ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Selasa, 22 Oktober 2019 | 23 Safar 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
KISAH

Kesalahan Para Pemanah di Uhud, Kesalahan yang Diampuni

28 January 2019 23:12:44
Kesalahan Para Pemanah di Uhud, Kesalahan yang Diampuni
Ilustrasi Uhud (foto: Agung Waspodo)

Oleh: Ustaz Agung Waspodo

ChanelMuslim.com--Kesalahan para pemanah di Uhud merupakan Kesalahan Besar, namun juga Kesalahan yang Terampuni oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Ibnu Abbas Radhiyallahu'anhu ketika membahas Surah Ali-Imran ayat 152 pada bagian:

ولقد عفا عنكم، والله ذو فضل على المؤمنين

Tapi Dia benar-benar telah memaafkan kamu, dan Allah mempunyai karunia (yang diberikan) kepada orang-orang Mu'minin.

Menafsirkan:

وإنما معنى بهذا الرماة، وذلك أن النبي صلى الله عليه وسلم أقامهم في موضع، ثم قال:

Yang dimaksud (pada ayat itu) adalah (pasukan) pemanah (pada Pertempuran Uhud), karena Nabi Muhammad ShalalLaahu 'alayhi wa Sallam menempatkan mereka di suatu tempat (Bukit Aynayn/Bukit Rumat). Kemudian Nabi bersabda:

احموا ظهورنا،

"Lindungilah (baris) belakang kami

فإن رايتمونا نقتلْ فلا تنصرونا

Jika kalian melihat kami terbunuh (terdesak/kalah), jangan (sekali-kali) menolong kami (turun dari bukit untuk mendatangi kami),

وإن رايتمونا نغنم فلا تشركونا

Dan (sebaliknya) jika kalian melihat kami (menang dengan) harta-rampasan, jangan (sekali-kali) mencampuri kami (turun dari bukit untuk turut mengambil harta)!"

فلما غنم النبي صلى الله عليه وسلم واباحوا عسكر المشركين

Ketika Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam (mendapat kemenangan sehingga) memperoleh harta-rampasan karena pasukan Musyrikin (Quraisy Makkah) meninggalkan(nya).

أكبّ الرماة جميعا فدخلوا في العسكر ينهبون

(Pasukan) pemanah melemparkan (peralatan perangnya, lalu turun) kesemuanya* lalu mereka bergabung bersama pasukan (Kaum Muslimin) untuk (turut) memungut (harta rampasan yang tercecer).

وقد التقت صفوف أصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم فهم هكذا والتبسوا

Kemudian bertemu (bercampur) barisan-barisan (pasukan) Sahabat Nabi sehingga mereka terus begitu (bercampur aduk) dalam keadaan tidak jelas (tidak sadar dengan manuver lawan**)

فلما أخلّ الرماة تلك الخلة التي كانو فيها، دخلت الخيل من ذلك الموضع على أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم

Ketika pasukan pemanah melanggar apa yang menjadi ketetapan (tempat) di mana mereka telah (ditempatkan Rasulullah) berada, masuklah (menyerbulah) pasukan berkuda** (Musyrikin Quraisy) melalui jalur tempat itu (yang ditinggalkan pasukan pemanah) sehingga menimpa (serangan balasan) kepada para sahabat Nabi Shallallahu 'alayhi wa Sallam.

وقتل من المسلمين ناس كتير

Terbunuhlah dari kalangan Kaum Muslimin banyak korban.

Ibnu Katsir dalam kitabnya al-Bidayah wan-Nihayah, Jilid IV, halaman 26-27

---

Memang betul terjadi ketidaktaatan dari kalangan Sahabat Nabi, itu tidak perlu dipungkiri sebagaimana tertera dalam alquran:

وَلَقَدْ صَدَقَكُمُ اللَّهُ وَعْدَهُ إِذْ تَحُسُّونَهُمْ بِإِذْنِهِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا فَشِلْتُمْ وَتَنَازَعْتُمْ فِي الْأَمْرِ وَعَصَيْتُمْ مِنْ بَعْدِ مَا أَرَاكُمْ مَا تُحِبُّونَ ۚ مِنْكُمْ مَنْ يُرِيدُ الدُّنْيَا وَمِنْكُمْ مَنْ يُرِيدُ الْآخِرَةَ ۚ ثُمَّ صَرَفَكُمْ عَنْهُمْ لِيَبْتَلِيَكُمْ ۖ وَلَقَدْ عَفَا عَنْكُمْ ۗ وَاللَّهُ ذُو فَضْلٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ

Dan sungguh, Allah telah memenuhi janji-Nya kepadamu, ketika kamu membunuh mereka dengan izin-Nya sampai pada saat kamu lemah dan berselisih dalam urusan itu dan mengabaikan perintah Rasul setelah Allah memperlihatkan kepadamu apa yang kamu sukai. Di antara kamu, ada orang yang menghendaki dunia dan di antara kamu ada (pula) orang yang menghendaki akhirat. Kemudian Allah memalingkan kamu dari mereka untuk mengujimu, tetapi Dia benar-benar telah memaafkan kamu. Dan Allah mempunyai karunia (yang diberikan) kepada orang-orang mukmin.

Surah Ali-Imran, Ayat 152

Perhatikan baik-baik bagian dari ayat di atas "Sampai pada saat kamu lemah dan berselisih dalam urusan itu (memungut ghanimah) dan mengabaikan perintah Rasul (untuk tidak pindah posisi dari bukit pemanah) setelah Allah memperlihatkan kepadamu apa yang kamu sukai (ghanimah)"

Tapi jangan pernah lupa, bahwa pada ayat yang sama Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

"tetapi Dia benar-benar telah memaafkan kamu. Dan Allah mempunyai karunia (yang diberikan) kepada orang-orang mukmin."

Dengan mengatakan para sahabat mengambil ghanimah, bukan berarti kita mengecilkan atau menistakan mereka. Namun, kita sedang menasihati diri sendiri yang jauh lebih lemah, bahwa godaan harta dunia itu amat berat! Bertakwalah kepada Allah!

Agung Waspodo, alhamdulillah.

Depok, 18 Jumadil-Ula 1440 Hijriyah

---

* pada riwayat Ibnu Ishaq, tertinggal di atas bukit lima orang (dari 50 pasukan pemanah) termasuk sang pemimpin, Abdullah bin Jubayr Radhiyallahu'anhu.

** pada riwayat Ibnu Ishaq, ketika pasukan pemanah menuruni bukitnya dan melanggar perintah Rasulullah, maka 200 pasukan berkuda Khalid ibnil Walid dan Ikrimah bin Abi Jahal melakukan manuver untuk mengitari posisi yang ditinggalkan serta menyerang Kaum Muslimin, yang sedang sibuk memunguti ghanimah, dari arah belakang.

[ind]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
kesalahan para pemanah di uhud
kesalahan yang diampuni
 
BERITA LAINNYA
 
 
KISAH
23 December 2017 17:46:04

Berbakti kepada Bunda tak Mengenal Waktu

 
KISAH
06 January 2019 23:26:52

Kisah Heroik Penyintas Tsunami Banten

 
KISAH
13 September 2019 21:52:10

Santri Hafal Alquran Duel dengan Penjahat Kambuhan

The Power Of Love 2 Hayya
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
iklan chanel muslim, rate iklan chanelmuslim, website islam iklan
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284