• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 30 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Balas yang Buruk dengan yang Baik

11/09/2021
in Nasihat, Unggulan
Dilema antara Istri dan Ibu (2)

Ilustrasi, foto: Pinterest

74
SHARES
569
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Perbuatan buruk pertanda hati si pelaku sakit. Perbuatan baik pertanda hati si pelaku sehat. Lalu, kenapa yang sehat harus ikut-ikutan sakit.

Ketika peristiwa Fathul Mekah, begitu banyak kafir Quraisy yang pasrah. Terbayang bagaimana dahulu mereka memusuhi Nabi, menyiksa para sahabat, bahkan mengusir orang-orang beriman dari kampung halaman di Mekah.

Kini, keadaan menjadi terbalik. Dahulu mereka berkuasa, kini pasrah di bawah titah Nabi dan para sahabat. Kalau pun mereka dipenjara, itu sudah jauh lebih baik, daripada dieksekusi mati.

Apa yang dilakukan Nabi terhadap mereka? Jangankan dieksekusi, dicela dan dihina pun tidak. Mereka semua dimaafkan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan kita tentang suatu hal. Bahwa, balaslah yang buruk dengan yang baik. Niscaya, yang sebelumnya memusuhi akan berubah menjadi menyayangi.

Hal tersebut tercantum dalam Al-Qur’an. “Tidaklah sama kebaikan dengan keburukan. Tolaklah (keburukan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada permusuhan antara kamu dan dia akan seperti teman yang setia.” (Fushilat: 34)

Perbuatan buruk itu muncul dari hati yang sakit. Hati yang jauh dari cahaya dan Rahmat Allah. Lalu, bagaimana mungkin karena emosi, hati yang sehat menjadi ikut-ikutan sakit.

Ketika ada kesempatan untuk membalas, mungkin setan memberikan inspirasi sebagai bentuk memberikan pelajaran kepada mereka yang berbuat buruk kepada kita. Hal ini juga dimaksudkan agar mereka paham betapa tidak enaknya jika diperlakukan buruk.

Namun, ada yang lagi-lagi kita lupakan. Bahwa, keadaan hati mereka tidak sehat. Mereka tidak mampu berpikir jernih karena sumber rembesannya pun memang kotor.

Kalau di hati yang sehat, pembalasan itu mungkin saja akan dirasakan sebagai pelajaran. Tapi buat hati yang sakit, pembalasan itu ya pembalasan.

Kalau suatu saat kesempatan berbalik di tangan mereka, pembalasan yang buruk juga akan mereka lakukan terhadap kita. Atau, mereka akan mencari cara agar bisa melakukan pembalasan yang sama.

Inilah lingkaran setan yang tidak berujung. Keburukan dan pembalasan terus berputar dari pihak ke pihak yang lain. Bahkan, terwariskan dari generasi ke generasi.

Secara manusiawi, mungkin wajar seseorang melakukan pembalasan ketika ada kesempatan. Tapi, cahaya Islam tidak sekadar menjadian manusia sebagai manusia. Tapi, menjadikan manusia sebagai makhluk yang mulia.

Balaslah yang buruk dengan baik. Terangi hati mereka dengan cahaya Islam melalui akhlak yang mulia. Niscaya, permusuhan dan keburukan akan berubah menjadi kasih sayang dan kebaikan. [Mh]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

RSA Desak agar Escorting Ambulans Segera Ditertibkan

Next Post

Tips Aman Menyiapkan Anak Ikut PTM

Next Post
Tips Aman Menyiapkan Anak Ikut PTM

Tips Aman Menyiapkan Anak Ikut PTM

Mahasiswa IPB Kreasikan Tas Jinjing dari Ampas Tebu

Mahasiswa IPB Kreasikan Tas Jinjing dari Ampas Tebu

Tafsir Surat Yasin Ayat 71

Tafsir Surat Yasin Ayat 71

  • Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    199 shares
    Share 80 Tweet 50
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    567 shares
    Share 227 Tweet 142
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8541 shares
    Share 3416 Tweet 2135
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4378 shares
    Share 1751 Tweet 1095
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    149 shares
    Share 60 Tweet 37
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11382 shares
    Share 4553 Tweet 2846
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    896 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Keindahan Tersembunyi di Kaki Gunung Semeru

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Hukum Berzikir dalam Hati

    604 shares
    Share 242 Tweet 151
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga