• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 26 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Arti Sebuah Senyum

25/12/2022
in Nasihat
75
SHARES
575
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Wajah itu jendela hati. Ekspresi wajah merupakan keadaan hati. Dan senyum menunjukkan keadaan hati: ramah, senang, menghargai, ridha, sayang, bahkan sekadar basa-basi.

Senyum menunjukkan suasana hati seseorang yang disukai orang lain. Ada keramahan di situ. Ada perasaan senang dari sang pemilik senyum. Ada keridhaan dan penghargaan.

Ada rasa bahagia jika keberadaan kita disambut senyum oleh orang lain. Kita pun merasa nyaman karena sosok kita tidak dinilai bermasalah. Dan ini akan menjadi pembuka untuk mengekspresikan isi hati lain yang belum terungkap.

Mulailah obrolan mengalir. Tanpa hambatan. Tanpa sekat yang bisa membuat canggung suasana.

Cepat atau lambat ekspresi senyum tampil dari seseorang bergantung dari seberapa lama kita dikenal. Dari situlah senyum memiliki tingkatannya sendiri.

Ada senyum yang muncul sebagai kreasi logis. Senyum ini awalnya tidak spontan. Setelah nalar mengolah input, senyum pun akhirnya keluar. Mirip seperti prosedur. Munculnya agak lama dan terkesan biasa saja.

Untuk mereka yang terlatih dengan olah senyum, kita agak sulit menangkap arti senyum itu. Apakah ini tulus, atau ada yang ditarget.

Biasanya dunia marketing memahami tentang itu. Senyum seperti perangkap yang menjadikan konsumen tak berdaya. Ditambah lagi dengan tampilan yang menawan dari sang pemilik senyum. Pintu hati konsumen mulai terbuka, untuk selanjutnya silakan diambil alih.

Dalam bentuk yang lebih “jinak”, para pelayan publik sudah terbiasa dengan standar senyum jenis ini. Terkesan begitu memukau, tapi isinya sekadar bagian dari sebuah prosedur. Karena publik akan bisa menerima informasi setelah pemilik senyum berhasil menawan hati mereka.

Dari dua jenis senyum di atas, ada juga senyum lain yang akrab dalam dunia politik. Yaitu, senyum para politisi yang sangat fatamorgana. Terlihat begitu segar, tapi isinya sangat gersang. Sebagian orang menyebutnya dengan senyum pencitraan.

Senyum jenis ini akan muncul bombastis manakala dunia pemilu sudah di ambang pintu. Dengan ekspresi yang sangat terlatih, para politisi ini mampu menghapus memori gelap tentangnya hanya dengan olahan senyum yang begitu menawan.

Kalau para marketing terlatih dengan senyum, kalau pelayan publik paham betul bagaimana senyum, dan kalau para politisi lihai sekali mengolah senyum; bagaimana dengan kita?

Senyum seperti apa yang ingin kita ambil sebagai kekhasan kita. Apakah seperti para marketing yang senyumnya mengincar target. Apakah senyum pelayan publik yang terpaku dengan prosedur standar. Atau, seperti politisi yang senyumnya menyihir dan menipu?

Kalau merujuk ajaran Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa senyum itu sedekah, maka senyum itu akan bernilai jika keluar dengan ikhlas. Tulus sebagai ekspresi hati apa adanya.

Tidak berarti bahwa senyum menjadi hambar ketika hati gusar. Atau senyum yang kecut ketika suasana hati kalut.

Senyum tulus itu keluar lantaran suasana hati ridha dengan apa yang ada di depan kita. Ridha bahwa semua anugerah Allah itu memiliki hikmah. Ridha bahwa senyum menghargai itu berpahala, meskipun terhadap yang di bawah “level” kita.

Kalau ini yang terus terlatih dalam diri dan hati kita, suatu saat, kita akan tersenyum ikhlas manakala perjumpaan dengan Allah subhanahu wata’ala tiba.

Tersenyumlah karena itu sedekah sederhana kita. Tersenyumlah karena itulah kerendahan hati kita. Tersenyumlah karena dengan begitulah kita mentarbiyah suasana hati kita. (Mh)

 

 

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menggesa Produksi Vaksin Merah Putih untuk Pemulihan Pandemi Covid 19

Next Post

Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB Gandeng PMI Salurkan Bantuan Gempa Sulbar

Next Post
Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB Gandeng PMI Salurkan Bantuan Gempa Sulbar

Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB Gandeng PMI Salurkan Bantuan Gempa Sulbar

Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB Gandeng PMI Salurkan Bantuan Gempa Sulbar

AR Learning Center dan Taklim Jurnalistik Resmikan Kantor Sekretariat Yogyakarta

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9609 shares
    Share 3844 Tweet 2402
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1402 shares
    Share 561 Tweet 351
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2560 shares
    Share 1024 Tweet 640
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    318 shares
    Share 127 Tweet 80
  • MUI Rilis Fatwa Ibadah Puasa dan Idul Fitri

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Freedom, Film Dokumenter tentang Perjalanan Spiritual 50 Mualaf Dunia

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Silaturahim Itu Merekatkan Ikatan Kekeluargaan

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Alaska Tawarkan Turis Vaksin Covid-19 Mulai 1 Juni

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Anis Byarwati Kunjungi Dua Titik Pengungsian di Jakarta Timur

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga