• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 5 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Asma Binti Amr Perempuan Tangguh yang Teguh Membela Rasulullah

15/09/2026
in Kisah
Asma Binti Amr Perempuan Tangguh yang Teguh Membela Rasulullah

Sumber: Pixabay

68
SHARES
523
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TIDAK semua nama sahabiyah dikenal luas seperti Khadijah, Aisyah atau Nusaibah. Namun, sejarah Islam menyimpan banyak perempuan yang memiliki keberanian luar biasa dan mengambil bagian dalam peristiwa penting perjuangan Rasulullah. Salah satunya adalah Asma binti Amr radhiyallahu ‘anha. Ia merupakan perempuan dari kalangan Anshar yang tercatat sebagai salah satu dari dua perempuan yang hadir dalam Baiat Aqabah kedua.

Asma binti Amr dikenal juga dengan kunyah Ummu Mani’. Ia berasal dari Bani Salamah di Madinah. Ketika Islam mulai berkembang di Yatsrib, Asma termasuk perempuan yang menerima dakwah Islam dan memiliki keyakinan kuat terhadap Rasulullah. Namanya kemudian tercatat dalam salah satu peristiwa yang menjadi titik penting perjalanan dakwah Islam.

Baca Juga: Keteguhan Ummu Sinan Al Aslamiyah dalam Mengabdi di Jalan Allah

Asma Binti Amr Perempuan Tangguh yang Teguh Membela Rasulullah

Baiat Aqabah kedua berlangsung secara sembunyi-sembunyi di sebuah tempat bernama Aqabah. Saat itu, puluhan kaum Muslimin dari Yatsrib datang menemui Rasulullah untuk menyatakan kesetiaan sekaligus kesediaan memberikan perlindungan kepada beliau. Dari rombongan tersebut terdapat 73 laki-laki dan dua perempuan. Dua perempuan itu adalah Nusaibah binti Ka’ab dan Asma binti Amr.

Kehadiran Asma dalam peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa perempuan pada masa Rasulullah juga memiliki peran dalam perjalanan dakwah. Ia bukan sekadar hadir sebagai pendamping rombongan, tetapi ikut menyatakan baiat kepada Rasulullah.

Ada kisah yang membuat keteguhan Asma semakin mengesankan. Saat perjalanan menuju Makkah untuk menemui Rasulullah, ia sedang dalam kondisi hamil tua. Namun, kehamilan tersebut tidak membuat semangatnya untuk menghadiri pertemuan dengan Rasulullah menjadi surut. Bahkan, ia melahirkan putranya yang bernama Syibath pada waktu yang berdekatan dengan malam Baiat Aqabah. Meski baru saja melahirkan, Asma tetap tercatat sebagai perempuan yang menghadiri peristiwa bersejarah tersebut.

Keteladanan Asma binti Amr dapat dilihat dari keberaniannya dalam mengambil sikap. Ia hidup pada masa ketika mempertahankan keimanan bukan perkara mudah. Baiat yang dilakukan para sahabat bukan sekadar janji biasa. Mereka menyatakan kesiapan untuk mendukung dan melindungi Rasulullah serta menghadapi berbagai risiko demi mempertahankan agama.

Bagi Asma, keimanan tidak berhenti pada keyakinan di dalam hati. Ia menunjukkan bahwa keyakinan membutuhkan keberanian untuk diwujudkan. Perjalanan yang melelahkan, kondisi kehamilan dan keadaan dakwah yang penuh tantangan tidak menghalanginya untuk mengambil bagian.

Kisah Asma juga mengingatkan bahwa kontribusi seorang perempuan dalam perjuangan Islam tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar di hadapan manusia. Keteguhan memegang iman, keberanian mengambil keputusan dan kesediaan berada di barisan orang-orang yang membela kebenaran merupakan bentuk perjuangan yang sangat berarti.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Nama Asma binti Amr mungkin tidak sebanyak sahabiyah lainnya disebut dalam berbagai kisah. Namun, jejaknya dalam Baiat Aqabah menjadi pengingat bahwa ada perempuan-perempuan Anshar yang berani berdiri bersama Rasulullah ketika dakwah Islam sedang memasuki fase penting.

Dari kisahnya, kita dapat belajar bahwa keterbatasan keadaan tidak selalu menjadi alasan untuk berhenti berbuat baik. Selama hati memiliki keyakinan dan tujuan yang benar, seseorang tetap dapat mengambil peran sesuai kemampuan. Itulah salah satu keteladanan Asma binti Amr yang layak dikenang oleh setiap Muslimah. [DW]

Tags: Asma Binti Amr Perempuan Tangguh yang Teguh Membela Rasulullah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Asma Binti Syakl Sahabiyah yang Tak Malu Belajar Agama

Next Post

Tak Dipedulikan Keluarga, Ini Sikap Terbaik kepada Orangtua

Next Post
tak dipedulikan keluarga

Tak Dipedulikan Keluarga, Ini Sikap Terbaik kepada Orangtua

LPPOM Salurkan Bantuan pada 144 Kepala Keluarga di Lima Kabupaten Daerah Flores

LPPOM Salurkan Bantuan pada 144 Kepala Keluarga di Lima Kabupaten Daerah Flores

5 Wisata Edukasi Dekat Stasiun BNI City yang Seru untuk Dikunjungi

5 Wisata Edukasi Dekat Stasiun BNI City yang Seru untuk Dikunjungi

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9470 shares
    Share 3788 Tweet 2368
  • Maulid Salimah Kota Bekasi Dihadiri 650 Jamaah, Galang Dana untuk Palestina

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4280 shares
    Share 1712 Tweet 1070
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11817 shares
    Share 4727 Tweet 2954
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1335 shares
    Share 534 Tweet 334
  • Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    489 shares
    Share 196 Tweet 122
  • Ini Dia 5 Rekomendasi Kuliner di Banyumas

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2445 shares
    Share 978 Tweet 611
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4844 shares
    Share 1938 Tweet 1211
  • Pesona Menawan dari Kawah Ijen

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga