• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 28 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Komunitas

Gebyar Muharam Salimah Tulungagung: Konsultan Parenting Ungkap 3 Cara Sederhana Mendidik Anak Jadi Bertanggung Jawab

05/07/2026
in Komunitas
Gebyar Muharam Salimah Tulungagung: Konsultan Parenting Ungkap 3 Cara Sederhana Mendidik Anak Jadi Bertanggung Jawab
72
SHARES
551
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BANYAK orang tua berharap anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab. Namun, tak sedikit yang menganggap sifat tersebut merupakan bakat bawaan yang dimiliki sejak lahir.

Anggapan itu dipatahkan oleh Konsultan Parenting Titik Poejiati dalam Kajian Parenting bertajuk Seni Menumbuhkan Rasa Tanggung Jawab pada Anak yang digelar dalam rangka Gebyar Muharam 1448 H oleh Salimah Tulungagung di Masjid Baiturrahman, Ngunut, pada Ahad (5/7) pagi.

Dalam Gebyar Muharam yang juga diisi dengan santunan anak yatim dan dhuafa serta aksi kepedulian terhadap Palestina, Titik mengajak para orang tua untuk mengubah cara pandang dalam mendidik anak.

Menurutnya, rasa tanggung jawab bukanlah sifat yang diwariskan secara otomatis, melainkan karakter yang dibangun melalui proses panjang, konsisten, dan penuh keteladanan.

“Rasa tanggung jawab bukanlah bakat bawaan. Kabar baiknya, ia bisa dilatih,” tegas Titik di hadapan anak yatim dan orang tua pendamping yang hadir.

Menurutnya, kesalahan yang sering terjadi adalah orang tua menuntut anak bertanggung jawab tanpa pernah mengajarkan proses untuk mencapainya. Padahal, anak belajar bukan hanya dari nasihat, tetapi terutama dari apa yang mereka lihat setiap hari di rumah.

Titik menjelaskan bahwa pembentukan tanggung jawab sejatinya memiliki hubungan erat dengan keimanan. Ia mengutip Surah Al-Baqarah ayat 3 yang menggambarkan ciri orang beriman, yakni percaya kepada yang gaib, menegakkan salat, serta menginfakkan sebagian rezeki yang diberikan Allah.

Baginya, ayat tersebut mengandung pesan bahwa setiap manusia hidup dengan kesadaran akan adanya pertanggungjawaban di hadapan Allah. Kesadaran inilah yang menjadi fondasi munculnya integritas dan rasa amanah sejak usia dini.

“Anak perlu memiliki belief system yang kuat. Ketika mereka memahami bahwa setiap perbuatan akan dimintai pertanggungjawaban, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang jujur, amanah, dan memiliki integritas tinggi,” jelas ibu 5 anak ini.

Dalam paparannya, Titik juga mengutip definisi tanggung jawab menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yakni keadaan wajib menanggung segala sesuatu sehingga seseorang siap menerima konsekuensi atas setiap tindakan yang dilakukan.

Namun menurutnya, definisi tersebut tidak cukup dipahami secara teoritis. Anak harus mengalami proses belajar yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk itu, ia memperkenalkan tiga prinsip utama atau Golden Rules dalam membangun karakter tanggung jawab pada anak.

Prinsip pertama adalah memberi teladan. Menurut konsultan parenting asal Kediri ini, orang tua merupakan sekolah pertama sekaligus contoh paling kuat bagi anak. Apa yang dilakukan orang tua akan jauh lebih mudah ditiru dibandingkan sekadar perintah atau nasihat.

“Anak adalah peniru yang hebat. Cara terbaik menumbuhkan tanggung jawab adalah menunjukkan tanggung jawab itu melalui tindakan kita sendiri. Hargai setiap prosesnya, bukan sekadar menuntut hasil yang sempurna,” ungkapnya.

Prinsip kedua ialah memulai dari hal-hal sederhana sesuai usia dan tahap tumbuh kembang anak. Orang tua tidak perlu memberikan tanggung jawab yang besar. Justru tugas-tugas kecil yang dilakukan secara rutin akan membentuk kebiasaan positif.

Ia mencontohkan kebiasaan sederhana seperti membereskan mainan setelah digunakan, merapikan bantal, hingga meletakkan piring kotor di tempat yang telah disediakan. Aktivitas sederhana tersebut akan melatih anak memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi dan tanggung jawab yang harus diselesaikan sendiri.

Prinsip ketiga adalah mengajarkan konsekuensi secara sabar, lembut, tetapi tetap tegas dan konsisten. Menurut Titik, hukuman bukanlah tujuan utama dalam pendidikan. Yang jauh lebih penting adalah membantu anak memahami akibat logis dari setiap pilihan yang mereka ambil.

“Kesabaran orang tua menjadi kunci. Anak tidak akan langsung berubah hanya karena sekali dinasihati. Mereka membutuhkan proses yang berulang, penuh cinta, namun tetap konsisten,” kata founder Komunitas Orang Tua Bahagiakan Anak ini.

Melalui tiga pilar tersebut, Titik optimistis keluarga dapat menjadi tempat terbaik dalam melahirkan generasi yang memiliki karakter kuat, bertanggung jawab, serta berintegritas tinggi.

Sementara itu, Ketua Salimah Tulungagung, Nuraida Wisudani mengungkapkan, santunan yatim dhuafa dan kajian parenting menjadi salah satu agenda utama dalam Gebyar Muharam 1448 Hijriah yang diselenggarakan Salimah Tulungagung.

Selain itu, juga dilakukan pemutaran singkat tentang kondisi Palestina saat ini yang mengalami genosida oleh Zionis Israel sejak tiga tahun lalu. Dia berharap, pemutaran film ini bisa menumbuhkan solidaritas kemanusiaan terhadap saudara-saudara Muslim Palestina. [Mh/fat, Salimah]

Tags: Gebyar Muharam Salimah Tulungagung: Konsultan Parenting Ungkap 3 Cara Sederhana Mendidik Anak Jadi Bertanggung Jawab
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Apakah Dagu Merupakan Aurat Bagi Wanita?

Next Post

Wisata Bendungan Selorejo di Malang jadi Wahana Olahraga Air

Next Post
Wisata Bendungan Selorejo di Malang jadi Wahana Olahraga Air

Wisata Bendungan Selorejo di Malang jadi Wahana Olahraga Air

6 Tips Daur Ulang Daster yang Berlubang

6 Tips Daur Ulang Daster yang Berlubang

Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu

Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu

  • Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9419 shares
    Share 3768 Tweet 2355
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4263 shares
    Share 1705 Tweet 1066
  • Tips Merawat Setrika Uap yang Benar Agar Awet Bertahun Tahun

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Manfaat Susu Kurma untuk Kesehatan Wanita

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Inspirasi Outfit Berhijab untuk Acara Semi Formal

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Abdul Mu’ti, Menjadi Guru Adalah Mengemban Misi Kenabian

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4832 shares
    Share 1933 Tweet 1208
  • Inspirasi Outfit Berhijab untuk Pesta Siang Hari

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1315 shares
    Share 526 Tweet 329
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga