• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 26 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Asma Binti Amr Perempuan Tangguh yang Teguh Membela Rasulullah

15/09/2026
in Kisah
Asma Binti Amr Perempuan Tangguh yang Teguh Membela Rasulullah

Sumber: Pixabay

69
SHARES
528
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TIDAK semua nama sahabiyah dikenal luas seperti Khadijah, Aisyah atau Nusaibah. Namun, sejarah Islam menyimpan banyak perempuan yang memiliki keberanian luar biasa dan mengambil bagian dalam peristiwa penting perjuangan Rasulullah. Salah satunya adalah Asma binti Amr radhiyallahu ‘anha. Ia merupakan perempuan dari kalangan Anshar yang tercatat sebagai salah satu dari dua perempuan yang hadir dalam Baiat Aqabah kedua.

Asma binti Amr dikenal juga dengan kunyah Ummu Mani’. Ia berasal dari Bani Salamah di Madinah. Ketika Islam mulai berkembang di Yatsrib, Asma termasuk perempuan yang menerima dakwah Islam dan memiliki keyakinan kuat terhadap Rasulullah. Namanya kemudian tercatat dalam salah satu peristiwa yang menjadi titik penting perjalanan dakwah Islam.

Baca Juga: Keteguhan Ummu Sinan Al Aslamiyah dalam Mengabdi di Jalan Allah

Asma Binti Amr Perempuan Tangguh yang Teguh Membela Rasulullah

Baiat Aqabah kedua berlangsung secara sembunyi-sembunyi di sebuah tempat bernama Aqabah. Saat itu, puluhan kaum Muslimin dari Yatsrib datang menemui Rasulullah untuk menyatakan kesetiaan sekaligus kesediaan memberikan perlindungan kepada beliau. Dari rombongan tersebut terdapat 73 laki-laki dan dua perempuan. Dua perempuan itu adalah Nusaibah binti Ka’ab dan Asma binti Amr.

Kehadiran Asma dalam peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa perempuan pada masa Rasulullah juga memiliki peran dalam perjalanan dakwah. Ia bukan sekadar hadir sebagai pendamping rombongan, tetapi ikut menyatakan baiat kepada Rasulullah.

Ada kisah yang membuat keteguhan Asma semakin mengesankan. Saat perjalanan menuju Makkah untuk menemui Rasulullah, ia sedang dalam kondisi hamil tua. Namun, kehamilan tersebut tidak membuat semangatnya untuk menghadiri pertemuan dengan Rasulullah menjadi surut. Bahkan, ia melahirkan putranya yang bernama Syibath pada waktu yang berdekatan dengan malam Baiat Aqabah. Meski baru saja melahirkan, Asma tetap tercatat sebagai perempuan yang menghadiri peristiwa bersejarah tersebut.

Keteladanan Asma binti Amr dapat dilihat dari keberaniannya dalam mengambil sikap. Ia hidup pada masa ketika mempertahankan keimanan bukan perkara mudah. Baiat yang dilakukan para sahabat bukan sekadar janji biasa. Mereka menyatakan kesiapan untuk mendukung dan melindungi Rasulullah serta menghadapi berbagai risiko demi mempertahankan agama.

Bagi Asma, keimanan tidak berhenti pada keyakinan di dalam hati. Ia menunjukkan bahwa keyakinan membutuhkan keberanian untuk diwujudkan. Perjalanan yang melelahkan, kondisi kehamilan dan keadaan dakwah yang penuh tantangan tidak menghalanginya untuk mengambil bagian.

Kisah Asma juga mengingatkan bahwa kontribusi seorang perempuan dalam perjuangan Islam tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar di hadapan manusia. Keteguhan memegang iman, keberanian mengambil keputusan dan kesediaan berada di barisan orang-orang yang membela kebenaran merupakan bentuk perjuangan yang sangat berarti.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Nama Asma binti Amr mungkin tidak sebanyak sahabiyah lainnya disebut dalam berbagai kisah. Namun, jejaknya dalam Baiat Aqabah menjadi pengingat bahwa ada perempuan-perempuan Anshar yang berani berdiri bersama Rasulullah ketika dakwah Islam sedang memasuki fase penting.

Dari kisahnya, kita dapat belajar bahwa keterbatasan keadaan tidak selalu menjadi alasan untuk berhenti berbuat baik. Selama hati memiliki keyakinan dan tujuan yang benar, seseorang tetap dapat mengambil peran sesuai kemampuan. Itulah salah satu keteladanan Asma binti Amr yang layak dikenang oleh setiap Muslimah. [DW]

Tags: Asma Binti Amr Perempuan Tangguh yang Teguh Membela Rasulullah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Asma Binti Syakl Sahabiyah yang Tak Malu Belajar Agama

Next Post

Tak Dipedulikan Keluarga, Ini Sikap Terbaik kepada Orangtua

Next Post
tak dipedulikan keluarga

Tak Dipedulikan Keluarga, Ini Sikap Terbaik kepada Orangtua

LPPOM Salurkan Bantuan pada 144 Kepala Keluarga di Lima Kabupaten Daerah Flores

LPPOM Salurkan Bantuan pada 144 Kepala Keluarga di Lima Kabupaten Daerah Flores

5 Wisata Edukasi Dekat Stasiun BNI City yang Seru untuk Dikunjungi

5 Wisata Edukasi Dekat Stasiun BNI City yang Seru untuk Dikunjungi

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9607 shares
    Share 3843 Tweet 2402
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1401 shares
    Share 560 Tweet 350
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2559 shares
    Share 1024 Tweet 640
  • MUI Rilis Fatwa Ibadah Puasa dan Idul Fitri

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Alaska Tawarkan Turis Vaksin Covid-19 Mulai 1 Juni

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Anis Byarwati Kunjungi Dua Titik Pengungsian di Jakarta Timur

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2490 shares
    Share 996 Tweet 623
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga