam membentuk karakter seorang muslim dengan segala sifat yang baik.

Kalau masih ada dualisme antara perilaku lingkungan terdekat dengan perilaku yang diajarkan Islam, maka tinggalkan yang buruk untuk mencelupkan diri dalam perilaku Islami.

Tentunya, Islam tidak akan pernah bertentangan dengan perilaku yang baik di mana pun kita berada, seperti jujur, dermawan, berani, rajin, setia, cinta, dan lainnya. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Kita Anak Sebuah Lingkungan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Berapa Lama Laki-Laki Bertahan Menyukai Wanita?

Next Post

Syarat dan Jadwal Pra Pendaftaran PPDB Jakarta 2024

Next Post
Syarat dan Jadwal Pra Pendaftaran PPDB Jakarta 2024

Syarat dan Jadwal Pra Pendaftaran PPDB Jakarta 2024

Kebahagiaan Jemaah Haji Indonesia 2024 Tiba di Makkah

Kebahagiaan Jemaah Haji Indonesia 2024 Tiba di Makkah

Benarkah Kuning Telur yang Direbus hingga Keabuan Dianggap Tidak Sehat?

Benarkah Kuning Telur yang Direbus hingga Keabuan Dianggap Tidak Sehat?

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    205 shares
    Share 82 Tweet 51
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9289 shares
    Share 3716 Tweet 2322
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4209 shares
    Share 1684 Tweet 1052
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    812 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4790 shares
    Share 1916 Tweet 1198
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11748 shares
    Share 4699 Tweet 2937
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga